Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kompak, Dua Sekda Klaten Beda Era Dituntut Lima Tahun Bui
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Kompak, Dua Sekda Klaten Beda Era Dituntut Lima Tahun Bui

Kalau biasanya beda era beda cerita, di Klaten malah beda zaman tapi nasibnya kembar. Dua Sekda dari periode yang gak barengan, ujung-ujungnya sama-sama duduk di kursi terdakwa dan dituntut hukuman yang identik. Fix, ini bukan kebetulan biasa.

T. Budianto
Last updated: Maret 18, 2026 12:37 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SIDANG DAKWAAN: Dua Sekda Klaten (baju batik dan kemeja putih) berdiri usai menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Kota Semarang, Selasa (17/3/2026). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kasus korupsi Plaza Klaten masih disidang di pengadilan. Dua Sekda Klaten beda periode, Jajang Prihono dan Jaka Sawaldi, sama-sama dituntut 5 tahun penjara.

“Menjatuhkan pidana penjara selama 5 tahun dikurangi masa penahanan,” kata jaksa Rudy Kurniawan, Selasa (17/3/2026).  Selain penjara, keduanya juga dituntut bayar denda Rp50 juta. Kalau gak dibayar, diganti kurungan 50 hari.

Baca juga: Terdakwa Korupsi Plaza Klaten Ngaku Setor Rp1 Miliar untuk Urus Kasus di Kejaksaan

Khusus Jajang, jaksa minta tambahan hukuman uang pengganti Rp1 juta. Kalau gak dibayar, bisa diganti 1 tahun penjara. Sementara Jaka lebih besar. Ia dituntut bayar uang pengganti Rp311 juta, tapi karena sudah dikembalikan, jadi gak dibebani lagi.

Selain dua sekda, terdakwa lain Didik Sudiarto juga kena tuntutan sama. Ia dituntut 5 tahun penjara, denda Rp50 juta, dan uang pengganti Rp62,5 juta. Satu terdakwa lain, Jap Ferry Sanjaya, justru kena tuntutan lebih berat. Bos pengelola Plaza Klaten itu dituntut 6 tahun penjara, denda Rp50 juta, dan uang pengganti Rp6,512 miliar.

Main Bareng

Kasus ini bermula dari pengelolaan Plaza Klaten tahun 2020 sampai 2023. Jaksa menilai para terdakwa main bareng dan melanggar aturan. Harusnya pengelolaan aset daerah lewat lelang terbuka.

Tapi yang terjadi, perusahaan milik Ferry langsung ditunjuk. Dari situ, Ferry narik uang sewa sampai Rp11,17 miliar. Tapi yang masuk ke kas daerah cuma Rp4,288 miliar.

Baca juga: Korupsi Plaza Klaten, Habis Rapat Terbitlah Amplop

Beda periode, beda kursi jabatan, tapi ending-nya sama: 5 tahun di depan mata. Mungkin ini yang dimaksud “legacy”, bukan soal prestasi, tapi kompak banget kalau urusan tuntutan. (bae)

You Might Also Like

Jateng-Aceh Resmi Kerja Sama Ekonomi, Deal Rp1 Triliun

Kasus Penyekapan Intel di Aksi Semarang, Terdakwa Ngaku Niatnya Justru Mengamankan

Waduuuh! Jaksa Terjaring OTT KPK di Banten, Duit Rp900 Juta Disita

OTT KPK di BNPB: Tangkap Sestama dan 13 Orang Lainnya

Botol Bekas Ditukar Lumpia, Cara Pemkot Ajak Warga Peduli Sampah

TAGGED:headlinekasus plaza klatenpengadilan tipikor semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bupati Temanggung, Agus Gondrong, menjamu sejumlah pemilah sampah di Pendopo Pengayoman, Selasa (17/3/2026). Pemilah Sampah Jadi Tamu Spesial Bupati Temanggung Jelang Lebaran, Kisah Pengabdian Mbah Surat
Next Article Plat Merah Masih Ngegas Saat Lebaran? Agustina: Santai, Itu Lagi Dinas Bukan Jalan-Jalan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PSIS Gagal Menang di Jatidiri, Iswar Aminuddin: Jangan Patah Semangat, Mahesa Jenar!

PSIS Mandul Empat Laga, Widodo C Putro Kecewa Berat

Resmi! Polisi Dilarang Pakai Vape, Kapolri Keluarkan Aturan Baru

Bonus Atlet Semarang Tembus Rp65 Juta per Emas, Total Anggaran Rp25,49 Miliar!

GALANG DONASI - 19 perenang menyebrangi Selat Madura dalam aksi bertajuk 'Xtreme Impact 2026 - Madura Strait Open Water Challenge' dari Kamal, Madura, menuju Surabaya, Minggu (1/11/2026) pagi. Aksi ini bertujuan menggalang donasi Rp1 miliar untuk warga Timbulsuko, Demak, yang terancam kehilangan kampung mereka karena rob dan abrasi. (Dok Pribadi)

19 Perenang Sebrangi Selat Madura, Galang Donasi Rp1 Miliar untuk Warga Timbulsuko Demak

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Menag Dorong Indonesia Jadi Rujukan Penjurian MTQ Dunia

September 13, 2026
Pangeran Arab Saudi, Al Waleed bin Khalid meninggal dunia pada Sabtu (19/7/2025) usai koma 20 tahun.
Unik

‘Pangeran Tidur’ Arab Saudi Meninggal Dunia setelah 20 Tahun Hidup dalam Kondisi Koma

Juli 20, 2025
Info

Pemkot Gaspol Bangun Ketahanan Pangan

Juni 25, 2026
Mardid pecat Xabi Alonso dari kursi pelatih.
Sepak Bola

Alonso Out! Real Madrid Pecat Xabi setelah Kalah dari Barcelona di Final Piala Super Spanyol

Januari 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kompak, Dua Sekda Klaten Beda Era Dituntut Lima Tahun Bui
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?