Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Luthfi Warning BUMD: Kreatif atau Dievaluasi!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Luthfi Warning BUMD: Kreatif atau Dievaluasi!

Zaman lagi seret anggaran, nggak ada lagi ruang buat kerja biasa-biasa aja. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi kasih sinyal tegas: BUMD harus kreatif, atau siap-siap kena evaluasi. Nggak bisa lagi cuma numpang nama “milik daerah” tanpa kontribusi nyata.

T. Budianto
Last updated: April 27, 2026 7:42 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
RUPS BUMD: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi berdiskusi dengan Sekda Sumarno saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BUMD, Senin (27/4/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi lagi-lagi ngasih pesan yang cukup “nendang” ke jajaran direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Intinya jelas: kalau mau daerah maju, BUMD harus lebih kreatif buat ngejar Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pesan itu disampaikan langsung saat dirinya memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tiga BUMD milik Pemprov Jateng, Senin (27/4/2026). Tiga perusahaan yang ikut “duduk bareng” hari itu adalah PT Jateng Agro Berdikari, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah, dan PT Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan.

Baca juga: 119 SPPG di Jateng Gandeng BUMDes dan Koperasi

Menurut Luthfi, kondisi fiskal pemerintah daerah yang terbatas harus dijawab dengan inovasi, bukan alasan. Artinya, BUMD nggak boleh jalan di tempat, harus berani bikin terobosan biar tetap relevan dan kompetitif.

“Saat ada keterbatasan fiskal, yang diandalkan adalah kreativitas,” tegasnya. Nggak cuma itu, Luthfi juga mendorong BUMD buat lebih aktif kolaborasi. Nggak bisa kerja sendirian, harus gandeng banyak pihak.

Berani Eksekusi

Mulai dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jateng, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), sampai Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional. Menurutnya, potensi bisnis di Jateng itu besar banget, tinggal bagaimana BUMD bisa jeli melihat peluang dan berani mengeksekusi.

Yang paling tegas, Luthfi nggak ragu kasih warning: kalau pengelolaan BUMD nggak efektif, siap-siap dievaluasi. Jabatan bukan jaminan aman. “Tidak peduli komisaris atau direktur utama, selama tidak efektif akan kami evaluasi,” tandasnya.

Meski begitu, bukan berarti semua BUMD disorot negatif. Dalam RUPS tersebut, Luthfi juga mengapresiasi kinerja beberapa BUMD yang sudah menunjukkan hasil. Salah satunya PT Jateng Agro Berdikari yang dinilai aktif ikut menjaga stabilitas harga lewat program pangan murah, operasi pasar, hingga pengembangan kios di berbagai daerah.

Baca juga: Nggak Bisa Lagi Andelin Pajak Kendaraan, Jateng Mulai Cari “Sumber Cuan” Baru

Langkah-langkah seperti itu dinilai bukan cuma berdampak ke bisnis, tapi juga langsung dirasakan masyarakat, dan itu yang diharapkan dari keberadaan BUMD.

Karena di tengah kondisi serba terbatas, yang dibutuhkan bukan sekadar “perusahaan milik daerah”, tapi perusahaan yang benar-benar berasa milik daerah. Kalau cuma ada nama tanpa kontribusi, ya bedanya tipis sama papan nama kosong di pinggir jalan. (tebe)

You Might Also Like

Tanggal Muda Datang, Gaji Aman Atau Sekadar Lewat Saja

Layer Cukai Mau Ditambah, Gappri: Kami Jangan Cuma Jadi Penonton

Mahasiswa Sentil Ketimpangan Fasilitas Madrasah di Jateng

Ratusan Pejabat di Jateng Ikuti Retret Lokal Ala Gubernur Luthfi

Antisipasi Macet, Tol Bawen-Ambarawa Dibuka Fungsional Mulai 13 Maret

TAGGED:ahmad luthfibumdheadllinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pasang Portal, Cara Pemkot Jinakkan “Zona Horor” Silayur
Next Article Ratusan Tim Unjuk Skill Clash Squad di Warmindo Mayoritas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SAKSI SIDANG--Pegawai fungsional Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK, Ana Devi (berkerudung) meninggalkan sidang usai bersaksi dan berdebat dengan terdakwa Sudewo, Senin (27/7/2026). (bae)

Sidang Bupati Pati Nonaktif Panas, Sudewo Muntab Merasa ‘Ditantang’ Pegawai KPK

JALIN MOU--Unwahas dan Govokasi Maxwell menjalin kerja sama. (ist)

Unwahas Gandeng Maxwell, Mahasiswa Dibekali Skill Biar Siap Kerja

SIDANG KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo, menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (27/7/2026). (bae)

Sudewo Pati Ngaku Gak Percaya Mistis, Bantah Terima Gratifikasi Keris

SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist)

30 Tahun Kudatuli, Sekjen PDIP Desak Pemerintah Bongkar Kasus hingga Tuntas: Jangan Tutup Mata!

KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)

Kepala Rumah Tangga Eks-Jampidsus Febrie Tewas Misterius, Sengaja Dihabisi?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Antisipasi Kebakaran Hutan, Jateng Bentuk Satgas Karhutla

Juli 17, 2026
Olahraga

Jateng Runner Up Kejurnas Taekwondo

April 27, 2026
Ekonomi

Kota Lama Makin Hidup, Bodjong Night Market Buka Sampai Subuh

April 19, 2026
Bajaj lagi ngaspal di jalanan Kota Semarang.
Ekonomi

Bajaj Lagi Naik Kelas: dari Kendaraan Jadul ke Transportasi Digital

Desember 17, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Luthfi Warning BUMD: Kreatif atau Dievaluasi!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?