BACAJA, SEMARANG – Bursa calon Ketua DPD PDIP Jawa Tengah makin rame. Dari sejumlah nama yang muncul, ada satu sosok yang langsung bikin orang menoleh: Diah Pikatan Orissa Putri Haprani atau akrab disapa Pinka Haprani.
Pinka ini bukan orang sembarangan. Umurnya baru 26 tahun, tapi sudah nongkrong di Senayan sebagai anggota Komisi XI DPR RI, terpilih dari Dapil Jateng IV yang mencakup Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Sragen, dan Kabupaten Karanganyar.
Selain itu, dia juga cucu Megawati dan cicit Bung Karno.
Munculnya nama Pinka Haprani sejalan dengan semangat anak muda untuk memimpin.
Terlebih, pemilih muda yang saat ini didominasi Gen Z jumlahnya mendekati 57 persen.
Nama Pinka pertama kali nyembul di rapat konsolidasi PDIP Kebumen, Sabtu (6/9/2025). “Mbak Pinka memang masuk dalam usulan yang disampaikan pengurus cabang,” kata Ketua DPC PDIP Kebumen, Saiful Hadi.
Bisa dibilang, munculnya nama Pinka jadi sinyal regenerasi. Dari yang biasanya diisi tokoh-tokoh senior, sekarang ada wajah baru dari trah Soekarno yang usianya bahkan belum tiga puluh.
Tentu, Pinka bukan satu-satunya kandidat. Ada juga nama Utut Adianto sampai mantan Panglima TNI Andika Perkasa. Tapi, kehadiran Pinka bikin bursa ini jadi terasa lebih segar. Sosok muda, punya latar belakang politik kuat, plus sudah terbiasa main di Senayan.
Meski begitu, keputusan akhir siapa pengganti Bambang “Pacul” Wuryanto tetap ada di tangan Megawati. Pacul sendiri harus lengser dari kursi Ketua DPD PDIP Jateng karena aturan partai nggak boleh rangkap jabatan. Sekarang dia sudah pegang posisi Ketua DPP Badan Pemenangan Pemilu Legislatif PDIP periode 2025–2030.
Untuk sementara, kursi Plt Ketua DPD PDIP Jateng diisi FX Hadi Rudyatmo. Tapi ya, kalau lihat perkembangan, nama Pinka jelas jadi magnet baru. Dia muda, dia trah Soekarno, dan dia sudah punya panggung di DPR.
Jalan Pinka menuju kursi Ketua PDIP Jateng masih panjang. Tapi sebagai politikus muda dari keluarga besar Proklamator RI, langkahnya ini jelas bikin politik Jateng makin seru buat ditunggu. (*)

