Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pendamping PKH Jateng Diperiksa KPK, Begini Penjelasan Dinsos
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pendamping PKH Jateng Diperiksa KPK, Begini Penjelasan Dinsos

R. Izra
Last updated: September 8, 2026 1:11 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Kantor Dinsos Jateng di Jalan Pahlawan Kota Semarang. (ist)
Kantor Dinsos Jateng di Jalan Pahlawan Kota Semarang. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Tengah membenarkan kantornya jadi lokasi pemeriksaan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) oleh penyidik KPK.

Namun, Kadonsos Jateng, Imam Maskur menegaskan, pemeriksaan para saksi kasus korupsi pada Senin (7/9/2026) itu, bukan untuk memeriksa pegawai Dinsos Jateng.

Penyidik KPK hanya meminjam tempat untuk memeriksa pendamping PKH yang membantu penyaluran bansos pada 2020–sebagai rangkaian pengusutan korupsi di tingkat pusat.

“Ya kami hanya memfasilitasi saja. Sebatas minjam tempat aja di kami,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).

Bacaaja: Jaksa KPK Kulik Biaya Nyaleg, Sudewo: Tanya ke Rumput yang Bergoyang
Bacaaja: Pengakuan Menggelikan Fadia Arafiq saat Diperiksa KPK: “Saya Pedangdut, Bukan Birokrat”

Ia menjelaskan, pemeriksaan tersebut berkaitan dengan penghitungan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi penyaluran bansos. KPK dan BPKP disebut sedang menghitung besaran kerugian negara.

Pendamping yang diperiksa berasal dari Kota Semarang dan koordinator wilayah (korwil) pendamping PKH tingkat Jawa Tengah. Mereka dimintai keterangan soal proses penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Ia juga membantah informasi yang menyebut Dinsos Kota Semarang terlibat dalam perkara tersebut. Menurutnya, tersangka dalam kasus itu sudah ditetapkan KPK.

“Enggak, enggak ada, wong tersangkanya kan sudah ada,” ujarnya.

Dalam kasus tersebut, KPK menemukan persoalan dalam pelaksanaan penyaluran bansos. Berdasarkan kontrak, bantuan seharusnya disalurkan hingga ke rumah penerima atau secara door to door. Namun, penyaluran oleh distributor atau vendor disebut hanya dilakukan sampai tingkat kelurahan.

KPK telah menetapkan tersangka yang berkaitan dengan penyaluran bansos melalui transporter.

Mereka adalah Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo alias Rudy Tanoe selaku Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik (DRL) sekaligus Direktur Utama PT Dosni Roha (DNR); Kanisius Jerry Tengker selaku Direktur Utama PT DRL periode 2018-2022; dan Edi Suharto, mantan Staf Ahli Menteri Sosial yang sebelumnya menjabat Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial.

KPK juga menetapkan dua korporasi sebagai tersangka, yakni PT Dosni Roha Indonesia Tbk dan PT DNR Logistics. (bae)

You Might Also Like

Pantura, Panca Tuntutan Rakyat dalam Aksi Mahasiswa Semarang

Usai Demo Rusuh, Gubernur Jateng Minta Bupati & Wali Kota Kebut Perbaikan

Bupati Fadia Ngaku Pernah Ditodong Rp1 M untuk Urus Kasus di Kejaksaan

Brigpol Afid Bikin Kejutan di 9 Ball Bhayangkara Competition

Bill Gates Dulu Malas Matematika, Kok Bisa?

TAGGED:headlinekorupsi bansospendamping pkhPKHprogram keluarga harapan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TINJAU VANUE--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng (depan) dan rombongan meninjau vanue pusat event MTQ Nasional di Lapangan Pancasila Simpang Lima. (ist) Catat! Daftar 12 Venue dan Cabang Lomba MTQ Nasional di Semarang
Next Article Pelajar 14 Tahun Tewas Usai Diduga Dipukul Kayu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Nama Sekda Kebumen Dicatut, Modus Penipuan Makin Beragam

Ilustrasi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Korban Dugaan Keracunan MBG Karo Sulit Bicara

Jalan Ambyar, Pasien Cianjur Ditandu 10 Kilometer

Kasus Perempuan dan Anak di Jateng Masih Mengkhawatirkan

HADIR MENYAPA PELANGGAN - Kehadiran tim PLN Icon Plus di Ecofest 2026 memberikan ruang bagi pengunjung untuk memperoleh penjelasan secara langsung terkait layanan digital yang sesuai dengan kebutuhan.

PLN Icon Plus Perkenalkan Layanan Digital Lebih Dekat melalui Ecofest 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Salinan surat pemanggilan saksi, berkop Kejaksaan Agung. Dalam surat itu, eks-Pangdam IV/Diponegoro Letjen Widi Prasetijono disebut sebagai tersangka kasus korupsi BUMD Cilacap.
Hukum

Eks-Pangdam Diponegoro Letjen Widi Tersangka Korupsi BUMD Cilacap? Ada Salinan Surat Berkop Kejagung

Februari 13, 2026
Info

Baru Seumur Jagung, Portal Jrakah Tumbang

Mei 4, 2026
Info

Agustina Ingin Negara Hadir Saat Warga Kehilangan

Juni 26, 2026
POLISI SADIS - Anggota Polres Tegal Kota Aiptu Nurudin terancam dipecat, setelah menyiksa secara brutal istri sirinya.
Hukum

Polisi Penyiksa Istri Terancam Dipecat! Aiptu Nurudin Jalani Sidang Etik

Juli 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pendamping PKH Jateng Diperiksa KPK, Begini Penjelasan Dinsos
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?