Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ngeri! Istri Eks-Pangdam Widi Ungkap Aliran Duit Korupsi Rp18,5 M Buat Kampanye Prabowo
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Ngeri! Istri Eks-Pangdam Widi Ungkap Aliran Duit Korupsi Rp18,5 M Buat Kampanye Prabowo

Novita, isti mantan Pangam IV/Diponegoro Widi Prasetijono, mengaku menyerahkan uang dari aliran korupsi BUMD Cilacap Rp18,5 M untuk kampanye Prabowo-Gibran.

R. Izra
Last updated: Juni 16, 2026 4:37 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
SAKSI SIDANG--Istri mantan Pangdam IV/Diponegoro Letjen TNI Widi Prasetijono, Novita Permatasari (batik) difoto usai bersaksi di sidang pencucian uang korupsi, Senin (15/6/2026). (bae)
SAKSI SIDANG--Istri mantan Pangdam IV/Diponegoro Letjen TNI Widi Prasetijono, Novita Permatasari (batik) difoto usai bersaksi di sidang pencucian uang korupsi, Senin (15/6/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Makin buka-bukaan. Novita Permatasari, istri mantan Pangdam IV/Diponegoro Letjen TNI Widi Prasetijono, mengungkap adanya aliran uang korupsi untuk kampanye Prabowo-Gibran.

Di depan majelis hakim, Novita mengaku pernah menerima transfer uang sekitar Rp21 miliar dari pengusaha Andhi Nur Huda.

Menurutnya, uang itu ditujukan untuk membantu kampanye pemenangan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.

Bacaaja: Jenderal TNI Eks-Ajudan Jokowi Ditahan, Skandal Mega Korupsi BUMD Cilacap
Bacaaja: 2 Orang Berbaju Loreng Cawe-cawe Rapat Pembelian Lahan BUMD Cilacap, Siapa Mereka?

“Itu untuk kepentingan pemenangan Pilpres Pak Prabowo,” kata Novita saat menjadi saksi terdakwa Andhi dan Gus Yazid di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (15/6/2026).

Novita mengaku bersedia menampung dana tersebut karena ingin ikut berkontribusi dalam pemenangan Prabowo.

Saat itu, kata dia, belum ada penetapan calon wakil presiden sehingga fokus dukungan masih untuk Prabowo.

Saat dicecar kuasa hukum Gus Yazid, Zainal Petir, Novita merinci penggunaan uang tersebut. Dari total Rp21 miliar yang diterima, sekitar Rp18,5 miliar disebut khusus untuk kegiatan pemenangan Pilpres.

Sementara sisanya sekitar Rp2,5 miliar dipakai membangun rumah dinas yang ditempati suaminya di kawasan Jalan S. Parman.

Novita juga bercerita lebih lanjut, menyerahkan dana Rp18,5 miliar itu kepada Gus Yazid. Ia bahkan menambahkan sekitar Rp1,5 miliar dari uang pribadinya sehingga total dana yang disalurkan mencapai sekitar Rp20 miliar.

Penyerahan uang itu dilakukan melalui Arif yang merupakan adik iparnya.

Menurut Novita, dana tersebut dipakai untuk berbagai kegiatan sosial yang diklaim sebagai bagian dari pemenangan, seperti pengobatan gratis hingga bakti sosial.

Terlibat dalam pemenangan Prabowo-Gibran agar karir Widi moncer

Saat ditanya apakah penggunaan uang itu dilaporkan, Novita menjawab Gus Yazid rutin memberikan laporan. Ia mengaku ikut terlibat dalam penggalangan dukungan karena berharap karier suaminya ikut terdongkrak jika Prabowo menang.

“Saya ingin karier suami naik,” katanya.

Kasus yang menjerat Gus Yazid sendiri merupakan pengembangan dari dugaan korupsi pengadaan lahan sekitar 700 hektare di kawasan Carui, Cilacap.

Jaksa menduga sekitar Rp20 miliar hasil transaksi lahan BUMD tersebut diterima atau dikuasai Gus Yazid, lalu menjadi objek dakwaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). (bae)

You Might Also Like

Protes Cik Mel dalam Sidang Kasus Korupsi BNI: Kenapa Cuma Saya?

Prabowo Reshuffle Kabinet: Dudung Jadi Kepala KSP, Hasan dan Karding Masuk Lagi

Kedua Ortu Chiko Polisi, Bagaimana Nasib Penanganan Kasusnya?

KPK Grebek Kantor Pajak, Gatot Subroto Mendadak Tegang

Duduk Semeja dengan Israel, Indonesia Setuju Bayar Iuran Board of Peace Hampir Rp17 Triliun

TAGGED:aliran danaheadlinekampanyekorupsi bumd cilacapletjen widi prasetijononovitapangdam iv/diponegoroprabowo gibrantppu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Malam 1 Muharam di Dongos: Obor Menyala, Semangat Hijrah Dikobarkan
Next Article Budiman Cs Didatangi Mahasiswa, Forum Diskusi Berubah Jadi Adu Argumen

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tak Mau Kalah dari Game Online, Xiangqi Kudus Bidik Pelajar

Warga Ambal Diajak Sigap Hadapi Ancaman Longsor

Bupati Nonaktif Cilacap Minta Dibebaskan: “Saya Tak Pernah Perintah Kumpulkan THR”

Agustina Ajak Kafilah MTQ Keliling Semarang

PTUN Semarang Buka Bantuan Hukum Gratis

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kabupaten Magelang meluncurkan program angkutan sekolah gratis yang bukan hanya menjawab persoalan transportasi, tapi juga menyentuh aspek keselamatan pelajar, akses pendidikan, dan keberlanjutan angkutan umum.
Opini

Inovasi Pro Rakyat: Kabupaten Magelang Wujudkan Angkutan Pelajar Gratis

September 18, 2025
Daerah

Bayar Sampah di Semarang Sekarang Nggak Tunai Lagi

Mei 14, 2026
Info

Ziarah ke Makam Kartini: Perempuan Nggak Cukup Pintar, Harus Punya Arah

April 22, 2026
Daerah

Rowo Jombor Disiapkan Jadi Destinasi Ekowisata Tahunan, Gibran Tebar 50 Ribu Benih Ikan

Juli 9, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ngeri! Istri Eks-Pangdam Widi Ungkap Aliran Duit Korupsi Rp18,5 M Buat Kampanye Prabowo
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?