Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: PDIP Pilih Jadi Penyeimbang, Bukan Ikut Arus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

PDIP Pilih Jadi Penyeimbang, Bukan Ikut Arus

PDIP ulang tahun. Tapi alih-alih tiup lilin doang, partai banteng moncong putih ini milih ngerayainnya sambil mikir serius. Rakernas digelar, sikap politik ditegaskan, dan satu pesan dikirim ke publik: PDIP nggak mau cuma jadi penonton atau penggembira kekuasaan.

T. Budianto
Last updated: Januari 10, 2026 12:47 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist)
SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bakal menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I barengan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 partai, pada 10-12 Januari 2026. Lokasinya di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, tempat yang biasanya identik sama hiburan, tapi kali ini isinya bahasan politik kelas berat.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bilang, Rakernas ini jadi momentum PDIP menegaskan posisi sebagai partai penyeimbang. Bukan cuma lewat statement, tapi lewat kerja nyata di tengah rakyat, apalagi di situasi negara yang lagi sering diuji bencana dan krisis.

Baca juga: Politikus Muda Trah Soekarno, Pinka Haprani Jadi Nama Segar di Bursa Ketua PDIP Jateng

“PDI Perjuangan menegaskan diri sebagai Partai Penyeimbang dengan kerja nyata di tengah rakyat,” kata Hasto, Jumat (9/1/2026). Rakernas sekaligus HUT ini mengusung tema Satyam Eva Jayate, dengan subtema Di Sanalah Aku Berdiri, untuk Selama-lamanya. Kedengarannya filosofis, tapi menurut Hasto, pesannya cukup relevan buat anak muda: berani kritis, berani beda, dan nggak takut ambil jalur anti-mainstream.

Tameng Moral

Tema itu, kata dia, jadi semacam tameng moral, standar kebenaran yang ditarik dari ideologi Pancasila dan semangat kelahirannya sejak 1 Juni 1945. Intinya, kalau mau beda pendapat, silakan. Asal masih berdiri di rel konstitusi.

Rangkaian acara dimulai Sabtu, (10/1/2026) dengan pembukaan HUT ke-53 PDIP, lalu Rakernas berlanjut sampai 12 Januari 2026. Pesertanya bukan kaleng-kaleng: pengurus pusat dan daerah, anggota DPR RI dan DPRD dari Fraksi PDIP, sampai kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diusung PDIP.

Menurut Hasto, Rakernas ini juga jadi lanjutan dari hasil Kongres VI PDIP yang digelar Agustus 2025 lalu. Jadi bukan rapat dadakan, tapi bagian dari peta jalan politik partai.

Baca juga: Dolfie Bisa Bikin PDIP Jateng Comeback? Begini Kata Pengamat Politik Adi Prayitno

Isu yang dibahas pun luas dan serius. Mulai dari sikap politik PDIP, respons terhadap persoalan geopolitik global, krisis ekologis, korupsi, ekonomi, penegakan hukum, sampai urusan dapur internal partai dan tanggung jawab ke rakyat.

Di saat banyak partai sibuk cari posisi nyaman, PDIP justru sibuk mendefinisikan diri sebagai penyeimbang. Entah nanti benar-benar menyeimbangkan atau sekadar jaga jarak aman, satu hal jelas: ulang tahun kali ini nggak cuma soal usia, tapi soal mau berdiri di mana, dan berani sejauh apa. (tebe)

You Might Also Like

Terungkap! Sopir Cadangan Bus Maut PO Cahaya Trans Baru Berusia 22 Tahun

Turis Asing Keciduk Nyolong Hp di Kota Lama Semarang, Gak Punya Paspor Pula

ASN Setda Jateng Turun ke Selokan

Gaspol Recovery! Gubernur Jateng Cek Langsung Kondisi Pekalongan Pasca Kebakaran

2.700 Pelari dari 14 Negara Serbu Merbabu Skyrace 2026

TAGGED:hasto kristiyantoheadlinepdiprakernas pdip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Prediksi Pemain PSIS vs PSS, Ajang Pembuktian Pemain Baru
Next Article Pelanggar Lalin Kini Diawasi dari Langit

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi penangkapan tersangka.
Hukum

Cemburu Keras! Istri Potong Kemaluan Suami hingga Tewas

Oktober 23, 2025
PETERNAKAN SAPI JUMBO - Karyawan peternakan sapi jumbo mililk Ganjar, di Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jateng, memberi pakan sapi. (ist)
Info

Kisah Ganjar Banyubiru: dari Jagal Jadi Peternak Sapi Jumbo, Dilirik Presiden untuk Kurban

Mei 21, 2026
Presiden Prabowo Subianto. (ist)
Info

Rating Prabowo Jeblok, Gerindra Sentil Bakom RI Pimpinan Qodari: Rp1,9 Triliun Buat Apa?

Agustus 31, 2026
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyampaikan pidato usai mendapatkan penghargaan sebagai kepala daerah innovatif dari SSBI Award, Jumat (18/7/2025)
Daerah

Gubernur Luthfi Dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Inspiratif

Juli 19, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: PDIP Pilih Jadi Penyeimbang, Bukan Ikut Arus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?