Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Fadia Arafiq Diduga Belanja Rolex dari Duit Korupsi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Fadia Arafiq Diduga Belanja Rolex dari Duit Korupsi

Korupsi di Indonesia kadang memang punya pola yang mirip: jabatan naik, gaya hidup ikut melambung. Bedanya cuma merek barangnya. Kali ini, nama Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq kembali jadi sorotan setelah KPK menduga uang hasil korupsi dipakai buat beli jam tangan mewah Rolex.

T. Budianto
Last updated: Mei 26, 2026 8:42 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
JALANI PEMERIKSAAN: Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq saat akan menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menduga Fadia Arafiq memakai uang hasil korupsi buat membeli jam tangan mewah merek Rolex. Dugaan itu muncul setelah penyidik KPK memeriksa pihak swasta berinisial IBA dan manajer butik INTime Senayan City.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan transaksi pembelian jam tangan mewah oleh Fadia. “Para saksi didalami soal dugaan pembelian jam tangan mewah oleh tersangka FAR,” kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Senin, (25/5/2026).

Kasus ini sendiri bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 3 Maret 2026 lalu. Saat itu, Fadia diamankan bersama ajudan dan orang kepercayaannya di wilayah Semarang, Jawa Tengah.

Baca juga: KPK Lacak Duit Fadia Arafiq

Nggak cuma itu, KPK juga mengamankan 11 orang lain di Pekalongan dalam operasi yang jadi OTT ketujuh sepanjang 2026 tersebut. Sehari setelah OTT, tepatnya 4 Maret 2026, KPK menetapkan Fadia sebagai tersangka tunggal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing dan sejumlah pengadaan lain di lingkungan Pemkab Pekalongan tahun anggaran 2023-2026.

KPK menduga ada konflik kepentingan dalam proyek-proyek tersebut. Perusahaan milik keluarga Fadia, PT Raja Nusantara Berjaya (RNB), disebut memenangkan sejumlah pengadaan di lingkungan pemerintah daerah.

Dari kasus itu, KPK menduga Fadia dan keluarganya menerima uang sekitar  Rp19 miliar.

Penarikan Tunai

Rinciannya, sekitar Rp13,7 miliar disebut dinikmati langsung oleh Fadia dan keluarganya. Kemudian Rp2,3 miliar dibagikan kepada Direktur PT RNB yang juga disebut sebagai ART bernama Rul Bayatun. Sementara Rp3 miliar lainnya diduga masih berupa penarikan tunai yang belum dibagikan.

Kasus ini langsung jadi perbincangan publik karena menyentuh dua hal yang selalu sensitif: korupsi dan flexing pejabat. Di media sosial, banyak warganet mulai mempertanyakan gaya hidup mewah para pejabat yang kadang tampak jauh dari realitas masyarakat biasa. Sebab, ketika rakyat diminta hidup hemat, pejabat justru diduga sibuk koleksi barang branded.

Baca juga: Pengakuan Menggelikan Fadia Arafiq saat Diperiksa KPK: Saya Pedangdut, Bukan Birokrat

Apalagi Rolex bukan sekadar jam tangan. Buat sebagian orang, itu simbol status sosial dan kemewahan. Ironisnya, simbol kemewahan itu kini justru berubah jadi simbol dugaan penyalahgunaan kekuasaan.

Kasus ini juga kembali mengingatkan bahwa korupsi bukan cuma soal angka kerugian negara, tapi soal bagaimana uang publik diduga dipakai buat memenuhi gaya hidup pribadi.

Dan di negeri ini, kadang suara jarum jam mewah bisa lebih nyaring daripada suara hati pejabatnya sendiri. (tebe)

You Might Also Like

Molotov Picu Duel Brutal, Empat Pemuda Diciduk Polisi

Janji Umroh Murah Eh.. Berujung Laporan Polisi

Dapur MBG Dijual Diam-Diam, Nama Pejabat Ikut Dipakai Meyakinkan Korban

Ngerinya Tawuran Geng Semarang vs Kendal Berujung Tersangka, Polisi Sita 9 Celurit

New Zealand Ninggal Janji: Korban TPPO Akhirnya Bicara

TAGGED:bupati pekalonganfadia arafiqKPK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MTQ Nasional 2026, Pemprov Berencana Tambah Penerbangan
Next Article Jelang Iduladha, Pertamina Tambah Pasokan Elpiji 3 Kg

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MAKNA KEMERDEKAAN - Bagi PLN Icon Plus, semangat kemerdekaan diwujudkan melalui kontribusi hadirkan solusi teknologi, telekomunikasi, konektivitas, dan layanan digital.

PLN Icon Plus Regional Jawa Bagian Tengah Maknai HUT ke-81 RI: Perkuat Sinergi dan Kontribusi bagi Indonesia

Kurangi Penggunaan Air Tanah, PDAM dan Satpol PP Mulai “Sisir” Kawasan Industri

Empat Sekolah Satu Meja, BOSKIN Tak Cuma Habis di Laporan

ATAS PERMINTAAN APARAT - Bank Mandiri, melalui akun IG resmi mereka menyatakan pemblokiran rekening Supriyono alias Botok, warga Pati, atas permintaan aparat. Namun, Mandiri tak menjelaskan instirusi aparat negara tersebut.

Teguh Pati Pertanyakan Rekening Bank Mandiri Botok Diblokir: Kami Ini Salah Apa?

Dari Walet hingga Produk Kayu, Ekspor Jateng Tembus Rp10,9 Triliun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Dari Kantor Kecamatan ke Kursi Bupati Cilacap, Kini di OTT KPK

Maret 13, 2026
Hukum

“Jangan Sampai Ping Telu!”, Luthfi: Pengadaan Barang-Jasa Harus Transparan

Maret 10, 2026
Hukum

Babak Panjang Razman Berakhir, Kini Jalani Vonis di Cipinang

Juni 27, 2026
Ilustrasi tindak pidana suap dan korupsi. (narakita/grafis/tera)
Hukum

Ada Kasus Baru di Semarang, Kejari Kulik Dugaan Korupsi BUMD Rugikan Negara Rp5,2 Miliar

Agustus 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Fadia Arafiq Diduga Belanja Rolex dari Duit Korupsi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?