Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mobil Hias Kafilah MTQ Nasional di Semarang Pamerkan Budaya dari Berbagai Provinsi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Mobil Hias Kafilah MTQ Nasional di Semarang Pamerkan Budaya dari Berbagai Provinsi

R. Izra
Last updated: September 12, 2026 3:59 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
PAWAI MTQ--Mobil hias dari Provinsi Riau tampil dalam rangkaian pawai MTQ di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026). (bae)
PAWAI MTQ--Mobil hias dari Provinsi Riau tampil dalam rangkaian pawai MTQ di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Pawai ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang tak hanya menampilkan kemeriahan para kafilah. Sejumlah provinsi juga memanfaatkan mobil hias untuk mengenalkan budaya dan ikon daerah masing-masing.

Pawai mobil hias tersebut dimulai dari depan Balai Kota Semarang hingga kantor Pemprov Jateng, Sabtu (12/9/2026). Mobil-mobil dihias dengan berbagai bentuk, mulai dari bangunan ikonik hingga simbol budaya khas daerah.

Kafilah Banten, misalnya, menampilkan miniatur Menara Banten yang dipadukan dengan ornamen bunga. Sementara kafilah Papua Tengah menghias mobilnya dengan ornamen kepala burung sebagai simbol khas daerah.

Kafilah Jawa Barat membawa miniatur kepala naga yang dipadukan dengan ornamen kubah masjid di bagian tubuh naga. Sedangkan DKI Jakarta menampilkan miniatur Monas lengkap dengan berbagai detail.

Bacaaja: Pembukaan MTQ Nasional Bisa Ditonton Bareng dari Videotron
Bacaaja: Peta Pengalihan Sejumlah Jalan di Semarang saat Pawai dan Pembukaan MTQ Nasional

Tak hanya ikon daerah, sejumlah kafilah juga menggabungkan unsur budaya dengan nilai-nilai Islam dalam konsep mobil hias mereka.

Kafilah Riau membawa miniatur Masjid Agung An-Nur dan balai adat. Konsep tersebut menggambarkan perpaduan antara Islam dan budaya Melayu Riau.

“Kita mengkombinasikan bagaimana peradaban Islam dan kemelayuan di Provinsi Riau itu,” kata Ketua LPTQ Provinsi Riau, Zulkifli Syukur.

Riau juga menampilkan sepasang bujang dara dengan pakaian adat Melayu Riau. Para kafilah mengenakan baju Melayu lengkap dengan tanjak yang menjadi salah satu ciri khas pakaian daerah tersebut.

Sementara itu, Kalimantan Barat mengusung konsep “Syiar Alquran Menyatukan Alam dan Budaya di Bumi Khatulistiwa”. Mobil hias mereka menampilkan keberagaman etnis Melayu, Dayak, dan Tionghoa yang hidup di Kalimantan Barat.

Unsur Melayu ditampilkan melalui miniatur Masjid Jami dan Keraton Kadriah Pontianak. Sementara unsur Tionghoa ditunjukkan lewat lampion, sedangkan budaya Dayak diwakili burung enggang dan ornamen atap khatulistiwa.

“Syiar Alquran menyatukan alam dan budaya di bumi katulistiwa,” ujar perwakilan kafilah Kalimantan Barat, Edi Setiawan. (bae)

You Might Also Like

Atlet Jateng Sabet 11 Medali di Asian Games 2026

Bangun Tidur Nambah Rp15,9 T, Prajogo Pangestu Tertajir se-Indonesia

Foto Prabowo-Gibran jadi Sasaran Amukan Massa di Depan Gubernuran Jateng

Haji 2027 Mulai 11 April, Catat Jadwal Lengkapnya

Urus Legalitas Usaha Makin Ngebut! Kemenkum: Verifikasi Bisa 2-5 Menit

TAGGED:ikon budayakafilahmobil hiaspawai taaruf
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wali Kota Semarang Lepas Pawai Taaruf MTQ Nasional dengan Kibaran Bendera
Next Article PAWAI TAARUF--Rombongan FKUB mengusung tema toleransi dengan menampilkan tokoh lintas agama di Pawai Taaruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026). (bae) Pawai MTQ Tampilkan Toleransi, Semarang Tegaskan Rumah bagi Semua

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pantura Mulai Tenggelam, Sastra Pertunjukan Harus Menyuarakan Persoalan Krisis Lingkungan

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Nusron Dipanggil Lagi, MAKI Minta KPK Tak Lembek

TUNTUT HAK ATAS TANAH - Petani Punderejo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Petani Pundenrejo (Germapun) menggelar aksi demonstrasi di Kanwil BPN Jateng, Selasa (27/10/2026). Mereka menuntut hak atas tanah seluan 7,3 hektar yang disengketakan oleh PT Laju Perdana Indah dikembalikan kepada rakyat. (dul)

Petani Pundenrejo Pati Demo di Kantor BPN Jateng, Tuntut Lahan Pertanian Dikembalikan

Sekda Mokh Sodiq Pimpin Korpri Ngawi

Sukses Turunkan Kemiskinan, Jateng Raih Mandaya Award 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas. (grafis/wayu)
Info

Kronologi Mobil KH Anwar Zahid Kecelakaan di Bojonegoro, Dihantam Truk Trailer saat Menuju Banjarnegara

Agustus 11, 2026
Hukum

Yaqut Tahanan Rumah, MAKI Ngegas: Kok Bisa Beda Sama Lukas?

Maret 22, 2026
Pemkot Semarang resmi luncurkan Lawang Sewu Short Film Festival (LSSFF) 2025 bareng sutradara Hanung Bramantyo. Festival ini jadi panggung bagi sineas muda Semarang untuk angkat cerita lokal dan dorong kota ini jadi pusat perfilman Indonesia yang baru. Foto: dok/humas
Daerah

LSSFF 2025 Resmi Meluncur! Bareng Hanung Bramantyo, Wali Kota Semarang Gas Bikin Kota Sineas

September 16, 2025
Hukum

Puluhan Tahun Jadi Warga Belanda, Casmat Kini Jadi WNI

September 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mobil Hias Kafilah MTQ Nasional di Semarang Pamerkan Budaya dari Berbagai Provinsi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?