Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ini Surga Buku Bekas di Semarang, Katanya Ada Versi KW Juga Sih
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Ini Surga Buku Bekas di Semarang, Katanya Ada Versi KW Juga Sih

R. Izra
Last updated: Januari 8, 2026 5:01 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Salah satu pembeli sedang berbincang dengan penjual, Kamis (08/01/2026). (dul)
Salah satu pembeli sedang berbincang dengan penjual, Kamis (08/01/2026). (dul)
SHARE

SEMARANG, BACAAJA — Di saat toko buku besar makin sepi dan buku digital makin mendominasi layar gawai, sebuah lapak buku sederhana di Jl. Stadion Timur, Karangkidul, Semarang Tengah masih setia buka lapak.

Sejak berdiri sekitar 2016, tempat ini bertahan dengan strategi yang apa adanya tapi ngena: jual buku bekas, buku murah, sampai edisi KW.

Pemilik lapak, Wicaksono (57), cerita kalau stok bukunya datang dari berbagai kota. Mulai dari Solo, Surabaya, sampai Yogyakarta.

Bacaaja: Hidden Gem Perbukuan di Semarang, Books Bos Sediain Buku Impor Harga Lokal
Bacaaja: 10 Spot Buku Paling Asik di Jogja, dari Kafe Kekinian sampai Perpustakaan Megah

Mayoritas buku yang dijual merupakan buku bekas, sebagian di antaranya berasal dari perpustakaan atau pesanan tertentu yang kemudian berputar lagi ke pasar.

“Ya dari perpustakaan juga, dari pesenan-pesenan. Buku bekas, kebanyakan buku umum,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).

Soal pembeli, lapak ini nggak pilih-pilih. Mahasiswa, pelajar, sampai warga umum jadi pelanggan rutin. Tapi menurut Wicaksono, momen paling rame biasanya datang pas kalender akademik mulai panas.

“Kalau pas semesteran itu ramai. Kalau di luar itu ya biasa saja,” katanya santai.

Yang bikin lapak ini tetap hidup adalah harga miring. Wicaksono nggak menutup-nutupi kalau sebagian buku yang dijual merupakan edisi cetak ulang alias KW. Bukan buat nipu, tapi karena memang ada pasarnya.

“Ya memang ada yang KW. Pasarnya memang banyak yang cari murah,” ucapnya blak-blakan.

Meski begitu, buku ori tetap tersedia buat pembeli yang pengin kualitas lebih oke. Tinggal pilih sesuai kantong.

“Kalau mau ori ya ada, tapi memang lebih mahal. Kalau cari murah ya dapatnya KW,” tambahnya.

Nggak mau kalah sama zaman, lapak ini juga main online. Selain jualan langsung di lapak, Wicaksono memasarkan bukunya lewat Shopee dan Tokopedia.

Kombinasi buku bekas, edisi KW, dan penjualan digital jadi jurus bertahan di tengah kerasnya industri buku.

Buat lapak ini, yang penting bukan soal cap ori atau KW. Selama buku masih dibaca dan sampai ke tangan orang yang butuh, usaha ini akan terus jalan. (dul)

You Might Also Like

Napi Ngopi Santai di Kendari, Petugas Langsung Disorot

KPK Kembali Geledah Rektorat Unsoed, Bawa Empat Koper

Ribuan Guru, Marbot, hingga Perawat Jenazah Kini Dapat Bisyarah dari Pemkot Semarang

Megawati-GKR Hemas Buka Pameran Mata Hati Soekarno: “Jangan Warisi Abunya, Warisi Apinya”

Audit Diprotes, Kades Hoho Siap Lawan Lewat Jalur Hukum

TAGGED:bukuhidden gemlapak buku bekasSemarangtoko buku bekas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi demonstrasi menolak 'White Supremacy'. Kulit Sawo Matang, Malah Tertarik Ideologi Ras Kulit Putih White Supremacy, Apa yang Salah?
Next Article Tim penyidik sedang memeriksa pelimpahan kasus pengedit konten cabul dengan AI, Kamis (8/1/2026). (bae) Masih Ingat Chiko, Pengedit Konten Cabul Smanse? Bentar Lagi Dia Disidang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Rombongan Mudik Gratis Banyumas Meluncur, Malam Ini Diprediksi Tiba

Maret 16, 2026
Politik

Pilkada Emang Banyak Masalah, tapi Bukan Lempar ke DPRD Solusinya

Desember 30, 2025
Sepak Bola

Hadapi Barito, PSIS Siapkan Strategi Khusus

April 2, 2026
Pendidikan

224 Ribu Calon Siswa Lolos SPMB Jateng 2025

Juni 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ini Surga Buku Bekas di Semarang, Katanya Ada Versi KW Juga Sih
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?