Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ngamuk di Tipikor Semarang, Gus Yazid Seret Nama Prabowo dan Sri Mulyani
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Ngamuk di Tipikor Semarang, Gus Yazid Seret Nama Prabowo dan Sri Mulyani

“Berani tidak itu kejaksaan memanggil Pak Prabowo Subianto yang sekarang presiden? Berani enggak manggil? Berani enggak manggil Bu Sri Mulyani yang Menteri Keuangan?”

R. Izra
Last updated: Juni 4, 2026 8:24 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
TANTANG JAKSA--Gus Yazid menantang jaksa menghadirkan Sri Mulyani hingga Prabowo di sidang kasus TPPU jual beli lahan Cilacap, Rabu (3/7/2026). (bae)
TANTANG JAKSA--Gus Yazid menantang jaksa menghadirkan Sri Mulyani hingga Prabowo di sidang kasus TPPU jual beli lahan Cilacap, Rabu (3/7/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Usai eksepsinya ditolak hakim, Gus Yazid langsung melontarkan tantangan ke jaksa. Terdakwa kasus dugaan pencucian uang itu meminta penyidik berani memeriksa Presiden Prabowo Subianto dan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Pernyataan itu disampaikan setelah sidang putusan sela di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (3/6/2026). Menurutnya, ada sejumlah hal yang perlu dibuka agar perkara ini terang.

“Berani tidak itu kejaksaan memanggil Pak Prabowo Subianto yang sekarang presiden? Berani enggak manggil? Berani enggak manggil Bu Sri Mulyani yang Menteri Keuangan?” kata Gus Yazid.

Bacaaja: Gus Yazid Kembali Koar-koar di Pengadilan Tipikor: Eks-Pangdam Diponegoro Sudah Ditahan
Bacaaja: Hukuman Diperberat, Andhi Pusing Mikir Cara Balikin Rp152 Miliar Duit Korupsi ke Pemda Cilacap

Gus Yazid menyoroti status lahan yang menjadi sumber perkara korupsi. Ia mempertanyakan mengapa aset yang disebut milik Kodam IV/Diponegoro tidak tercatat sebagai aset negara.

“Kenapa aset ini kok tidak didaftarkan?” ujarnya.

Kuasa hukumnya, Zainal Petir, mengatakan permintaan memeriksa Sri Mulyani berkaitan dengan administrasi aset negara. Menurutnya, jika lahan tersebut memang aset milik Kodam, seharusnya juga tercatat dalam sistem aset pemerintah.

“Kalau Sri Mulyani waktu itu Menteri Keuangan. Jadi kalau Menteri Keuangan itu kan kaitan dengan aset. Aset yang dimiliki oleh Kodam itu mestinya didaftarkan,” kata Zainal.

Ia menilai ada hal yang perlu dijelaskan dalam perkara ini. Sebab aset yang sebelumnya disebut milik Kodam justru bisa berpindah ke pihak swasta.

“Ini ada aset punya Kodam kok kemudian bisa menjadi milik swasta. Kemudian sekarang dianggap lagi bahwa itu tetap asetnya Kodam. Lah kenapa kok tidak dicatat?” ujarnya.

Selain itu, Gus Yazid juga sempat menyinggung Prabowo. Ia meminta Presiden menepati pernyataan soal pengampunan bagi pihak yang mengembalikan kerugian negara.

“Pak Prabowo, ingat saya enggak? Sampeyan presiden omon-omon bukan? Kalau sampean bukan presiden omon-omon, tepatin janji sampean,” kata Gus Yazid.

Ia bahkan mengaku pernah menjadi bagian dari tim pemenangan Prabowo. Karena itu, dia meminta agar seluruh fakta dibuka dalam persidangan.

“Karena kan saya tim suksesnya Pak Prabowo. Uang (yang saya terima) itu sudah saya berlakukan untuk pengobatan gratis waktu pemenangan Pak Prabowo,” kata Gus Yazid. (bae)

You Might Also Like

Bukannya Ikan, Tiga Nelayan Juwana Kegep Bawa Burung Langka

Eks Buruh Sritex Bilang Kerja Kurator Lambat Kayak Kura-kura, PN Semarang: Ada Peluang Diganti!

Nama Sherly Tjoanda Mencuat, KPK Kejar Jejak Suap Pajak Nikel

Nyolong Emas Demi Operasi Plastik Hidung, Ada-ada Saja..

Idulfitri 2026:  8.872 Warga Binaan di Jateng Terima Remisi Khusus, 57 Langsung Bebas Penjara

TAGGED:gus yazidkorupsi bumd cilacapPrabowosri mulyanitppu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PERSIAPAN PUNCAK HAN - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Sumatera Utara audiensi dengan Gubernur Sumut, untuk mematangkan persiapan Puncak Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang bakal digelar di Pulau Samosir pada 24–26 Juli 2026 mendatang. Audiensi IDAI Sumut-Gubernur, Puncak Hari Anak Nasional 2026 Bakal Digelar di Samosir
Next Article BERI KETERAGAN - Kepala Dinkes Semarang, Abdul hakam, memberi keterangan kepada sejumlah awak media. (dul) LIDYA DIMARI Jadi Andalan, Pasien HIV dari Luar Kota Ikut Berobat ke Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Ini Kebakaran atau Pembakaran Ya?” Ganjar Usul 5 Langkah Tangani Bencana Karhutla di Indonesia

Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol) sedang bekerja mengantar penumpang di tengah kepadatan arus lalu lintas kota.

Cerita dan Harapan Riyan, Ojol di Semarang yang Sambut Baik Revisi UU LLAJ

Akankah Kita Benar-Benar Kehabisan Udara Segar?

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (ist)

PCNU Nias Serahkan Uang Rp250 Juta ke KPK, Diduga Terkait Risywah Muktamar NU di Jombang

PENANGKAPAN EKS-NAPITER -- Kolase foto eks-napiter pelaku pembakaran mi babi di Sukoharjo (kiri) dan petugas yang melakukan penangkapan. (ist)

Dua Polisi Terluka saat Tangkap Eks-Napiter Pembakar Warung Mi Babi di Sukoharjo

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (ist)
Hukum

Siapa Tersangka OTT KPK di Cilacap? 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Termasuk Bupati dan Sekda

Maret 14, 2026
Hukum

Motor Listrik MBG Disorot, Lima Orang Jadi Tersangka

Oktober 2, 2026
Eks-Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut langsung ditahan KPK setelah diperiksa sebagai tersangka, Kamis (12/3/2026).
Hukum

BREAKING NEWS: Gus Yaqut Resmi Ditahan KPK, Eks-Menag Pakai Rompi Orange

Maret 12, 2026
Dwi Hartono, founder Guruku, diduga otak di balik pembunuhan Kacab Pembantu BRI Cempaka Putih, Ilham.
Hukum

IG-nya Banjir Hujatan, Dwi Hartono Founder Platfrom ‘Guruku’ Jadi Otak Pembunuhan Kacab BRI,

Agustus 26, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ngamuk di Tipikor Semarang, Gus Yazid Seret Nama Prabowo dan Sri Mulyani
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?