Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Saat 2.500 Langkah Sunyi Menghidupkan Solo
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Saat 2.500 Langkah Sunyi Menghidupkan Solo

Bukan konser, bukan festival musik. Tapi ribuan orang rela memadati kawasan Pura Mangkunegaran, Surakarta, Selasa (16/6/2026) malam. Kirab Pusaka Malam 1 Suro kembali membuktikan kalau tradisi yang usianya ratusan tahun masih punya magnet kuat.

T. Budianto
Last updated: Juni 17, 2026 2:25 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
AIR JAMASAN: Warga berebut air jamasan pusaka pada acara Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Selasa (16/6/2026) malam. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA– Suasana khidmat menyelimuti kawasan Pura Mangkunegaran saat Kirab Pusaka Malam 1 Suro digelar pada Selasa (16/6/2026) malam. Ribuan warga memadati sepanjang rute kirab untuk menyaksikan salah satu tradisi budaya paling sakral di Jawa tersebut.

Sekda Provinsi Jateng, Sumarno hadir mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dalam prosesi tahunan itu. Menurutnya, Kirab Malam 1 Suro bukan sekadar agenda budaya, tetapi juga menjadi bukti bahwa tradisi mampu berjalan berdampingan dengan geliat ekonomi dan pariwisata.

“Kami dari Pemprov Jateng mengapresiasi Pura Mangkunegaran, karena ini merupakan bagian dari nguri-uri budaya dan tradisi,” kata Sumarno. Ia menilai antusiasme masyarakat yang memadati kawasan Mangkunegaran menjadi bukti bahwa budaya lokal masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat, meski hidup di tengah era digital.

Baca juga: Melenting Secara Kultural, Bambang Pacul Kini Jadi Kanjeng Pangeran Mangkunegaran

“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini juga menjadi pemicu pergerakan ekonomi di Kota Surakarta,” ujarnya. Kirab dimulai sekitar pukul 20.00 WIB setelah KGPAA Mangkunegara X memberikan aba-aba pemberangkatan. Enam pusaka yang sebelumnya menjalani prosesi jamasan dibawa keluar oleh para abdi dalem untuk dikirab mengelilingi Kota Surakarta.

Pusaka tersebut terdiri atas lima tombak dan satu pusaka yang ditempatkan dalam jodang atau kotak kaca. Seluruh peserta menjalani prosesi dengan berjalan tanpa alas kaki sambil melakukan laku tapa bisu, yakni berjalan dalam keheningan tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

Rute kirab dimulai dari Pura Mangkunegaran menuju Ngarsopuro melalui Jalan Diponegoro, kemudian melintasi Jalan Slamet Riyadi, Jalan Kartini, Jalan RM Said, Jalan Teuku Umar, sebelum kembali lagi ke Pura Mangkunegaran.

Tamu Undangan

Tahun ini, sekitar 10.000 tamu undangan hadir dalam acara tersebut, sementara sekitar 2.500 peserta ikut berjalan dalam kirab. Mereka berasal dari keluarga besar Mangkunegaran, masyarakat umum, pejabat pemerintah, hingga sejumlah tokoh nasional.

Bagi Pemprov Jateng, pelestarian budaya seperti ini merupakan bagian dari upaya menjaga identitas daerah sekaligus mengembangkan potensi wisata budaya.

“Apa yang dilakukan teman-teman di Kasunanan maupun Mangkunegaran menjadi bagian dari program Pemprov Jateng juga. Karena itu kegiatan-kegiatan budaya seperti ini terus kita fasilitasi dan dukung,” ujar Sumarno.

Baca juga: Hadiri Jumenengan Mangkunegara X, Respati Gaspol Kolaborasi Budaya di Solo

Usai kirab berakhir, perhatian masyarakat beralih ke prosesi pembagian air jamasan pusaka. Air yang digunakan untuk membersihkan pusaka dipercaya membawa berkah sehingga banyak warga rela mengantre untuk mendapatkannya.

Salah satunya Marimin (54), warga yang sengaja datang demi membawa pulang air jamasan. “Tadi ambil air jamasan. Buat minum, mencari berkah dari sini,” katanya singkat.

Di saat banyak tradisi perlahan kehilangan penonton karena kalah bersaing dengan layar ponsel, Kirab Malam 1 Suro justru membuktikan hal sebaliknya. Budaya ternyata tak pernah benar-benar sepi, asalkan terus dirawat. Sebab pusaka yang paling berharga bukan hanya tombak atau keris, melainkan tradisi yang masih sanggup membuat ribuan orang rela berjalan dalam diam di tengah dunia yang semakin berisik. (tebe)

You Might Also Like

PDIP Sragen Pasang Target Tinggi di 2029: Rebut Lagi Kursi Bupati, Borong 20 Kursi DPRD

Solo Darurat Sampah? Respati Serukan Gerakan Besar: Beresin Mulai dari Hulu!

Warga Antusias Ikut Pengobatan Gratis di Panti Marhaen, Messy: Serentak, Bakal Terus Diulang

Ngopi Diplomatik di Jakarta: Brunei Diajak Lirik Jateng

Partai Orba ‘Ngotot’ Pilkada Balik ke DPRD, Ini Parpol yang Merapat Masuk Barisan

TAGGED:headlinekeraton solokirab pusaka 1 suropemprov jatengsekda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Antisipasi Kekeringan, Puan Minta Pemerintah Siaga Air Bersih
Next Article Ray Redondo-Widodo C Putro Punya Misi Besar di PSIS

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Separuh Jemaah Haji Indonesia Sudah Mendarat Pulang Bertahap Ke Tanahair

Sekolah Gratis Jateng Makin Luas Ribuan Kursi Siap Menampung Siswa Baru

Libur Sekolah Dimulai Catat Lagi Jadwal Masuk Kelas Pertengahan Juli

Jangan Keburu Percaya Mitos Rambut Sehat Ternyata Begini Faktanya Sekarang

Mau Awet Muda? Liburan!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Tak Ada PHK PPPK Makassar Pilih Bertahan Di Tengah Tekanan

April 4, 2026
Politik

Banjarnegara Heboh, Ketua DPRD Anas Hidayat Mundur, Ternyata Ada Isu Tunjangan

September 21, 2025
Info

Luthfi: Mbah Dalhar Bukan Cuma Ulama, Tapi “Influencer” Persatuan Zaman Dulu

April 6, 2026
Hukum

Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Iko Unnes Dilempar Benda Tumpul Sebelum Terjatuh

September 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Saat 2.500 Langkah Sunyi Menghidupkan Solo
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?