Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Kasus Kucing Ditendang di Blora Resmi Naik Penyidikan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Kasus Kucing Ditendang di Blora Resmi Naik Penyidikan

Awalnya cuma video 11 detik. Tapi dampaknya panjang. Kasus dugaan penendangan kucing di Blora yang bikin warganet geram akhirnya nggak berhenti di klarifikasi dan permintaan maaf. Polisi resmi menaikkan statusnya ke tahap penyidikan.

T. Budianto
Last updated: Februari 8, 2026 2:27 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Peristiwa viral di Blora insiden pria menendang kucing. Foto: ist
TENDANG KUCING: Peristiwa viral di Blora insiden pria menendang kucing. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, BLORA- Kepolisian Resor Blora, Jawa Tengah, resmi menaikkan status penanganan kasus dugaan penganiayaan hewan di Lapangan Kridosono, Blora, dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Kasatreskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin menyampaikan, peningkatan status dilakukan setelah penyidik menemukan bukti permulaan yang dinilai cukup. “Peningkatan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan dilakukan setelah ditemukan bukti permulaan yang cukup. Prosesnya masih terus berjalan,” ujar Zaenul, Sabtu (7/2/2026).

Baca juga: Viral! Pria Tua Tendang Kucing sampai Mati di Blora, Polisi: Pelaku Diduga Lawyer

Kasus ini menyedot perhatian publik setelah sebuah video berdurasi 11 detik beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, seekor kucing diduga ditendang hingga mati oleh seorang pria berinisial PJ (60), warga Kelurahan Karangjati, Kabupaten Blora.

Pemilik kucing, Firda Latifah Anwar menegaskan, keluarganya menolak penyelesaian secara damai. Menurutnya, terduga pelaku sempat datang ke rumah bersama sang istri, Lurah Karangjati, dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan mediasi.

Tolak Damai

“Mereka datang membawa parsel buah dan menawarkan mengganti dengan kucing baru. Tapi kami menolak,” kata Firda. Keluarga korban berharap kasus ini diproses sesuai jalur hukum, bukan diselesaikan dengan pendekatan kekeluargaan semata. “Kami ingin ada pertanggungjawaban secara hukum,” tegasnya.

Dukungan juga datang dari komunitas pecinta kucing Cat Lovers In The World (CLOW). Perwakilan CLOW Solo, Hening mengatakan, pihaknya ikut melaporkan kasus ini agar penanganannya tidak berhenti di permintaan maaf.

Baca juga: Diperiksa Polres Blora, Pria Penendang Kucing hingga Mati Terancam 1,5 Tahun Penjara

“Harapan kami, kasus dugaan kekerasan terhadap hewan ini diproses secara profesional sesuai aturan hukum, bukan hanya selesai dengan permintaan maaf,” ujarnya.

Video mungkin cuma 11 detik, tapi dampaknya panjang. Dan sekarang, yang diuji bukan cuma emosi publik, tapi juga komitmen hukum: apakah kekerasan pada hewan masih bisa ditebus parsel, atau memang harus dipertanggungjawabkan. (tebe)

You Might Also Like

Kamu Tahu Gak? Pasir di Pantai Itu dari Kotoran Ikan, Begini Faktanya

Gus Yahya Tolak Mundur, Rapat Alim Ulama: Gak Ada Pemakzulan

Tokoh Agama Kecipratan Duit Korupsi PT CSA Cilacap Rp237 Miliar: Haram di Bibir, Halal di Rekening?

Ini Perintah Mendagri Kepada Bupati Pati Sudewo

Ngeri Tapi Nyata, Puluhan Anak Masuk Grup “True Crime”

TAGGED:cat loversheadlinepenendang kucing blotaPolres Blora
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kebersamaan Mohammad Saleh dengan warga korban banjir bandang di kawasan lereng Gunung Slamet, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang (27/01/2026). (ist) Dampak Banjir Pemalang, M Saleh: Pemulihan Pendidikan Nggak Boleh Nunggu Lama
Next Article Kemenkum Jateng Gas Sinkronisasi Perda dengan UU Ciptaker

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah.

Bank BJB, Telkomsel, Larissa, hingga Uncle Bao Dukung Bacaaja ‘Meet & Greet Densus’ di SMAN 6 Semarang

Bukan Cuma Kolesterol: CKG Kini Urus Scabies sampai Kusta

Siswa SMAN 6 Semarang, Khansareta Prayunita menjelaskan kesannya ikut Meet & Greet Densus di sekolahnya, Selasa (10/2/2026). (bae)

Pengakuan Siswa SMAN 6 Semarang: Auto Melek Isu Radikalisme Usai Meet & Greet Densus

Mantan Bupati Purworejo, Agus Bastian (batik hijau) dan tiga orang lain bersaksi di sidang korupsi BPR Purworejo, Selasa (10/2/2026). (bae)

Mantan Bupati Purworejo Dicecar Soal BPR saat Jadi Saksi Sidang Korupsi di Semarang

COO bacaaja.co, Puji Utami, menyebut media punya kewajib mengedukasi pelajar agar tak terpapar radikalisme.

COO Bacaaja: Media Berperan Edukasi Pelajar, Cegah Mereka Tak Terpapar Terorisme

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Jateng Tawarkan Iklim Investasi Kondusif, 15 Proyek Strategis Siap Digarap

Juli 30, 2025
Ilustrasi pengeroyokan.
Hukum

Siswa SMP Grobogan Tewas di Kelas, Polisi Tangkap 3 Teman Sekolah Korban

Oktober 13, 2025
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto. Foto: dok
Politik

Ada 104 Daerah se-Indonesia yang Naik PBB-nya. Pati Hanya Pemantik

Agustus 20, 2025
Ekonomi

KUR Tanpa Agunan? UMKM Semarang Udah Siap Gaspol!

Desember 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kasus Kucing Ditendang di Blora Resmi Naik Penyidikan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?