Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Avtur Lebih Murah dari Harga Solar, Terbang Jadi Lebih Hemat dari Naik Mobil Diesel?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Avtur Lebih Murah dari Harga Solar, Terbang Jadi Lebih Hemat dari Naik Mobil Diesel?

R. Izra
Last updated: April 20, 2026 1:49 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi mobil diesel dan pesawat terbang. Harga avtur atau BBM untuk pesawat saat ini lebih mahal dari harga solar non-subsidi. (ai)
Ilustrasi mobil diesel dan pesawat terbang. Harga avtur atau BBM untuk pesawat saat ini lebih mahal dari harga solar non-subsidi. (ai)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi naik gila-gilan per Sabtu (18/4/2026). Bahkan kenaikannya hampir dua kali lipat dari harga sebelumnya.

Memang, untuk BBM subsidi harganya tak mengalami kenaikan. Sehingga, rakyat yang biasa menggunakan BBM subsidi tak begitu merasakan dampak kenaikan BBM non-subsidi.

Yang bikin terkejut, harga solar non-subsidi harganya lebih mahal dari avtur atau BBM untuk pesawat terbang. Wow! Fakta ini yang lagi ramai dibahas di medsos, dan bikin banyak orang auto kaget.

Bacaaja: Prabowo Mau Setop PLTD dan Putus Ketergantungan BBM
Bacaaja: Mulai April BBM Dibatasi, Pengisian Kini Ada Aturannya Baru

Per 18 April 2026, harga avtur untuk penerbangan domestik di Bandara Soekarno-Hatta (CGK) tercatat Rp23.551 per liter. Avtur memang termasuk BBM nonsubsidi yang harganya mengikuti pasar internasional.

Di sisi lain, harga solar industri (B40) yang digunakan truk dan kendaraan diesel komersial mencapai sekitar Rp30.550 per liter.

Sementara, harga solar non-subsidi jenis Pertamina Dex di wilayah DKI Jakarta dan sebagian besar wilayah Indonesia naik menjadi Rp23.900 per liter. Naik drastis dari harga sebelumnya Rp14.500.

Sedangkan harga Dexlite naik signifikan menjadi Rp23.600 per liter dari sebelumnya Rp14.200 per liter.

Mengapa avtur lebih murah?
Pertamina sebagai produsen utama avtur di Indonesia menjelaskan bahwa harga avtur domestik masih lebih kompetitif dibandingkan negara tetangga seperti Thailand (Rp29.518 per liter) dan Filipina (Rp25.326 per liter).

Namun jika dibandingkan dengan solar nonsubsidi untuk keperluan industri dan transportasi berat, avtur memang lebih murah.

Fenomena ini terjadi karena perbedaan pajak, pungutan, serta rantai pasok masing-masing bahan bakar. Avtur diproduksi dan didistribusikan khusus untuk penerbangan, sementara solar mengalami beban pajak dan distribusi yang berbeda.

Meski avtur lebih murah per liternya, konsumsi pesawat jauh lebih besar dibanding mobil. Itulah sebabnya biaya bahan bakar tetap menjadi komponen terbesar (sekitar 40%) dalam operasional maskapai penerbangan.

Saat ini, maskapai sedang memantau perkembangan harga avtur global. Jika kenaikan berlanjut, kemungkinan penyesuaian tarif tiket pesawat pun tak terhindarkan. (*)

You Might Also Like

Bukti MBG Dikelola Serampangan? Anak SD Kalbar Keracunan setelah Santap Menu Hiu Goreng

Kredit Diakalin, Bank DKI-Sritex Bikin Negara Tekor Rp180 Miliar

351 KK di Semarang Terendam Banjir, Dampak Tanggul Plumbon Jebol

Cemburu Keras! Istri Potong Kemaluan Suami hingga Tewas

Cerita Ngeri Mantan Awak Kapal, Menangis Sedih Lihat Jenazah Teman Disimpan di Freezer

TAGGED:avturBBMheadlinepesawat terbangsolar nonsubsidi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Fenomena “Trial by Netizen” dan Krisis Etika di Ruang Digital
Next Article Semarang Zoo Kasih HTM 10 Ribu + Pelajar Masuk Gratis

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RUWATAN - Massa Jateng Guyub meruqyah atau meruwat Kantor Gubernur Jawa Tengah, sebagai simbol tolak bala atas matinya nurani pemerintah.

Massa Jateng Guyub Kantor Gubernur, Tabur Bunga dan Dupa di 8 Penjuru

SIDANG KORUPSI--Enam kades dari Pati jadi saksi sidang terdakwa Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). (bae)

Sidang Sudewa Kupas Keterlibatan Anggota hingga Pimpinan DPRD Pati dalam Pengisian Perangkat Desa

Ketua DPD Gerindra Jateng, Sudaryono, resmi ditunjuk sebagai Kepala BGN.

Resmi! Istana Umumkan Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang

Urgensinya Apa? Puan Sorot Pengiriman 25 Kepala Daerah ke Singapura di Tengah Efisiensi Anggaran

AKSI DAMAI - Petani tembakau dari Temanggung dan sejumlah daerah lain di Indonesia menggelar aksi damai di depan kantor Kemenko PMK, desak pemerintah kaji ulang regulasi tembakau, terutama terkait pembatasan tar dan nikotin.

Desakan Petani Tembakau Menguat, Kemenko PMK Janji Kaji Ulang Aturan Pembatasan Tar dan Nikotin

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Investor Silakan Masuk, Luthfi: Tapi Jangan Lupa Warga Lokal

Mei 6, 2026
Fokus

Kerusakan Jalan Pascabanjir di Silayur Langsung Diperbaiki

Mei 16, 2026
Hukum

Dari Wamen Jadi Tersangka: Drama Immanuel Ebenezer & 10 Nama Lain di Skandal Sertifikat K3

Agustus 23, 2025
Ekonomi

Duit Retribusi Seret, Lapak PKL Simpang Lima Bakal Ditata Ulang

September 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Avtur Lebih Murah dari Harga Solar, Terbang Jadi Lebih Hemat dari Naik Mobil Diesel?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?