BACAAJA, SEMARANG- Wali Kota Semarang melepas pawai taaruf MTQ Nasional XXXI di depan Balai Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026). Pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera atau flag off sebelum rombongan peserta bergerak satu per satu.
Pawai ini diikuti kafilah dari 38 provinsi se-Indonesia. Setiap rombongan tampil dengan busana khas daerah serta membawa mobil hias yang menampilkan ikon, rumah adat hingga satwa khas daerah masing-masing.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengatakan pawai taaruf menjadi bagian penting dalam rangkaian MTQ Nasional XXXI karena Kota Semarang dipercaya sebagai tuan rumah.
Baca juga: Jelang Pawai MTQ, PKL Depan Kantor Gubernur Jateng Disterilkan
“Ini sangat bermakna bagi Kota Semarang karena kita menjadi tuan rumah perhelatan besar MTQ ke-31. Kota Semarang bersiap sangat siap,” katanya.
Selain kafilah, pawai juga dimeriahkan marching band dari Ponpes Salafiyah dengan sekitar 100 personel. Ada pula perwakilan Kemenag, Masjid Agung Semarang, serta banyak penampil musik hadroh.
Berbagai mobil hias kemudian bergerak secara bergantian. Sejumlah kafilah menampilkan replika masjid dari Sumatera Utara, ornamen pengantin Aceh, hingga burung cenderawasih dan gubuk adat dari Papua Barat Raya.
Rombongan Kafilah
Rangkaian pawai diawali pertunjukan tari. Setelah itu, bendera flag off diserahkan sebagai tanda dimulainya perjalanan rombongan kafilah. Setelah pelepasan, para penari ikut berjalan mengawali barisan. Rombongan demi rombongan kemudian bergerak mengikuti rute pawai yang telah disiapkan.
Wali kota mengatakan Pemkot Semarang telah mempersiapkan penyambutan kafilah selama hampir setahun. Ia berharap para tamu bisa merasakan keramahan dan kehangatan Kota Semarang selama berada di ibu kota Jawa Tengah.
“Dan hari ini, pagi ini di dalam tradisi MTQ pawai taaruf adalah simbol syiar, kegembiraan dan kehangatan yang secara harfiah taaruf berarti saling mengenal,” ujarnya.
Baca juga:MTQ Nasional, Pemprov Siapkan 306 Nakes
Pawai taaruf ini sekaligus menjadi kesempatan bagi masyarakat Semarang untuk melihat langsung keberagaman budaya dari berbagai daerah yang dibawa para kafilah dalam rangkaian MTQ Nasional XXXI.
Kalau biasanya kenalan cukup salaman, di MTQ kali ini caranya beda. 38 provinsi datang membawa identitas masing-masing, lalu dikenalkan lewat satu pawai. Semarang pun jadi tempat Indonesia “saling kenal” sebelum lomba dimulai. (bae)

