Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Polisi Apaan, Suruh Jaga Malah Selundupin Vape Narkoba
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Polisi Apaan, Suruh Jaga Malah Selundupin Vape Narkoba

Anggota polisi tersebut diketahui berinisial Briptu Johan alias Apek. Ia merupakan personel Polresta Barelang yang kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah diamankan petugas saat tiba dari luar negeri melalui jalur laut.

Nugroho P.
Last updated: Juni 3, 2026 10:04 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Polisi yang selundupkan vape narkoba.
SHARE

BACAAJA, RIAU – Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun mendadak jadi sorotan setelah petugas Bea Cukai mengungkap dugaan penyelundupan puluhan cartridge vape yang diduga mengandung zat etomidate. Yang bikin publik makin terkejut, orang yang diamankan dalam kasus ini bukan warga biasa, melainkan seorang anggota kepolisian aktif yang bertugas di wilayah Kepulauan Riau.

Anggota polisi tersebut diketahui berinisial Briptu Johan alias Apek. Ia merupakan personel Polresta Barelang yang kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah diamankan petugas saat tiba dari luar negeri melalui jalur laut.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa siang, 26 Mei 2026. Saat itu Tim Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Tanjung Balai Karimun sedang menjalankan pengawasan rutin terhadap para penumpang internasional yang baru tiba di pelabuhan.

Pemeriksaan yang awalnya berlangsung seperti biasa mendadak berubah menjadi temuan besar. Petugas menemukan puluhan cartridge vape yang diduga mengandung etomidate, zat yang belakangan sering dikaitkan dengan peredaran vape ilegal dari luar negeri.

Dari hasil pemeriksaan, total terdapat 50 cartridge yang diamankan. Rinciannya terdiri dari 20 cartridge bermerek THUGS dan 30 cartridge bermerek WANG LAI. Seluruh barang tersebut langsung disita untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Informasi yang berkembang menyebutkan barang-barang tersebut dibawa dari Johor, Malaysia. Jalur yang digunakan adalah transportasi laut yang menghubungkan wilayah Malaysia dengan Kabupaten Karimun, salah satu pintu masuk internasional di Kepulauan Riau.

Temuan ini langsung menarik perhatian karena pelakunya merupakan aparat penegak hukum. Di tengah upaya pemberantasan penyelundupan dan peredaran barang ilegal, justru muncul dugaan keterlibatan oknum yang seharusnya ikut menjaga keamanan dan penegakan hukum.

Kabar penangkapan tersebut akhirnya dikonfirmasi oleh Kapolres Karimun, Yunita Stevani. Ia membenarkan bahwa anggota Polresta Barelang yang diamankan kini sedang menjalani proses hukum.

Menurut Yunita, status hukum yang bersangkutan sudah meningkat. Penyidik telah menetapkan Briptu Johan sebagai tersangka setelah dilakukan pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti.

“Ya benar, saat ini masih dalam proses penyidikan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Yunita saat memberikan keterangan kepada awak media.

Penetapan tersangka tersebut menjadi babak baru dalam pengungkapan kasus yang kini masih terus dikembangkan. Aparat tidak hanya fokus pada barang bukti yang ditemukan, tetapi juga berupaya menelusuri jaringan yang diduga terlibat di balik pengiriman vape tersebut.

Penyidik mendalami apakah puluhan cartridge itu hanya dibawa untuk kepentingan pribadi atau merupakan bagian dari rantai distribusi yang lebih besar. Dugaan adanya pemesan maupun penerima barang kini menjadi salah satu fokus utama penyelidikan.

Perhatian aparat juga tertuju pada zat etomidate yang terkandung dalam cartridge tersebut. Dalam dunia medis, etomidate dikenal sebagai obat anestesi yang digunakan dalam tindakan tertentu dengan pengawasan ketat tenaga kesehatan.

Namun dalam beberapa waktu terakhir, nama etomidate sering muncul dalam berbagai kasus penyelundupan vape ilegal. Cairan yang dicampur zat tersebut diduga disalahgunakan untuk mendapatkan efek tertentu yang berisiko bagi kesehatan pengguna.

Fenomena ini membuat aparat semakin memperketat pengawasan di sejumlah pelabuhan internasional. Jalur masuk dari negara tetangga menjadi perhatian karena beberapa kali ditemukan barang serupa yang masuk secara ilegal ke Indonesia.

