Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kebagian Rp42 Miliar, Jalur Pacitan-Ponorogo Masuk Prioritas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kebagian Rp42 Miliar, Jalur Pacitan-Ponorogo Masuk Prioritas

Bagi warga Wonogiri, jalan rusak bukan sekadar soal kenyamanan. Lubang, aspal bergelombang, hingga jalur perbatasan yang aus sudah lama menjadi cerita sehari-hari para pengendara.

T. Budianto
Last updated: Juni 16, 2026 5:23 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
PERBAIKAN JALAN: Pejabat DPUPR Kabupaten Wonogiri mengecek ruas jalur menuju Ponorogo yang akan diperbaiki tahun ini. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, WONOGIRI- Sejumlah ruas jalan provinsi yang menjadi urat nadi penghubung Kabupaten Wonogiri dengan Jatim dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bakal mendapatkan penanganan prioritas tahun ini.

Kebijakan tersebut muncul setelah Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menerbitkan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) yang mengalokasikan tambahan anggaran pembangunan infrastruktur jalan di berbagai wilayah.

Dampaknya cukup signifikan bagi Wonogiri. Jika sebelumnya alokasi perbaikan jalan provinsi hanya sekitar Rp9,4 miliar, kini angkanya melonjak menjadi Rp42 miliar.

Tambahan anggaran tersebut merupakan bagian dari realokasi dana sebesar Rp200 miliar yang disiapkan Pemprov Jateng untuk mempercepat penanganan jalan provinsi yang mengalami kerusakan.

Kepala DPUPR Jateng, Henggar Budi Anggoro mengatakan, tambahan anggaran itu akan digunakan untuk enam paket pekerjaan yang tersebar di sejumlah ruas strategis.

Baca juga: Wagub Pastikan Perbaikan Jalan di Jateng Rampung H-10 Lebaran

“Di Kabupaten Wonogiri ini kalau anggaran awal ditambah alokasi dari Perkada, maka menjadi Rp42 miliar. Anggaran ini untuk enam paket di sejumlah ruas jalan,” ujarnya saat meninjau ruas Ngadirojo-Giriwoyo, Senin (15/6/2026).

Salah satu ruas yang menjadi prioritas adalah jalan Ngadirojo-Biting yang berbatasan langsung dengan Jatim. Jalur sepanjang sekitar 40 kilometer itu menjadi akses penting menuju Ponorogo.

Selain itu, ruas Ngadirojo-Giriwoyo juga masuk dalam daftar prioritas dengan pekerjaan berupa betonisasi dan pengaspalan dua lapis. Jalan sepanjang 37 kilometer tersebut menjadi penghubung langsung menuju jalur nasional di Pacitan.

Pekerjaan Fisik

Ruas lain yang akan mendapatkan penanganan adalah jalan Wonogiri-Manyaran-Blimbing yang mengarah ke wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Menurut Henggar, tingkat kemantapan jalan provinsi di Wonogiri mengalami penurunan cukup signifikan sepanjang tahun ini.

Faktor usia jalan, tingginya lalu lintas kendaraan, curah hujan yang panjang hingga kondisi tanah yang labil menjadi penyebab utama kerusakan. Pekerjaan fisik direncanakan mulai berjalan pada akhir Juli atau awal Agustus 2026.

“Gubernur ingin jalan-jalan provinsi digenjot pembangunanya. Maka dengan kebijakan alokasi tambahan ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas jalan dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat,” katanya.

Kepala DPUPR Kabupaten Wonogiri, Prihadi Ariyanto menyambut baik tambahan anggaran tersebut. Ia berharap proses pembangunan dapat segera berjalan sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

“Terima kasih kepada Gubernur mengalokasikan pembangunan jalan di Wonogiri. Setelah jadi, bisa bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan warga dan jalan dirawat bersama-sama,” ujarnya.

