Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kencan Buyar Gara-Gara Wajah Beda di Aplikasi, Eh Konflik Makin Panjang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Kencan Buyar Gara-Gara Wajah Beda di Aplikasi, Eh Konflik Makin Panjang

Waktu berlalu, namun emosi AH tak mereda. Hingga pada Sabtu malam tanggal 8 November, ia kembali ke hotel yang sama dan sekali lagi bertemu HD. Ketegangan lama langsung terasa, dan amarah yang selama ini ditahannya kembali mencuat tanpa kendali.

Nugroho P.
Last updated: November 15, 2025 3:03 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Ilustrasi aksi penganiayaan.
Ilustrasi aksi penganiayaan.
SHARE

BACAAJA, SURABAYA – Kisah yang bermula dari sebuah janji kencan melalui aplikasi daring berubah menjadi rentetan peristiwa yang tak pernah dibayangkan siapa pun. Seorang pria berinisial AH, tukang parkir berusia 28 tahun yang tinggal di kawasan Petukangan, Surabaya, harus berurusan dengan hukum setelah emosinya memuncak dan menyeretnya pada aksi kekerasan.

Semua bermula saat AH mengenal seorang perempuan yang bekerja sebagai PSK lewat aplikasi Michat. Setelah sepakat bertemu di sebuah hotel di kawasan Djagalan, kenyataan yang ia temui tak seindah foto yang diterimanya. Ia kecewa, merasa tertipu, dan memutuskan membatalkan kencan meski tetap memberi uang Rp150 ribu sebagai bentuk ganti rugi sebelum meninggalkan kamar.

Saat menuruni tangga hotel, AH berpapasan dengan HD, seorang pemuda yang tidak ia kenal dekat. Perbincangan singkat yang seharusnya bisa berlalu begitu saja justru meninggalkan ganjalan di hati AH. Teguran kecil itu menjadi bara yang diam-diam membesar menjadi dendam.

Waktu berlalu, namun emosi AH tak mereda. Hingga pada Sabtu malam tanggal 8 November, ia kembali ke hotel yang sama dan sekali lagi bertemu HD. Ketegangan lama langsung terasa, dan amarah yang selama ini ditahannya kembali mencuat tanpa kendali.

Sempat pergi sebentar untuk mengantar teman perempuannya, AH pulang ke rumah dengan satu tujuan gelap: membalas dendam. Ia mengambil sebilah celurit dan menghubungi kakaknya, AZ, serta dua rekannya untuk membantu melancarkan aksinya. Niat itu disampaikan dengan nada jelas—ia ingin “membuat perhitungan.”

Setibanya di hotel, AZ yang bergerak lebih dulu. Ia menyeret HD ke sebuah lorong sempit, menghajar korban hingga kepalanya membentur tembok dan terjatuh lemah. Kondisi HD yang tak berdaya makin memantik keberanian AH untuk mengayunkan celurit ke tubuh korban berkali-kali.

Serangan itu meninggalkan luka parah di beberapa bagian tubuh HD, termasuk pinggang, leher bawah telinga, dan punggung. Dalam hitungan detik, para pelaku kabur, meninggalkan HD dalam kondisi bersimbah darah.

Polisi bergerak cepat melakukan olah TKP dan memeriksa berbagai saksi untuk menelusuri kejadian tersebut. Berkat penyelidikan yang intensif, AH berhasil diamankan tak lama setelah kejadian. Namun tiga pelaku lainnya, termasuk kakak kandung AH, masih dalam pengejaran dan telah masuk dalam daftar DPO.

Dari lokasi kejadian, kepolisian mengamankan sejumlah bukti seperti celurit yang digunakan dalam pembacokan, helm, serta pakaian yang dipakai pelaku. Barang-barang tersebut kini menjadi bagian penting dalam proses penyidikan.

Atas perbuatannya, AH dijerat pasal berlapis terkait pengeroyokan, penganiayaan berat, serta kepemilikan senjata tajam tanpa izin. Kasus ini menjadi gambaran betapa emosi yang tak terkontrol bisa menyeret seseorang pada tindakan yang merugikan banyak pihak dan berujung pada masalah hukum serius.

Sebuah drama kencan yang gagal berubah menjadi tragedi yang seharusnya tak perlu terjadi, jika sedikit saja kesabaran dan akal sehat bisa mendahului amarah. (*)

You Might Also Like

Kanitresnarkoba Semarang Ungkit Uang Santunan untuk Keluarga Korban Penembakan Aipda Robig

Korban Tewas Longsor Kuda Capai 14 Orang, Berikut Daftar Identitasnya

Wakil Presiden Partai Buruh: Kami Lagi di PHK, Mereka Joget-joget

Jualan Cilok di Negeri Ginseng, Eh..Viral Banget

Maaf Lebaran Lewat Chat, Cukup Nggak Sih Sebenarnya?

TAGGED:kencanpenganiayaanpenyiksaanunik
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gerak Cepat Tim SAR Majenang di Tengah Lelah yang Menumpuk
Next Article ISI BBM - Petugas SPBU sedang mengisi BBM. Isu BBM Bogor Tercampur Air, Setelah Dicek Hasilnya Cuma Begini…

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ILUSTRASI KEBAKARAN: Petugas pemadam kebakaran Pemkab Jepara berupaya melakukan pemadaman api di pabrik bahan baku tas dan sepatu PT Chengqi Industrial Indonesia di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah yang terbakar, Sabtu (17/1/2026). (Damkar Jepara)

Rp33,4 Miliar Hangus Jadi Abu, Estimasi Kerugian 447 Kasus Kebakaran di Jateng

POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).

Kelakuan! Dua Oknum Polisi Nyaris Dihajar Massa, Ketahuan Peras Warga Gresik dengan Dalih Judol

ILUSTRASI - Ilustrasi tim SAR gabungan mengevakuasi pendaki gunung di atas ketinggian. (ai)

Tragis! Remaja 16 Tahun Tewas Terjatuh ke Kawah Gunung Slamet

DEKAT DENGAN MASYARAKAT - ICONNET larut dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI bersama masyarakat Ponjong, Gunungkidul. Hal itu menjadi bagian dari upaya PLN Icon Plus untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat Ponjong.

Semarak HUT ke-81 RI, ICONNET Galang Kekuatan dan Kedekatan dengan Masyarakat Ponjong

KOLASE--Kakek Prabowo Subianto, Margono Djojohadikusumo (kiri) dan ulama besar KH Sholeh Darat.

Kakek Prabowo Disandingkan dengan Ulama Besar KH Sholeh Darat, Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Nyamar Juragan Domba, Polisi Ini Akhirnya Bekuk DPO Sadis

Desember 21, 2025
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi tunaikan janji politik gratiskan siswa miskin di sekolah swasta.
Unik

Keren! Gubernur Jateng Gratiskan Siswa Miskin di Sekolah Swasta

Mei 20, 2025
Ilustrasi asuransi kesehatan.
Unik

Tak 100 Persen Gratis! OJK Tetapkan Peserta Asuransi Kesehatan Ikut ‘Patungan’ Tanggung Biaya Berobat

Juni 6, 2025
Plesir

Toko Roti Murah di Purwokerto, Ada yang Berdiri Sejak 1898

Juni 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kencan Buyar Gara-Gara Wajah Beda di Aplikasi, Eh Konflik Makin Panjang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?