BACAAJA, SEMARANG – Sidang lanjutan dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pati nonaktif Sudewo kembali mendapat pengawalan ketat dari para pendukungnya.
Senin (22/6/2026), kawasan depan Pengadilan Tipikor Semarang dipenuhi massa yang datang dari berbagai wilayah di Pati.
Sejak pagi, ratusan hingga mendekati seribuan orang memadati Jalan Suratmo. Mereka membawa bendera, poster dukungan, dan bergantian menyampaikan orasi selama sidang berlangsung.
Bacaaja: Sudewo Raja Tega? Peras Calon Perangkat Desa di Pati Rp2,49 Miliar
Bacaaja: Serakah Ya! Tak Cukup Korupsi di Pati, Sudewo Juga Terima Rp3,8 M dari Proyek Jalur Kereta
Aksi kali ini terlihat lebih besar dibanding sidang perdana pekan lalu. Pendukung membuat area depan pengadilan dipenuhi massa.
Berbagai poster dukungan tampak dibentangkan di tengah kerumunan. Di antaranya bertuliskan “Bebaskan Bupati-Ku Bp. Sudewo” dan sejumlah pesan lain yang meminta Sudewo segera dibebaskan.
Para peserta aksi juga mengenakan pita Merah Putih sebagai simbol solidaritas. Mereka mengaku tetap mendukung Sudewo meski tengah menghadapi sejumlah dakwaan korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang.
Koordinator Aksi Pati Bangkit (APB), Sutirto, mengatakan masyarakat masih percaya kepada Sudewo karena menilai hasil pembangunan selama masa kepemimpinannya masih dirasakan warga.
“Bebaskan Pak Sudewo,” kata Sutirto saat berorasi.
Selain membawa spanduk dan bendera, massa juga datang dengan sebuah truk berisi sound system berukuran besar. Perangkat suara itu digunakan untuk mengiringi orasi selama aksi berlangsung.
Setelah sidang selesai, suara dari sound system tersebut sempat terdengar sangat keras hingga menjangkau area dalam gedung pengadilan.
Sejumlah petugas pengadilan bahkan terlihat mendatangi truk tersebut karena suara yang keluar dinilai mengganggu jalannya sidang lain. (bae)

