Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: MTQ Nasional Bukan Sekadar Soal Lomba
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

MTQ Nasional Bukan Sekadar Soal Lomba

Semarang bersiap kedatangan ribuan tamu dari berbagai penjuru Indonesia. Sekitar 2.833 kafilah dan official bakal merapat ke Jawa Tengah untuk mengikuti MTQ Nasional XXXI 2026. Kalau ditambah pendamping dan rombongan lainnya, jumlahnya diperkirakan mencapai 7.000 orang.

T. Budianto
Last updated: September 2, 2026 8:42 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
KESIAPAN JATENG: Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Jateng, Iwanuddin Iskandar foto bersama staff Pemprov Jateng usai paparan kesiapan Jateng sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI 2026 di Jakarta, Senin (31/8/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng terus menggeber persiapan sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI yang akan berlangsung pada 11-20 September 2026.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Jateng, Iwanuddin Iskandar mengatakan, persiapan terus dikawal, mulai dari venue, layanan kafilah, transportasi, kesehatan hingga kebutuhan pendukung lainnya.

Dari 12 venue yang disiapkan, masih ada lima lokasi yang dalam proses penyelesaian. Salah satunya venue utama di Lapangan Simpang Lima Semarang.

“Kami secara berkelanjutan melakukan pemantauan di Lapangan Simpang Lima Semarang yang akan menjadi venue utama,” kata Iwan dalam Pemaparan Kesiapan Jawa Tengah sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI 2026 di Jakarta, Senin (31/8/2026).

Selain Simpang Lima, venue lainnya berada di Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah, Auditorium Kampus 3 UIN Walisongo, Auditorium Kanwil Kemenag Jateng, serta sejumlah gedung di lingkungan Universitas Diponegoro.

Baca juga: Jelang MTQ Nasional, Agustina Gembleng Satlinmas

Urusan tamu juga sudah dihitung. Dari koordinasi dengan 38 provinsi, diperkirakan ada 2.833 kafilah dan official yang datang. Bersama pendamping serta rombongan lainnya, total orang yang terlibat bisa mencapai sekitar 7.000 orang.

Supaya para tamu nggak bingung selama berada di Jateng, sebanyak 190 ASN dari 38 perangkat daerah disiapkan sebagai Liaison Officer (LO). Mereka bertugas mendampingi kafilah sejak kedatangan, selama mengikuti kegiatan, sampai kepulangan.

Transportasi pun sudah disiapkan. Panitia menyediakan 15 bus berkapasitas 50 penumpang, lima truk box, 63 Toyota Hiace, dan 76 Innova Reborn. Armada ini digunakan untuk mobilitas kafilah, dewan hakim, panitera dan panitia.

Layanan kesehatan juga dibuat 24 jam selama pelaksanaan MTQ. Tim medis ditempatkan di lokasi registrasi, venue utama, venue musabaqah, sekretariat, pameran hingga hotel tempat kafilah menginap.

Rumah Sakit

Sejumlah rumah sakit juga disiapkan sebagai rujukan, seperti RSUP Dr Kariadi, RS Nasional Diponegoro, RS KRMT Wongsonegoro, SMC RS Telogorejo dan RSUD Dr Adhyatma, MPH Tugurejo.

Menariknya, MTQ Nasional kali ini nggak cuma berisi agenda perlombaan. Ada pameran MTQ di kawasan eks EPlaza/Gama Plaza dengan 150 booth yang melibatkan kementerian/lembaga, 38 provinsi, 35 kabupaten/kota dan UMKM Jawa Tengah.

Ada juga pawai ta’aruf pada 12 September, seminar internasional moderasi beragama di Universitas Negeri Semarang, Dugderan di Masjid Agung Semarang Kauman, Festival Rebana, Festival Kaligrafi, expo produk hingga job fair.

Wagub Jateng, Taj Yasin sebelumnya juga mengingatkan agar MTQ tak berhenti sebagai agenda seremonial. Kedatangan ribuan orang harus bisa ikut menggerakkan ekonomi masyarakat.

Salah satunya melalui city tour bagi para kafilah untuk mengenalkan destinasi wisata di Jawa Tengah. “Harapannya masyarakat ini bisa mengunjunginya, para kafilah bisa di sana, bisa ada city tour untuk mempromosikan pariwisata-pariwisata kita,” kata Taj Yasin.

Baca juga: Jelang MTQ Nasional, Agustina “Sowan Tour” ke Ulama

Artinya, selama MTQ berlangsung, yang mendapat panggung bukan cuma para peserta musabaqah. Hotel, restoran, transportasi, UMKM, pelaku ekonomi kreatif sampai destinasi wisata juga punya kesempatan ikut kebagian berkah dari ribuan tamu.

Jateng kini tinggal memastikan semua detail benar-benar siap sebelum para kafilah berdatangan. Karena 7.000 orang datang bukan cuma membawa koper dan perlengkapan lomba. Mereka juga membawa potensi belanja, wisata, kuliner dan cerita tentang Semarang.

Jadi kalau setelah MTQ ekonomi ikut bergerak, itu prestasi. Tapi kalau yang paling dikenang tamu cuma macet dan susah cari parkir, ya namanya juga pengalaman wisata versi lokal. (tebe)

You Might Also Like

Rupiah Melemah Makin Nyungsep di ‘Kaki’ USD, Prabowo: Orang Desa Gak Pakai Dolar

Lahan Vihara Buddha Jayanti Semarang Mau Diserobot, Umat Deg-degan!

Lebaran Lewat, Harga Nggak Ikut “Meledak”, Inflasi Semarang Masih Santuy

Taman Baca & Pusat Difabel Bakal Dapat “Payung Hukum”

SPBE Bekasi Meledak saat Beroperasi, 12 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

TAGGED:headlinekanwil kemenag jatengmtq nasional 2026pemkot semarangpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gunungpati-Mijen Buktikan Merdeka Itu Nggak Harus Mahal
Next Article Ilustrasi dokter sedang melayani pasien. (net) Panggilan “Babu” Senior ke Junior PPDS Undip Disorot

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Politikus PDIP yang kini menjabat sebagai Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

Angka Kemiskinan Wonosobo Turun 4,33 Persen dalam 5 Tahun, Pemkab Kejar Target Satu Digit

Politikus Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).

DWS Getol Dorong Revisi UU LLAJ untuk Perlindungan Ojol: Politikus Gerindra, SMA TN Angkatan ke-5

Mau Jual Hasil Curian Murai Batu Pemuda Kebasen Keburu Diciduk

Teguran Kaus Kaki Berujung Ricuh, Kepsek di Lamongan Diduga Dianiaya TNI

Bocah Difabel Tewas di Surabaya, Dugaan Perundungan Diselidiki

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Tujuh Tokoh Jateng Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Agustus 29, 2026
Info

2.347 Pendonor Darah Terima Penghargaan

September 30, 2026
Femega Dian, calon Ketua PAC PDIP Semarang Tengah saat berada di Panti Marhaen untuk kuti seleksi wawancara, Sabtu (2/5/2026). (bae)
Info

Kader Muda Berkarya, Antusias Masuk Arena Politik Perebutan Ketua PAC PDIP di Jateng

Mei 4, 2026
Pendidikan

Detik-Detik Pohon Raksasa Timpa Kelas SDN Sendangmulyo 3

Juli 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: MTQ Nasional Bukan Sekadar Soal Lomba
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?