Baca juga: Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Relokasi Anggaran Rp200 M: Mempercepat Perbaikan Jalan

Kabar itu juga disambut positif oleh warga. Surya, salah seorang warga Ngadirojo, mengaku kondisi jalan yang berlubang selama ini sering merugikan pengguna jalan. Menurutnya, tidak sedikit pengendara yang mengalami ban bocor akibat terperosok ke lubang-lubang yang cukup dalam di sepanjang jalur tersebut.

Sebelumnya, Gubernur Ahmad Luthfi memang memutuskan melakukan realokasi anggaran sekitar Rp200 miliar untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi yang rusak akibat musim hujan panjang hingga awal 2026.

Langkah itu dilakukan untuk mengembalikan tingkat kemantapan jalan provinsi di Jateng sekaligus memperbaiki ruas-ruas yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Bagi sebagian warga Wonogiri, kabar perbaikan jalan mungkin terdengar lebih membahagiakan daripada diskon belanja. Sebab selama ini lubang-lubang di jalan sudah begitu akrab, sampai-sampai pengendara hafal letaknya seperti menghafal alamat rumah sendiri. Jika nanti jalannya benar-benar mulus, mungkin yang paling kaget justru shockbreaker motor yang akhirnya bisa pensiun dari kerja lembur. (tebe)

You Might Also Like

Parkir Ramai, Duit Sepi? DPRD: Ada yang Nggak Beres

Pura-Pura Pinjam Mobil, Emas Warga Banjarnegara Raib

Viral! SD di Ende Mau Digusur Demi Kopdes Merah Putih, Alat Berat Dikawal Oknum TNI

Polisi Ubah TKP Kecelakaan, Puskampol: Pertebal Kejanggalan Kematian Iko Juliant

Pelajar 14 Tahun Tewas Usai Diduga Dipukul Kayu

TAGGED:headlinepemprov jatengperbaikan jalanpupr
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng Juara Urusan Tanah Wakaf, 73 Persen Sudah Bersertifikat
Next Article Gabung PSIS, Syahrian Abimanyu Kirim Pesan untuk Suporter

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KEBAKARAN--Lahan di sekitar rel kereta jalur Kapuan-Cepu wilayah Daop 4 Semarang terbakar pada Minggu (6/9/2026). (ist)

5 Kebakaran Muncul di Are Rel Kereta, Bikin KAI Daop 4 Semarang Waspada

SENGKETA - Sengketa Taman Sriwedari memanas setelah rencana pendirian Sekber ahli waris mendapat penolakan.

Foksri Bantah Rintangi Pendirian Sekber Ahli Waris Sriwedari: Panggung Seni Bukan untuk Menghalangi

Sawah Jangan Sampai Hilang, Jateng Minta Pusat Turun Tangan

Empat Aturan Masuk “Bengkel” DPRD Semarang

RAZIA SEL--Petugas menggeledah barang milik warga binaan dalam razia di area Lapas Semarang, Selasa (15/9/2025). (ist)

Senjata Rakitan hingga Alat Pemanas, Temuan saat Razia Sel Napi Lapas Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

GEMPAT NTT - Warga di NTT menunjukkan kerusakan rumah terdampak gempa, Sabtu (15/8/2026).
Info

Ada 37 Gempa Susulan Guncang NTT, BNPB: Dua Korban Jiwa di Sikka

Agustus 15, 2026
Mantan Rektor UGM Prof. Sofian Effendi.
Unik

Eks Rektor UGM Bongkar Dugaan Kejanggalan Gelar Sarjana Jokowi: Tak Pernah Lulus S1?

Juli 17, 2025
Pendidikan

Mahasiswa Internasional Ikut Nongkrong di Perpustakaan Desa Campuranom

Juni 2, 2026
Ilustrasi tindak pidana pencucian uang (TPPU) atau money laundry. (narakita/grafis/tera)
Hukum

Cuci Uang Hasil Korupsi Sawit Ditjen Bea Cukai? Kejagung Geledah Money Changer di Mal Jakarta

Januari 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kebagian Rp42 Miliar, Jalur Pacitan-Ponorogo Masuk Prioritas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?