Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Viral Duel Cewek di Bali, Jagung Bakar Bukan Biang Keroknya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Viral Duel Cewek di Bali, Jagung Bakar Bukan Biang Keroknya

Nugroho P.
Last updated: Agustus 3, 2026 11:06 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi perkelahian.
SHARE

BACAAJA, BADUNG – Video dua perempuan yang adu fisik di kawasan Canggu, Kabupaten Badung, Bali, ramai beredar di media sosial. Bersamaan dengan itu muncul narasi yang menyebut perkelahian dipicu rebutan antrean jagung bakar.

Namun, polisi memastikan cerita yang beredar itu tidak sesuai fakta. Dugaan bahwa keduanya bertengkar karena berebut membeli jagung bakar dipastikan keliru.

Dalam video viral tersebut terlihat dua perempuan saling baku hantam di depan sebuah lapak jagung bakar. Sejumlah orang di sekitar lokasi tampak menyaksikan kejadian itu sebelum akhirnya beberapa di antaranya mencoba melerai.

Pejabat Sementara Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, mengatakan insiden sebenarnya terjadi di depan sebuah bar di kawasan Jalan Pantai Batu Bolong, Canggu.

Menurutnya, peristiwa itu bukan kejadian baru. Bentrokan tersebut berlangsung sekitar dua pekan sebelum videonya ramai beredar di media sosial.

Polisi juga meluruskan informasi lain yang ikut viral. Tidak benar jika kedua perempuan yang terlibat sama-sama warga negara asing.

Berdasarkan informasi sementara, salah satu perempuan merupakan warga negara asing (WNA), sedangkan perempuan lainnya adalah warga negara Indonesia (WNI).

Meski begitu, identitas keduanya hingga kini masih belum diketahui secara pasti.

Untuk mengungkap duduk perkara, polisi telah meminta keterangan dari Safarudin, pedagang jagung bakar yang berada tepat di sekitar lokasi kejadian.

Dari keterangan saksi, perkelahian terjadi secara mendadak di depan lapak dagangannya. Tidak ada tanda-tanda keributan sebelumnya.

Safarudin juga menegaskan peristiwa tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan antrean pembelian jagung bakar seperti yang ramai dibicarakan di media sosial.

Saat melihat kedua perempuan saling serang, saksi mengaku hanya berusaha melerai tanpa mengetahui penyebab mereka bertengkar.

Polisi menyebut perkelahian berlangsung dalam waktu singkat dan tidak sampai menimbulkan korban luka yang diketahui.

Hingga kini belum ada laporan resmi yang masuk dari kedua perempuan tersebut maupun pihak lain yang merasa dirugikan.

Karena belum ada laporan, polisi juga belum bisa memastikan apa yang menjadi pemicu utama perkelahian tersebut.

Aparat masih melakukan pengumpulan bahan keterangan untuk mencocokkan informasi yang beredar dengan fakta di lapangan.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai narasi yang viral di media sosial sebelum ada kepastian hasil penyelidikan.

Menurut kepolisian, informasi yang belum terverifikasi sering kali berkembang lebih cepat dibanding fakta sebenarnya.

Sampai saat ini, penyebab pasti duel dua perempuan di kawasan Canggu itu masih menjadi tanda tanya. Polisi memastikan penyelidikan terus dilakukan meski belum ada pihak yang melapor sebagai korban.(*)

You Might Also Like

Powerbank Ngamuk di Udara, Pesawat Mendarat Darurat

Sudah Terlanjur Makan Ayam Goreng Widuran yang Ternyata Nonhalal, Apa yang Harus Dilakukan Seorang Muslim?

80 Tahun Merdeka: Bukan Lagi Angkat Senjata, Tapi Kerja Bareng Biar Indonesia Makin Keren

Bukan Mistis: Tahi Lalat Bisa Kasih Kode, Ini 5 Penyakit yang Perlu Diwaspadai

Cerita Orang Bugis Jualan Barang Bekas di Pasar Kokrosono Semarang, Ungkap Sumber Barang Dagangan

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BERKARYA - Komnas PA Temanggung menggelar lomba menggambar. Melatih anak berkarya. Jauhkan Anak dari Gadget, Komnas PA Temanggung Bikin Gebrakan: Ajak Anak Berkarya, Ortu Dikasih Seminar
Next Article Ilustrasi tawuran. (grafis/tera) Tawuran Viral, 20 Siswa Langsung Dipulangkan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jalan Sehat di Alun-alun Ngawi, Hadiah Umrah hingga Motor Jadi Rebutan

Ilustrasi hujan deras.

Waspada Cuaca Ekstrem di Semarang: 2-4 Hari Tak Hujan Justru Bisa Jadi Pertanda Bahaya

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wabug Jateng) Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat memberi keterangan kepada awak media di Gedung Gradhika Kota Semarang, Senin (2/11/2026). (dul)

Gus Yasin Minta Penanganan Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo Berjalan Transparan

BANJIR SEMARANG: Warga berjalan menerjang banjir di wilayah Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang, Rabu (29/10/2025). (bae)

Bagaimana Prediksi Banjir di Genuk Tahun Ini? Begini Penjelasan BPBD Kota Semarang

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang sudah lapuk di makan usia. (Ist)

Mengapa JPO Semarang Mangkrak Tak Terpakai? Djoko Setijowarno Soroti Infrastruktur Tak Inklusif

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Kata Primbon Jawa, Ini Ciri Wanita Dipercaya Bawa Hoki

Januari 3, 2026
Viral

Viral Banget di Klaten, Beli Bakso Ditagih Bayar AC

Mei 18, 2026
Plesir

Ojek Gunung Prau Jadi Jalan Rezeki Warga, Sekali Antar Bisa Bawa Pulang Rp750 Ribu

Oktober 5, 2026
Anggota Komisi VII DPR RI Erna Sari Dewi mengecam kinerja pemerintah yang lambat dalam menangani persoalan terisolasinya 4ribu warga masyarakat Enggano Bengkulu Sumatera.
Unik

Akses Logistik Terisolasi, 4.000 Warga Enggano Hidup Tanpa Kepastian

Juni 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Viral Duel Cewek di Bali, Jagung Bakar Bukan Biang Keroknya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?