Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sampah di Jateng Mau Diolah Jadi Bahan Bakar Pabrik Semen, Gimik Atau Realita?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tumbuh

Sampah di Jateng Mau Diolah Jadi Bahan Bakar Pabrik Semen, Gimik Atau Realita?

Provinsi Jateng punya ambisi gede, ngolah sampah jadi bahan bakar alternatif untuk pabrik semen. Benarkah?

R. Izra
Last updated: September 30, 2025 8:56 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Alat berat dioperasikan untuk meratakan sampah di TPA Jatibarang, Semarang. (bae)
Alat berat dioperasikan untuk meratakan sampah di TPA Jatibarang, Semarang. (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah (Jateng) punya ambisi besar soal penanganan sampah. Kabarnya, provinsi ini ingin mengolah sampah jadi bahan bakar alternatif pabrik semen.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jateng, Widi Hartanto, bilang sudah ada pabrik semen yang siap menerima Refuse Derived Fuel (RDF) atau BBM dari hasil olahan sampah itu.

“Kami sudah kolaborasi dengan pabrik semen yang ada di Jawa Tengah. Sudah ada empat pabrik semen untuk menerima RDF-nya,” jelasnya, Senin (29/9/2025).

Jateng punya target besar selesaikan masalah sampah. Terutama sampah di tempat pemrosesan akhir (TPA).

“Kami berupaya untuk transformasi seluruh TPA dari open dumping menjadi pengolahan sampah terpadu menggunakan RDF,” imbuhnya.

Untuk jadi RDF, sampah perlu dicacah, dikeringkan, dan diseragamkan ukurannya. Tujuannya untuk meningkatkan nilai kalornya, sehingga bisa dipakai sebagai pengganti bahan bakar.

Skema itu otomatis dapat mengurangi volume sampah di TPA.

Selama ini, Jateng masih belum kelar ngurusin sampah. Sampai-sampai ada 14 kabupaten/kota di Jateng yang kena sanksi dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), capaian pengelolaan sampah di Jateng pada 2024 baru mencapai 41,11%. Sementara 58,89% sisanya belum terkelola secara optimal.

Deputi Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup, Ade Palguna Ruteka menjelaskan, pengelolaan sampah memang menjadi tanggung jawab daerah, baik kabupaten/kota maupun provinsi.

Namun, dalam praktiknya dapat dilakukan sinergi atau kolaborasi dengan berbagai pihak. Mengingat anggaran kabupaten/kota terkait pengelolaan sampah sangat kecil.

“Pengelolaan sampah harus selesai di daerahnya, tidak ke mana-mana sehingga kalau bisa selesai di situ akan lebih bagus, murah, dan efisien,” katanya usai bertemu gubernur di Semarang, Senin (29/9/2025). (bae)

You Might Also Like

Setelah Viral Ditanami Pohon Pisang, Jalan Randublatung–Cepu Akhirnya Diperbaiki

Fakta Baru Kematian Diplomat Arya Daru: Misteri 4 Sidik Jari di Lakban

Jateng Gaspol Bikin Dokter Spesialis Baru

Moody’s Turunin Outlook Utang RI Gara-gara MBG, Begini Kata Menkeu Purbaya

Waduh! Eks-Bos Bank Jateng Keseret Kredit Siluman Proyek Bandara Internasional

TAGGED:bahan bakarheadlinejatengpabrik semenpengolahan sampahsampah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Musala Runtuh di Sidoarjo, Puan: Jangan Lagi Ada Santri Belajar di Tempat Tak Aman
Next Article Pemprov Jateng Kebut Perbaikan Hingga Akhir 2025

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sahoun Purwokerto, Langka tapi Rasanya Nampol

Soto Sangka, Warung Tua yang Masih Ngangenin

Benarkah Kantor Bikin Wajah Cepat Tua?

Makam Elite Etruria 2.700 Tahun Terkuak

Batik Tak Harus Kuno, Asal Tekniknya Tetap Batik

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Keputusan Sejumlah Pemda di Jateng Beli Bus Listrik Dipuji Prabowo

April 9, 2026
Pimpinan massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. (ist)
Info

“Kami Pulang Dulu”, Warga Pati Pamit setelah Bikin Kesepakatan dengan Pimpinan DPR RI

Agustus 27, 2026
Daerah

Agustina Siap Bangun Jembatan di Bandarharjo

Januari 12, 2026
TERPUKUL PELEMAHAN RUPIAH - Pelaku UMKM atau pedagang kecil, sedang mengantarkan dagangan kepada pemesan, Senin (9/6/2026). Pelemahan rupiah memukul mereka, tapi memilih menahan harga agar dagangan tak semakin sepi. (dul)
Fokus

Rupiah Melemah, Nasib Pedagang Kecil Ikut Tergerus: Nahan Harga, Untung Dikit Gak Apa

Juni 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sampah di Jateng Mau Diolah Jadi Bahan Bakar Pabrik Semen, Gimik Atau Realita?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?