Kasus yang menjerat Briptu Johan juga memunculkan pertanyaan publik mengenai bagaimana barang tersebut bisa dibawa melintasi perbatasan. Karena itu, penyidik masih terus menggali keterangan dari tersangka untuk mengungkap jalur distribusi dan pihak-pihak yang terkait.

Selain menelusuri asal-usul barang, aparat juga mendalami tujuan pengiriman cartridge vape tersebut. Apakah akan diedarkan di wilayah Kepulauan Riau atau dikirim ke daerah lain masih menjadi bagian dari investigasi yang berjalan.

Tak menutup kemungkinan, penyidik akan memeriksa pihak lain apabila ditemukan keterkaitan dalam proses pemesanan maupun distribusi barang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh jaringan yang terlibat dapat terungkap.

Kasus ini menjadi pukulan tersendiri karena melibatkan seorang anggota kepolisian. Di tengah tuntutan publik terhadap integritas aparat, kejadian semacam ini tentu menjadi perhatian serius dan berpotensi memengaruhi kepercayaan masyarakat.

Meski demikian, proses hukum yang berjalan menunjukkan bahwa penindakan tetap dilakukan tanpa memandang profesi maupun jabatan. Ketika ditemukan dugaan pelanggaran hukum, setiap orang tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Saat ini penyidikan masih berlangsung dan aparat terus mengumpulkan berbagai informasi tambahan. Publik pun menunggu hasil pengembangan kasus tersebut, termasuk kemungkinan terbongkarnya jaringan penyelundupan vape mengandung etomidate yang diduga beroperasi lintas negara.

Dari sebuah pemeriksaan rutin di pelabuhan, kasus ini berkembang menjadi sorotan besar. Bukan hanya karena barang yang dibawa, tetapi juga karena sosok yang diduga terlibat justru berasal dari institusi yang selama ini berada di garis depan penegakan hukum. (*)

You Might Also Like

Jaksa Nggak Mau Bebaskan Terdakwa Korupsi Kakao UGM

Jualan Bahan Petasan di TikTok, Pelaku Dibekuk di Jatim

RUU KUHAP Baru: Penegakan Hukum Lebih Manusiawi, Hak Tersangka dan Korban Diperkuat!

Saling Sleding! Polda Jateng Minta Pengelola SPPG Polri Tak Penuhi Panggilan Kejaksaan

Mahasiswa Untag Kenang Dosen Levi Ceria dan Friendly, Desak Polisi Usut Tuntas

TAGGED:polisiulah polisivapevape narkoba
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article DADAN DITAHAN - Eks-Kepala BGN Dadan Hindayana langsung ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu (3/6/2026). (Tangkapan Layar Kompas TV) Ternyata Barang-barang Ini yang Buat Dadan CS Diseret Kejagung
Next Article Jalur Prestasi Kini Punya Racikan Baru, TKA Ikut Menentukan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Megawati: “Kudatuli Bukan Debu Sejarah, Itu Luka Demokrasi yang Belum Selesai”

PB Ismapeti Pilih Turun ke Panti Demi Gizi Tepat Sasaran

Ribuan Atlet Muda Siap Adu Gengsi di POPDA

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Pasang Alarm buat Proyek Kipas Kopdes

Ilustrasi desa tertinggal di Jateng, tak mempunyai akses jalan yang layak dilintasi.

Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Jateng, Tapi Rob dan Akses Masih Jadi PR

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SETOR UANG--Kontraktor Ferry Septha Indrianto alias Ferry Gareng beranjak usai menjadi saksi sidang korupsi terdakwa Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (6/7/2026). (bae)
Hukum

Kontraktor Ngaku Setor Duit Rp125 Juta ke “Orangnya” Sudewo untuk Garap Proyek Ini

Juli 6, 2026
Hukum

Kacau Nih, Pejabat Klaten Bancakan Duit Sewa Plasa

Desember 4, 2025
TAK KUAT MENAHAN HARU - Beny Riswandi langsung sujud syukur saat divonis bebas, Kamis (7/5/2026). (bae)
Hukum

Akhir Manis Kasus Sritex, Beny Sujud Syukur di Depan Hakim setelah Vonis Bebas

Mei 7, 2026
BELI CELURIT--Polisi menyita celurit jenis corbek yang dibeli pelajar di Kabupaten Semarang. (ist)
Hukum

Tingkah Pelajar Semarang Beli Celurit 1,5 Meter, Berujung Nangis Diciduk Polisi

Mei 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Polisi Apaan, Suruh Jaga Malah Selundupin Vape Narkoba
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?