Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kemarau Datang, BPBD Kabupaten Semarang Siagakan 750 Ribu Liter Air Bersih
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Kemarau Datang, BPBD Kabupaten Semarang Siagakan 750 Ribu Liter Air Bersih

Musim kemarau baru mulai, tapi langkah antisipasi sudah lebih dulu dijalankan. BPBD Kabupaten Semarang tak mau warga kembali kelimpungan mencari air bersih.

T. Budianto
Last updated: Juli 3, 2026 5:41 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BANTUAN AIR BERSIH: Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy memimpin penyaluran bantuan air bersih kepada warga Dusun Kalisari, Desa Plumutan, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, Selasa, (23/6/2026). (Foto: Humas Polres Semarang)
SHARE

UNGARAN- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang mulai bergerak menghadapi ancaman musim kemarau 2026. Sebanyak 750 ribu liter air bersih disiapkan untuk memenuhi kebutuhan warga di daerah-daerah yang rawan kekeringan.

Distribusi perdana dilakukan dengan mengirimkan dua tandon air dan 3.000 liter air bersih ke Desa Bantal dan Desa Plumutan, Kecamatan Bancak, Kamis (2/7/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan Tribiantoro, mengatakan dua desa tersebut hampir setiap tahun mengalami kesulitan mendapatkan air bersih saat kemarau tiba.

Baca juga: Empat Daerah Ini Paling Rawan Kekeringan saat Kemarau di Jateng, Mana Saja?

Karena itu, BPBD memilih menempatkan tandon air lebih awal di dekat permukiman warga agar proses distribusi bantuan nantinya bisa berjalan lebih cepat dan efisien.

“Ini sesuai arahan Bupati untuk memudahkan penyaluran bantuan air bersih,” ujar Alexander saat mendampingi penempatan tandon di Dusun Krajan, Desa Plumutan. Ia menjelaskan, pengiriman 3.000 liter air bersih tersebut menjadi distribusi pertama pada musim kemarau tahun ini.

Kebutuhan Masyarakat

Sementara alokasi total 750 ribu liter air disusun berdasarkan evaluasi kebutuhan masyarakat selama musim kemarau pada 2024 dan 2025. Selain mempercepat distribusi, keberadaan tandon juga dinilai lebih efektif dibanding cara lama yang masih mengandalkan terpal plastik sebagai tempat penampungan air.

BPBD juga telah menyiapkan sejumlah skenario jika musim kemarau berlangsung lebih panjang. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun ini berpotensi berlangsung hingga tujuh bulan.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pemerintah daerah membuka peluang mengajukan perubahan anggaran sekaligus menggandeng perusahaan melalui program tanggung jawab sosial (CSR).

Baca juga: Ancaman Kekeringan di Semarang Bukan Cuma karena Kemarau

“Bisa saja kita ajukan perubahan anggaran ataupun menggandeng pihak swasta melalui CSR. Intinya kami siap menghadapi dampak musim kemarau tahun ini,” tegas Alexander.

BPBD berharap langkah antisipasi yang dilakukan sejak awal mampu memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi, terutama di wilayah-wilayah yang setiap tahun menjadi langganan kekeringan.

Kemarau memang datang setiap tahun. Yang membedakan hanyalah apakah kita memilih bersiap sebelum sumur mengering, atau baru panik saat keran tak lagi menetes. (tebe)

You Might Also Like

PLN Gandeng Danantara, Energi Hijau Nggak Cuma Wacana

Siwo Award 2025, Panas Sejak Awal

BGN Ajukan Anggaran MBG 2026 ke DPR Sebesar Rp 335 Triliun

Lebaran ke Solo? Jangan Lupa Mampir ke Safari Raya Festive

Tarif 0% Produk Asal AS Ancam Kedaulatan Pangan Indonesia

TAGGED:headlinekekeringanpemkab semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi wilayah dilanda kekeringan saat musim kemarau panjang. Empat Daerah Ini Paling Rawan Kekeringan saat Kemarau di Jateng, Mana Saja?
Next Article DPRD Jateng: Jangan Ada Anak Putus Sekolah karena SPMB

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pemekaran Brebes, DPRD Jateng Mulai Susun Peta Jalan

Diduga Aniaya Perempuan, Oknum Polisi Tegal Jalani Pemeriksaan Internal

Komisi B DPRD Jateng Dorong Digitalisasi Koperasi

Jalan Provinsi Bisa Jadi Mesin PAD Baru

DPRD Jateng: Jangan Ada Anak Putus Sekolah karena SPMB

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Bukan Sekadar Nama Jalan, Ini Pesan Agustina Wilujeng Saat Resmikan Jalan YB Mangunwijaya

September 8, 2025
Daerah

IPM Semarang Ngebut ke 85,80

Januari 14, 2026
Ekonomi

Uang Investor Betah di Jateng: Sekali Masuk, Rp 88,5 T Langsung Parkir

Januari 20, 2026
Info

Gak Ada Gebrakan, UMP Jateng 2026 Masih akan Jadi Terendah Nasional?

Desember 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kemarau Datang, BPBD Kabupaten Semarang Siagakan 750 Ribu Liter Air Bersih
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?