Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tiga Kursi Bintang Empat Jadi Kunci Tes Prabowo
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Tiga Kursi Bintang Empat Jadi Kunci Tes Prabowo

Nugroho P.
Last updated: Agustus 12, 2026 12:49 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Prabowo Subianto.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dinilai masih menghadapi pekerjaan rumah untuk memperkuat kendali politik di dalam pemerintahannya. Meski sudah mengantongi mandat konstitusional sebagai kepala negara, proses menyatukan seluruh kekuatan birokrasi dan lembaga strategis disebut belum sepenuhnya tuntas.

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah melihat indikator paling nyata ada pada susunan pejabat di sektor pertahanan, keamanan, dan penegakan hukum. Menurutnya, sejumlah posisi penting masih ditempati figur yang berasal dari era pemerintahan sebelumnya.

Jabatan Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung menjadi tiga posisi yang paling banyak disorot. Amir menilai keputusan Presiden terhadap kursi-kursi tersebut nantinya akan menjadi penanda arah konsolidasi pemerintah.

“Kalau nanti ada penyegaran di posisi strategis itu, publik bisa membaca bahwa Presiden mulai membangun timnya sendiri,” kata Amir, Senin (3/8).

Ia menjelaskan, kemenangan dalam pemilihan presiden memang memberikan hak penuh untuk memimpin pemerintahan. Namun, kekuatan politik tidak hanya diukur dari legitimasi hasil pemilu.

Menurut Amir, seorang presiden juga harus mampu membangun soliditas di lingkungan birokrasi, aparat keamanan, hingga institusi penegak hukum. Tanpa itu, pelaksanaan program pemerintah dinilai tidak akan berjalan maksimal.

Karena itu, kekuasaan secara konstitusi belum tentu langsung mencerminkan kekuatan politik yang utuh. Konsolidasi kelembagaan tetap menjadi bagian penting agar setiap kebijakan dapat dijalankan dengan efektif.

Amir juga menyoroti persepsi publik yang masih mengaitkan pemerintahan Prabowo dengan pengaruh Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Menurutnya, anggapan tersebut masih menjadi bahan pembicaraan di ruang publik.

Ia berpandangan persepsi itu perlu dijawab melalui langkah nyata, bukan sekadar pernyataan politik. Salah satunya dengan menunjukkan independensi dalam menentukan pejabat di posisi-posisi strategis.

Menurut Amir, keputusan melakukan rotasi atau pergantian pejabat merupakan hak prerogatif Presiden. Namun, kebijakan itu juga akan menjadi pesan politik yang dibaca publik maupun elite pemerintahan.

Pada akhirnya, seluruh keputusan tetap berada di tangan Presiden Prabowo. Waktu dan arah kebijakan yang diambil nantinya diyakini akan menjadi penentu seberapa kuat fondasi pemerintahannya dalam membangun konsolidasi kekuasaan ke depan. (*)

You Might Also Like

Adi Prayitno: Pinka Punya Magnet Politik Kuat, Efek Trah Soekarno Masih Nendang

Reformasi Belum Selesai! Aksi Mahasiswa Semarang Sorot Nasib Demokrasi dan UU Polri

Mahfud MD Sorot Pernyataan Prabowo soal Keracunan MBG: Nyawa Orang Gak Bisa Diukur Angka

Pemprov Jateng Kebut Perbaikan Hingga Akhir 2025

Sempat Bikin Gaduh, Menag Luruskan Soal Zakat

TAGGED:jaksa agungkapolripanglima TNIPrabowo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PELUNCURAN KONSEP BARU - Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) BEM Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (Unnes) 2026 resmi meluncurkan konsep Sport Adventure Area di kawasan Embung Balong, Sabtu (2/8/2026). Mahasiswa Unnes Sulap Embung Balong Desa Sepakung Jadi Surga Sport Adventure
Next Article Ilustrasi petugas SPPG sedang menyiapkan MBG. Keracunan MBG di SMKN 6 Semarang Berbuntut Panjang, BGN Pecat 137 Kepala SPPG

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jangan Asal Klik! Anak SMP Temanggung Diingatkan, Radikalisme Bisa Menyelinap Lewat Medsos dan Gim Online

Jelang Penetapan UMP-UMK 2027, Buruh Curhat ke Ahmad Luthfi

DWS Soroti Penyadapan Prabowo, Sebut Mengarah ke Makar jika Unsur Pidana Terpenuhi

Ilustrasi upah buruh yang belum mencukupi kebutuhan hidup layak (KHL).

Buruh Jateng Desak Perubahan Kebijakan 2027: Upah Layak Bukan Bonus!

Kader Posyandu Diminta Bantu Deteksi Stunting dan Anak Putus Sekolah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nasional

Tamu dari Beijing Datang, Puan Curhat Soal Banjir & Drama Dunia

Desember 3, 2025
Daerah

Sorotan Baru soal Tambang Liar di Lereng Slamet

Desember 7, 2025
Daerah

Dulu Kayu, Sekarang Beton: Jembatan Persen Gunungpati Naik Kelas

Januari 22, 2026
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengaku bahwa tunjangan rumah Rp50 juta per bulan bagi anggota DPR RI lebih efisien. Foto: dok.humas
NasionalPolitik

Tunjangan Rumah DPR Rp50 Juta: Katanya Efisien, Nyatanya Rakyat Masih Ngekos di Hati Sendiri

Agustus 20, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tiga Kursi Bintang Empat Jadi Kunci Tes Prabowo
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?