Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ternyata Menyusui Pakai ASI Bisa Selamatkan Bumi, Begini Faktanya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Ternyata Menyusui Pakai ASI Bisa Selamatkan Bumi, Begini Faktanya

Yes, selain bikin bayi tumbuh sehat dan kuat, menyusui bisa bantu selamatkan bumi. Begini selengkapnya.

Nugroho P.
Last updated: September 7, 2025 1:56 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Menyusui.
SHARE

BACAAJA, SURABAYA – Selama ini kita sering dengar kalau menyusui itu sehat buat bayi. Tapi tahu nggak sih, ternyata menyusui juga punya efek keren buat lingkungan? Yes, selain bikin bayi tumbuh sehat dan kuat, menyusui bisa bantu selamatkan bumi dari tumpukan emisi karbon.

Contents
ASI: Superfood Alami yang Nggak Ada LawannyaPraktis dan Zero WasteBisa Selamatkan Ratusan Ribu NyawaTantangan di LapanganKampanye Global untuk ASIFakta Menyusui yang Perlu Kamu Tahu

Bukan cuma sekadar slogan, manfaat menyusui memang luas banget. Dari kesehatan ibu dan anak, sampai ke isu global kayak perubahan iklim. Jadi, menyusui itu bukan cuma urusan keluarga, tapi juga bagian dari gaya hidup ramah lingkungan.

ASI: Superfood Alami yang Nggak Ada Lawannya

ASI diciptakan Allah SWT sebagai makanan paling sempurna buat bayi. Komposisinya pas banget, penuh nutrisi, antibodi, sampai faktor pertumbuhan yang bikin Si Kecil lebih kuat lawan penyakit. Bayi yang minum ASI punya risiko lebih rendah kena asma, obesitas, bahkan sindrom kematian bayi mendadak.

Dan yang nggak kalah penting, menyusui juga bikin ibu lebih sehat. Riset menunjukkan, ibu menyusui punya risiko lebih kecil kena kanker payudara, kanker ovarium, diabetes tipe 2, dan hipertensi. Jadi, manfaatnya dua arah sekaligus.

Praktis dan Zero Waste

Beda banget sama susu formula yang butuh pabrik, kemasan, distribusi, sampai alat seduh. Menyusui itu literally “ready to drink” kapan pun dan di mana pun. Zero limbah, zero plastik, dan tentu zero polusi dari proses produksinya.

Dr. Surabhi Sangwai, konselor laktasi asal India, bilang kalau industri susu formula itu nyumbang jejak karbon gila-gilaan. Di India aja, penjualan formula bikin lebih dari 1,1 lakh ton gas rumah kaca per tahun. Di Tiongkok malah lebih parah: lebih dari 22 lakh ton!

Sebaliknya, menyusui nggak butuh pabrik, nggak ada transportasi, dan nggak ada sampah kemasan. Totally green lifestyle!

Bisa Selamatkan Ratusan Ribu Nyawa

Selain efek ke lingkungan, menyusui juga terbukti bisa menyelamatkan ratusan ribu bayi setiap tahunnya. Studi yang dirilis Lancet tahun 2016 bilang, kalau ASI diberikan secara universal, ada sekitar 600 ribu kematian bayi di dunia yang bisa dicegah.

Bayangin, satu aktivitas natural yang udah otomatis ada pada setiap ibu, ternyata bisa punya dampak sebesar itu.

Tantangan di Lapangan

Sayangnya, praktik menyusui eksklusif masih jauh dari ideal. Data WHO nunjukin cuma sekitar 48% bayi di bawah enam bulan yang dapat ASI eksklusif di seluruh dunia.

Kenapa bisa gitu? Banyak faktor: mitos yang masih dipercaya, kurangnya edukasi, sampai minimnya support dari rumah sakit dan tempat kerja. Padahal, support lingkungan sekitar jadi kunci suksesnya menyusui.

Kampanye Global untuk ASI

Organisasi dunia seperti WHO dan The American Academy of Pediatrics udah lama nyaranin pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama, lalu dilanjutkan sampai dua tahun atau lebih dengan makanan pendamping yang sesuai.

Artinya, kalau ingin bumi lebih sehat sekaligus generasi yang lebih kuat, mendukung ibu menyusui itu investasi terbaik. Mulai dari kebijakan pemerintah, aturan cuti melahirkan, ruang laktasi di tempat kerja, sampai dukungan keluarga di rumah.

