Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Data Bansos Tak Sesuai? Kader Posyandu Jateng Kini Siap Jadi “Teman Curhat” Warga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Data Bansos Tak Sesuai? Kader Posyandu Jateng Kini Siap Jadi “Teman Curhat” Warga

T. Budianto
Last updated: November 3, 2026 9:38 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
PANDU TANGGUH: Peluncuran program Pandu Tangguh di Gedung Grhadika Bhakti Praja, Semarang. Melalui program ini, kader Posyandu di 35 kabupaten/kota akan dibekali pelatihan untuk mendampingi kelompok rentan dalam mengurus dan mengajukan sanggahan data penerima bantuan sosial agar lebih tepat sasaran. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Urusan bantuan sosial kadang lebih rumit daripada mengurus administrasi kependudukan. Ada warga yang merasa layak menerima bantuan, tetapi namanya tak tercantum. Ada pula yang sebelumnya menerima, tiba-tiba justru hilang dari daftar.

Persoalan itulah yang coba dijawab Pemprov Jateng lewat program Pandu Tangguh. Diluncurkan Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen bersama Ketua Tim Pembina Posyandu (TP PKK) Jateng, Nawal Arafah Yasin di Grhadika Bhakti Praja, Senin (2/11/2026), program ini melibatkan kader Posyandu untuk membantu warga memperbaiki data bantuan sosial.

Bukan sekadar menimbang balita atau mencatat kesehatan ibu dan anak, kader Posyandu nantinya juga dibekali kemampuan menggunakan portal Perlinsos Digital. Mereka akan mendampingi masyarakat mengakses layanan, mengajukan sanggahan, hingga memperbaiki data yang tidak sesuai.

Nawal mengatakan, Pandu Tangguh merupakan bagian dari transformasi Posyandu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), terutama dalam bidang sosial. Kader dari Posyandu di 35 kabupaten/kota akan mendapat pelatihan sebelum turun mendampingi masyarakat.

Baca juga: Ojol Jateng Bisa Cek Peluang Bansos 2027 Lewat HP, Tak Perlu Bolak-balik Kantor

“Jadi pada hari ini kita me-launching Pandu Tangguh, bagaimana nanti kader-kader di Posyandu 35 kabupaten/kota ini kita latih, untuk bagaimana cara menggunakan aplikasi Perlinsos,” katanya seusai Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-Jateng.

Sasaran pendampingan terutama kelompok rentan, seperti perempuan miskin, penyandang disabilitas, dan lanjut usia. Kelompok ini dinilai membutuhkan bantuan lebih agar tidak kesulitan mengakses layanan digital.

Nawal mengungkapkan, persoalan data bansos masih ditemukan di lapangan. Ada warga yang masuk kelompok desil yang tidak sesuai dengan kondisi ekonominya. Ada pula masyarakat kurang mampu yang belum tercatat sebagai penerima bantuan, bahkan warga yang sebelumnya mendapatkan bantuan tetapi kemudian dicoret.

Pengajuan Sanggahan

Melalui Pandu Tangguh, kader Posyandu diharapkan bisa membantu warga memahami proses pengajuan sanggahan ketika data atau status penerima bantuan tidak sesuai.

“Dan terus juga bagaimana ketika mengajukan satu bantuan, ternyata ditutup (dicoret) bantuannya, bagaimana caranya menjawab sanggahan yang ada di aplikasi ini,” ungkap Nawal.

Wagub Taj Yasin mengapresiasi peluncuran program tersebut. Menurutnya, pendampingan kader Posyandu dapat mempermudah warga menyampaikan sanggahan dan mengusulkan penilaian berdasarkan kondisi sebenarnya.

Baca juga: 322 Ribu KK Jateng Masuk Sistem Perlinsos Digital

“Ketika masyarakat didampingi oleh Posyandu, bagaimana nanti ada sanggahan, mengusulkan penilaian yang harus masuk, ini akan memudahkan masyarakat,” ujar Gus Yasin.

Program ini juga sejalan dengan Kecamatan Berdaya yang digagas Gubernur Jateng. Melalui program tersebut, Pemprov mendorong pemberdayaan dan pendampingan kelompok rentan, mulai ibu, lansia, anak-anak, hingga penyandang disabilitas.

Taj Yasin berharap kader Posyandu bisa berkolaborasi dengan operator pendataan di tingkat desa agar akurasi data kesejahteraan sosial meningkat dan penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.

“Kami berharap Posyandu nanti juga bisa memberikan pendampingan langsung, berkolaborasi dengan operator pendataan yang ada di desa masing-masing,” pungkasnya.

Pada akhirnya, aplikasi boleh makin canggih, tetapi tidak semua warga otomatis mahir menggunakannya. Sebab, bagi masyarakat yang sedang berjuang mendapatkan bantuan, satu orang yang mau mendampingi kadang jauh lebih berarti daripada sederet tombol di layar ponsel. (tebe)

You Might Also Like

Stunting Jateng 9,93 Persen, Demak dan Semarang Jadi Contoh

Sport Tourism Dongkrak Ekonomi, Pemprov Genjot Event Lari di Tiap Daerah

Bunda PAUD Berikan Trauma Healing bagi Anak Terdampak Banjir Pekalongan

Soroti OTT Kepala Daerah, Tito Usulkan Pembatasan Dana Kampanye

Saat 2.500 Langkah Sunyi Menghidupkan Solo

TAGGED:bansos jatengkader posyandunawal yasinpemprov jatengtp pkk jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi tentara bayaran Rusia pada perang melawan Ukraina. Terungkap Nih Modus Perekrutan WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dijanjiin Kontrak Rp620 Juta
Next Article Ekonomi Tumbuh 6,49 Persen, Semarang Raih Terbaik II Pembangunan Daerah Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

WISUDA UNTAG: Ratusan wisudawan Untag mengikuti prosesi Wisuda ke-94 di Convention Hall MAJT, Rabu (4/11/2026). (bae)

12 Mahasiswa Asing Ikuti Wisuda ke-94 Untag Semarang, Rektor Beri Apresiasi Khusus

JENDERAL PENYADAP - Kolase foto tiga jenderal polisi tersangka penyadapan ilegal. Dari kiri ke kanan Irjen Pol Irjen Ahrie Sonta Nasution, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Irjen Pol Eko Hadi Santoso.

Daftar Target Penyadapan Listyo Sigit Cs: dari Presiden hingga Wartawan, Diduga untuk Kepentingan Politik

Semarang Siaga Musim Hujan! 119 Pompa dan Posko Bencana Disiapkan

WISUDA UNTAG: Ratusan wisudawan Untag mengikuti prosesi Wisuda ke-94 di Convention Hall MAJT, Rabu (4/11/2026). (bae)

Untag Semarang Luluskan 713 Wisudawan Jenjang D3 hingga Doktor

Mahasiswa Stifar Yayasan Pharmasi Intip “Dapur” Produksi Spirulina

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Kemarau Mulai Ngegas, Delapan Desa Cilacap Kebagian Kiriman Air Bersih

Juli 4, 2026
Daerah

Pemprov Jaga 1,5 Juta Hektare Sawah di Jateng

Februari 6, 2026
Ekonomi

Luthfi Warning BUMD: Kreatif atau Dievaluasi!

April 27, 2026
Daerah

Speling Jateng Deteksi Ribuan Warga Alami Gangguan Jiwa

Juli 31, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Data Bansos Tak Sesuai? Kader Posyandu Jateng Kini Siap Jadi “Teman Curhat” Warga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?