Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pasar Modal Disorot, DPR Minta Bursa Bergerak Lebih Terbuka Lagi Sekarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Pasar Modal Disorot, DPR Minta Bursa Bergerak Lebih Terbuka Lagi Sekarang

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan pertemuan berlangsung cukup panjang karena membahas berbagai upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan bursa.

Nugroho P.
Last updated: Juni 18, 2026 10:27 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendorong penguatan tata kelola pasar modal agar semakin transparan dan mampu menjaga kepercayaan para pelaku investasi. Harapan itu disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta jajaran direksi baru Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pesan tersebut mengemuka dalam pertemuan koordinasi yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2026). DPR menilai pembenahan tata kelola menjadi langkah penting untuk memperkuat pasar modal Indonesia di tengah dinamika ekonomi.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan pertemuan berlangsung cukup panjang karena membahas berbagai upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan bursa.

Menurut Dasco, jajaran baru di OJK maupun BEI memiliki peluang besar menghadirkan pembaruan agar sistem pengawasan dan tata kelola berjalan lebih efektif.

Ia berharap perubahan tersebut dapat menciptakan pasar modal yang semakin profesional, akuntabel, dan dipercaya oleh investor.

“Pada sore hari ini kami kedatangan dari Komisioner OJK dan pengurus atau Direksi Bursa Efek Indonesia baru. Kami barusan sudah melakukan koordinasi dan kemudian diskusi yang panjang bagaimana kemudian OJK yang baru dan Direktur Bursa yang baru untuk membenahi tata kelola bursa sehingga lebih baik ke depannya,” ujar Dasco.

Selain menyoroti tata kelola bursa, DPR juga meminta OJK memperkuat fungsi pengawasan terhadap aktivitas di pasar modal.

Pengawasan yang lebih optimal dinilai penting agar setiap proses transaksi berlangsung sesuai aturan sekaligus mampu mencegah berbagai potensi pelanggaran.

Menurut Dasco, pengawasan yang konsisten akan menjadi fondasi bagi terciptanya iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.

Ia mengatakan DPR telah menyampaikan sejumlah masukan kepada OJK agar kualitas pengawasan terus ditingkatkan pada masa mendatang.

“Untuk itu, kami tadi sudah sampaikan kepada Direksi OJK agar kemudian dalam pengawasan juga bisa lebih baik ke depannya dan beberapa kesepakatan-kesepakatan tadi sudah kami dapat di pertemuan untuk niatnya untuk tata kelola bursa yang lebih baik ke depan,” katanya.

Dasco menambahkan, komunikasi antara DPR, OJK, dan BEI akan terus dijaga agar proses pembenahan dapat berjalan secara berkesinambungan.

Kolaborasi antarlembaga dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam membangun pasar modal yang semakin kuat dan kompetitif.

Kepercayaan investor juga disebut sangat bergantung pada kualitas regulasi, transparansi, serta konsistensi pengawasan yang diterapkan.

Karena itu, pembaruan tata kelola tidak hanya menjadi tanggung jawab satu institusi, tetapi membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan Sari Yuliati yang ikut mengikuti pembahasan bersama para pejabat OJK dan BEI.

Dari pihak OJK hadir Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi bersama jajaran komisioner yang membahas berbagai langkah penguatan sektor pasar modal.

Sementara dari Bursa Efek Indonesia, Direktur Utama Jeffrey Hendrik beserta jajaran direksi baru ikut mengikuti rapat koordinasi tersebut.

Dengan kepengurusan baru di BEI, DPR berharap muncul berbagai terobosan yang mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat integritas pasar modal nasional.

Upaya pembenahan itu diharapkan bukan hanya meningkatkan kepercayaan investor domestik, tetapi juga membuat pasar modal Indonesia semakin menarik di mata investor global.

Melalui koordinasi yang terus diperkuat antara DPR, OJK, dan BEI, tata kelola pasar modal diharapkan menjadi semakin transparan, profesional, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dalam jangka panjang. (*)

You Might Also Like

Jateng Genjot Industri Hijau: Panel Surya & Gas Alam Jadi Andalan Transisi Energi

Luthfi Ngebut Kembangkan Pelabuhan, Target Dongkrak Ekonomi Jateng Lewat Logistik

Terpuruk! Rupiah Semakin ‘Sujud’ di Kaki Dolar AS, Tembus Rp17.727 per USD

Bikin Naik Bus Makin Praktis, Pemprov Luncurkan Sistem Pembayaran Digital Trans Jateng

Ekonomi Jateng Ngebut 5,89 Persen

TAGGED:beiBIdascopasarpasar modal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Hampir Sepuluh Jam Diperiksa, Sony Pilih Irit Bicara Usai Keluar Kejagung

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pasar Modal Disorot, DPR Minta Bursa Bergerak Lebih Terbuka Lagi Sekarang

Hampir Sepuluh Jam Diperiksa, Sony Pilih Irit Bicara Usai Keluar Kejagung

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Gibran Dorong Banyak Pihak Turun Bareng Bersama di MBG

Kursi SD Jogja Masih Banyak Kosong, Sekolah Putar Otak Cari Murid

Operasi Langit Digeber, Kalteng Ngebut Cegah Karhutla Sebelum Makin Meluas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi rekening bank.
Ekonomi

Gila! Rekening Karyawan Berisi Rp12 Triliun, Diduga Hasil Penjualan Tekstil Ilegal

Januari 31, 2026
IHSG KEMBALI RONTOK - Ilustrasi bursa saham kembali nyungsep. IHSG kembali rontok.
Ekonomi

Rupiah Terus Melamah, IHSG Nyaris Trading Halt: Ekonomi RI Kehilangan Kepercayaan?

Mei 18, 2026
Ekonomi

OJK Jelaskan Nasib Peserta DPLK DPPK Jiwasraya Sekarang

Maret 24, 2026
Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) kritik keras subsidi motor listrik yang dianggap tak tepat sasaran di tengah krisis daya beli.
Ekonomi

Subsidi Motor Listrik Dinilai Salah Sasaran, MTI Desak Pemerintah Alihkan Dana ke Angkutan Umum

September 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pasar Modal Disorot, DPR Minta Bursa Bergerak Lebih Terbuka Lagi Sekarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?