Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bekasi Bukan Sekali Ade Koswara Saja, Lha ini Jejak Kepala Daerah Masuk Radar KPK
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Bekasi Bukan Sekali Ade Koswara Saja, Lha ini Jejak Kepala Daerah Masuk Radar KPK

Rentetan ini menegaskan bahwa Ade Kuswara bukan satu-satunya. Sejarah mencatat, Bekasi beberapa kali masuk daftar daerah dengan kepala daerah terseret kasus korupsi.

Nugroho P.
Last updated: Desember 19, 2025 4:32 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Ade Kuswara Kunang
SHARE

BACAAJA, BEKASI – Kasus yang menjerat Ade Kuswara Kunang bukan cerita dadakan. Bekasi punya jejak panjang soal kepala daerah yang berakhir berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Contents
Neneng Hassanah YasinMochtar MohamadRahmat Effendi (Bang Pepen)Ade Kuswara Kunang

Terbaru, KPK kembali mengamankan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang. Penangkapan ini langsung memantik ingatan publik pada deretan kasus sebelumnya.

Ade Kuswara saat ini masih menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK bersama sembilan orang lain. Detail perkara belum diumumkan ke publik.

Rentetan ini menegaskan bahwa Ade Kuswara bukan satu-satunya. Sejarah mencatat, Bekasi beberapa kali masuk daftar daerah dengan kepala daerah terseret kasus korupsi.

Neneng Hassanah Yasin

Nama Neneng Hassanah Yasin jadi salah satu yang paling diingat. Mantan Bupati Bekasi ini ditangkap KPK pada 2018 lewat OTT terkait suap perizinan proyek Meikarta.

Kasus tersebut membuka praktik kotor di balik proyek raksasa. Neneng akhirnya divonis enam tahun penjara dan dicabut hak politiknya.

Mochtar Mohamad

Sebelum itu, Kota Bekasi diguncang kasus Mochtar Mohamad. Mantan Wali Kota Bekasi ini terseret perkara korupsi dan suap yang berkaitan dengan anggaran daerah.

Meski sempat lolos lewat vonis bebas, Mahkamah Agung membalik putusan. Hukuman penjara pun dijatuhkan, menutup babak kekuasaannya.

Rahmat Effendi (Bang Pepen)

Nama Rahmat Effendi atau Bang Pepen juga tak bisa dilewatkan. Mantan Wali Kota Bekasi ini ditangkap KPK pada 2022 dalam kasus suap, pengadaan, hingga lelang jabatan.

Vonisnya tergolong berat. Hukuman belasan tahun penjara dan pencabutan hak politik mengakhiri karier panjangnya di pemerintahan.

Ade Kuswara Kunang

Kini giliran Ade Kuswara Kunang. Bupati termuda dalam sejarah Bekasi ini ditangkap KPK pada Desember 2025.

Kasus yang menjeratnya masih dalam proses pendalaman. Namun namanya sudah terlanjur masuk daftar panjang kepala daerah Bekasi yang tersandung hukum.

Berulangnya kasus serupa membuat publik kembali menaruh sorotan tajam. Bekasi seolah terus diuji soal integritas kekuasaan.

KPK masih bekerja, proses hukum terus berjalan. Satu hal yang pasti, sejarah ini menjadi pengingat bahwa jabatan tinggi selalu datang bersama risiko dan tanggung jawab besar. (*)

You Might Also Like

Kejati Jateng Tegaskan Tak Geledah SPPG: Cuma Pendataan Aja

Bukan Cuma Garam, Jetis Punya “Harta” dari Bibir Pantai Purworejo

Drama Mencekam di Purbalingga, Pasutri Lansia Tewas Jadi Korban Keponakan Sendiri

“Gorilla” Masuk Kampung: Dijual Sejuta, Untung Setengahnya, Ujungnya Masuk Bui

Susu Diduga Bermasalah, Kasus MBG Blora Diusut

TAGGED:ade koswarabupati bekasiKPKOTT KPK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Nama Besar Bekasi Tersandung, Ade Kuswara Dijemput KPK, Segini Hartanya
Next Article Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG). Sekolah Libur, MBG Tetap Jalan dengan Skema Fleksibel Seperti Ini

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

Lisa Punya Bayi Lagi, Anak Gajah Lahir Sehat

Siswa Sekolah Rakyat Tak Kuat Tinggal di Asrama, Pilih Mundur

172 PPDS Unair Tumbang Usai Santap Makanan Pradik

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Aduh.. Pria di Kulon Progo Dilaporkan Lecehkan Sejumlah Laki-laki

September 4, 2026
Info

Total Empat Kepala Daerah di Jateng Kena OTT Sepanjang Tahun Ini

Juli 10, 2026
SIDANG KORUPSI--Sekda Cilacap Sadmoko Danardono (baju batik) didampingi penasihat hukumnya saat menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (8/9/2026). (bae)
Hukum

Fakta Sidang Korupsi Bupati Cilacap: Ada Jatah untuk Kasatreskrim dan Pejabat Kejari

September 8, 2026
Pihak pengadilan mengambil sumpah 3 saksi dalam sidang tersakwa AKBP Basuki dala. kasus kematian dosen Levi, Senin (6/4/2026). (bae)
Hukum

Saksi Bongkar Kelakuan AKBP Basuki: Rutin Ninggalin Istri demi Nginap di Kos Teman Wanita

April 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bekasi Bukan Sekali Ade Koswara Saja, Lha ini Jejak Kepala Daerah Masuk Radar KPK
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?