Fakta Menyusui yang Perlu Kamu Tahu

  • Hanya 48% bayi di dunia yang minum ASI eksklusif 6 bulan pertama.
  • Susu formula nyumbang emisi dan limbah besar banget.
  • 600 ribu kematian bayi bisa dicegah kalau semua dapat ASI.
  • Menyusui bikin ibu lebih sehat, risiko penyakit kronis jadi lebih kecil.
  • WHO minta semua pihak invest ke kebijakan pro-ASI.

Singkatnya, menyusui itu bukan cuma soal kasih sayang ibu ke anak, tapi juga kontribusi nyata buat planet ini. Jadi, kalau ada yang bilang menyusui itu “hanya urusan rumah tangga”, jelas banget mereka keliru. Faktanya, setiap tetes ASI juga jadi langkah kecil menyelamatkan bumi. (*)

You Might Also Like

Jokowi Bungkam soal Izin Tambang Nikel Raja Ampat: “Itu Urusan Teknis”, Tapi Lingkungan Rusak Siapa Tanggung?

Saat Kota Makin Panas, Taman Sudirman Cocok Jadi Jujugan

Detik-detik Massa Solidaritas Driver ShopeeFood di Jogja Rusak Mobil Patroli Polisi

Naik Jabatan Pakai Nilai, Bukan Titipan: Wali Kota Lantik 12 Pejabat Baru

Baut Gerak di Sayap Lion Air, Netizen Panik Duluan

TAGGED:air susu ibuASIASI Ekslusifedukasi ibu mudakesehatan anakmenyusuiselamatkan bumisusu ibu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jangan Cuma Bengong, Ini Doa dan Dzikir saat Gerhana Bulan
Next Article Diah Pikatan Orissa Putri Haprani atau akrab disapa Pinka Haprani. Politikus Muda Trah Soekarno, Pinka Haprani Jadi Nama Segar di Bursa Ketua PDIP Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid didampingi penasihat hukumnya meninggalkan ruang sidang usai divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Bantu Letjen Widi Samarkan Duit Korupsi BUMD Cilacap, Gus Yazid Dibui

CEK KESIAPAN MTQ - Dirjen Kemenag, Abu Rokhmad, Setelah menghadiri rapat checking terakhir kesiapan Provinsi Jawa Tengah sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (9/9/2026). (dul)

2.242 Peserta Siap Ramaikan MTQ Nasional di Semarang

JENGUK KORBAN: Menteri HAM RI, Natalius Pigai didampingi KaKanwil Kemenham Jateng, Mustafa Beleng saat meninjau korban dugaan keracunan program MBG di RSUD Dr R Soedjati Soemodiardjo, Grobogan, Selasa (13/1/2026). (ist)

Keracunan MBG Terbesar di Pati? 231 Siswa Tumbang, Operasional SPPG Gembong 1 Dihentikan Sementara

Panggung utama event MTQ Nasional di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang. (ist)

12 Venue MTQ Nasional Dilengkapi Posko Kesehatan, 306 Tim Medis Siaga

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid (kemeja hijau) duduk mendengarkan vonis putusan kasus TPPU, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Gus Yazid Hanya Divonis 1 Tahun dalam Kasus TPPU Lahan Cilacap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

HASIL KORUPSI: Penyidik Kejati Jateng memamerkan tumpukan uang senilai Rp13 miliar yang merupakan hasil temuan aliran korupsi BUMD Cilacap. (bae)
Unik

Korupsi BUMD Cilacap Sudah Direncanakan, Kejati Jateng Usut Pencucian Uang Hasil Kejahatan

Juli 17, 2025
Unik

Program Barak Militer ala Dedi Mulyadi Tuai Kritik Tajam  dari KPAI, Banyak Temuan Negatif!

Mei 17, 2025
Viral

Cincin Api Nongol Lagi Tapi Indonesia Cuma Kebagian Cerita

Februari 17, 2026
Ilustrasi judi online (judol).
Unik

Kocak! Polisi Tangkap 5 Warga di Bantul karena Sering Bobol Bandar Judol, yang Lapor Siapa Ya?

Agustus 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ternyata Menyusui Pakai ASI Bisa Selamatkan Bumi, Begini Faktanya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?