Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemilah Sampah Jadi Tamu Spesial Bupati Temanggung Jelang Lebaran, Kisah Pengabdian Mbah Surat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pemilah Sampah Jadi Tamu Spesial Bupati Temanggung Jelang Lebaran, Kisah Pengabdian Mbah Surat

R. Izra
Last updated: Maret 18, 2026 8:14 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Bupati Temanggung, Agus Gondrong, menjamu sejumlah pemilah sampah di Pendopo Pengayoman, Selasa (17/3/2026).
Bupati Temanggung, Agus Gondrong, menjamu sejumlah pemilah sampah di Pendopo Pengayoman, Selasa (17/3/2026).
SHARE

BACAAJA, TEMANGGUNG – Siapa sangka, dari tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir, seorang pemilah sampah bisa duduk sebagai tamu kehormatan di pendopo kabupaten.

Momen itu dialami Ispadi (65) atau yang akrab disapa Mbah Surat, Ketua Persatuan Pemilah Sampah Non Organik (PPSNO) di TPA Sanggrahan.

Pada Selasa (17/3/2026), Mbah Surat hadir bersama puluhan pemilah sampah lainnya di Pendopo Pengayoman Temanggung untuk acara buka puasa bersama yang digelar Bupati Agus Setyawan (Agus Gondrong).

Bacaaja: Safari Tunas Toleransi: Senangnya 125 Bocah PAUD Temanggung saat Keliling Rumah Ibadah
Bacaaja: 2 Kali Dikasih Makanan Basi, SD Muhammadiyah 1 Temanggung Kapok: Tak Terima MBG Lagi

Buat Mbah Surat, momen ini terasa spesial banget. Pasalnya, kesehariannya jauh dari suasana pendopo. Sejak 2010, ia sudah akrab dengan gunungan sampah di TPA Sanggrahan.

Setiap hari, selepas salat Subuh, ia berangkat ke TPA buat memilah barang rongsokan. Target utamanya biasanya plastik, seperti ember-ember bekas yang masih punya nilai jual.

Meski kerjaannya berat dan kotor, Mbah Surat tetap konsisten menjalaninya. Dari hasil memulung, ia rata-rata bisa membawa pulang sekitar Rp25 ribu per hari. Menjelang siang, sekitar pukul 11.30 WIB, ia biasanya sudah pulang untuk beristirahat.

Bagi Mbah Surat, tantangan terbesar bukan cuma bau sampah, tapi juga cuaca.

“Dukanya kalau hujan. Sepatu bolong, baju basah kuyup. Yang penting kendel (berani),” ujarnya.

Di acara tersebut, Mbah Surat datang bersama sekitar 90 pemilah sampah lainnya. Mereka mendapat undangan khusus dari Bupati Temanggung untuk berbuka puasa bersama.

Dalam sambutannya, Agus menyebut para pemilah sampah sebagai pahlawan lingkungan yang membantu menjaga Temanggung dari ancaman sekitar 120 ton sampah setiap hari.

“Tamu kehormatan Pemkab Temanggung nggih bapak-ibu semuanya. Kadang orang tidak menghitung perjuangan jenengan, tapi sebenarnya perjuangan jenengan soal persampahan itu luar biasa. Saestu, matur nuwun sudah membantu masyarakat Temanggung,” ujar Agus. (*)

You Might Also Like

Nataru Bikin Bandara Ahmad Yani Full Senyum

Kutuk Teror Air Keras ke Andrie Yunus, Tokoh Lintas Iman Jateng: Usut sampai Dalangnya!

Kisah Ganjar Banyubiru: dari Jagal Jadi Peternak Sapi Jumbo, Dilirik Presiden untuk Kurban

Djarum Bangun Peternakan Sapi Terbesar di Brebes

Aliran Duit Lewat “Koordinator”? KPK Periksa 14 Saksi Kasus Sudewo

TAGGED:Bupati Temanggungmbah suratpemilah sampahtamu spesialtukang sampah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Polisi menghalau kendaraan besar yang melintasi jalur Pantura di masa larangan. (ist) Sudah Dilarang Tetap Ngeyel! Truk Besar Nekat Lewat Pantura Langsung Disuruh Putar Balik
Next Article Kompak, Dua Sekda Klaten Beda Era Dituntut Lima Tahun Bui

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi banjir yang menghanyutkan kayu gelondongan.

Padang Diterjang Banjir Bandang, Kayu Gelondongan Ikut Hanyut ke Permukiman

Baru Datang, Besok Habis! Satu Tangki Air Bersih di Jabungan Tak Kuat Lawan Kemarau

SIDANG KORUPSI--Kades dan warga Pati menjadi saksi sidang korupsi terdakwa Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (3/8/2026). (bae)

Endus Permainan Politik? Kuasa Hukum Sudewo Ungkit Penyidik KPK Diduga Kerabat Mantan Bupati Haryanto

TAK RAMAI LAGI - Pedagang bendera dan umbul-umbul sedang merapikan dagangan mereka, di pinggir jalan di Semarang. Pelapak bendera curhat, dagangan mereka kini sepi tak seramai dulu lagi. Kata mereka, lapak bendera pinggir jalan kalah saing sama pedagang online. (dul)

Curhat Getir Pedagang Bendera di Awal Agustus, Lapak Sepi Pembeli Perkara Ini

Baru 30 Menit, Ludes! Makan Gratis Darul Hisan Diserbu Warga Semarang Tiap Pagi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

PWI: Bencana Bukan Cuma Angka, Ada Manusia di Baliknya

Desember 25, 2025
Daerah

Ketua DPRD Jateng: Musrenbang Jangan Cuma Rapi di Kertas

Februari 9, 2026
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Info

Underinvoicing, Hobi Oknum Bea Cukai Bikin Purbaya Muntab hingga Ancam Pembekuan

November 30, 2025
Sejumlah “calon haji cilik” dari TK Roudlotul Abidin Blanten, Nyatnyono, Ungaran Barat yang sedang menjalani manasik haji di Fatimah Zahra Semarang.
Pendidikan

Gemes Maksimal! Puluhan ‘Calon Haji Cilik’ Ini Bikin Suasana Manasik Jadi Super Seru

Februari 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemilah Sampah Jadi Tamu Spesial Bupati Temanggung Jelang Lebaran, Kisah Pengabdian Mbah Surat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?