Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: COO Bacaaja: Media Berperan Edukasi Pelajar, Cegah Mereka Tak Terpapar Terorisme
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

COO Bacaaja: Media Berperan Edukasi Pelajar, Cegah Mereka Tak Terpapar Terorisme

R. Izra
Last updated: Februari 10, 2026 7:59 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
COO bacaaja.co, Puji Utami, menyebut media punya kewajib mengedukasi pelajar agar tak terpapar radikalisme.
COO bacaaja.co, Puji Utami, menyebut media punya kewajib mengedukasi pelajar agar tak terpapar radikalisme.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Media tak cuma soal bikin berita. Ada tanggung jawab lebih besar, salah satunya ikut melindungi anak-anak dari paparan kekerasan, intoleransi, hingga terorisme.

Itu yang jadi alasan digelarnya Meet & Greet Densus di sekolah-sekolah. Acara ini digagas dengan konsep santai dan dekat dengan dunia pelajar. Media online bacaaja.co terlibat dapat pelaksanaan itu.

Chief Operating Officer (COO) bacaaja.co, Puji Utami, menyebut posisi media memang tak bisa lepas tangan. Apalagi melihat banyak kasus belakangan yang melibatkan anak SMA.

Bacaaja: Densus Masuk Sekolah Mau Cari Apa? Ternyata Bahas Ini, Bikin Heboh SMAN 6 Semarang
Bacaaja: Meet & Greet SMAN 6 Semarang, Densus: 22 Pelajar Jateng Terpapar Paham Radikal, Banyak dari Medsos

“Ini sebenarnya karena kita kan media ya. Jadi sebagai salah satu tanggung jawab kita agar anak-anak itu tidak tersangkut kekerasan atau intoleransi dan lain-lain,” kata Puji usai acara Meet & Greet Densus di Semarang, Selasa (10/2/2026).

Karena itu, pihaknya memilih menggandeng sekolah-sekolah. SMAN 6 Semarang dipilih sebagai titik awal sekaligus percontohan.

“Di SMA 6 ini adalah pilot project kami bersama Densus. Nanti rencananya akan berkeliling ke seluruh SMA, SMK di Jawa Tengah,” ujarnya.

Kolaborasi dengan Densus 88 juga bukan hal baru bagi bacaaja.co. Beberapa kegiatan serupa sebelumnya sudah pernah dilakukan bersama.

“Kenapa dengan Densus, karena memang kami sudah beberapa kali berkolaborasi untuk kegiatan seperti ini,” ucap Puji.

Sasaran utama dipilih anak-anak SMA. Alasannya sederhana, karena kasus-kasus yang muncul belakangan banyak menyentuh usia remaja.

“Beberapa waktu terakhir ini kita menemukan berbagai kasus yang menyangkut anak-anak SMA. Ini sudah jadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Soal konsep acara, Puji menegaskan pendekatannya dibuat ringan. Materi berat disampaikan dengan cara yang lebih akrab.

“Karena audience-nya adik-adik SMA, bagaimana kita menyampaikan itu secara enak, masuk ke dunia mereka, biar bisa diterima dengan baik,” tutupnya. (bae)

You Might Also Like

Jekuti Butuh Trans Jateng! MTI: Akonomi Terus Tumbuh, Jangan Tunggu Macet Makin Parah

Semarang Gaspol Bikin 177 Koperasi

Briptu Wartono Dipecat, Anggota Polres Pemalang Pelaku Penipuan Rekrutmen Anggota Polri

Dorong Inklusi, Nawal Yasin Minta Program Difabel Masuk ke Kecamatan Berdaya

Luthfi Temui Ojol yang Capek Digas Terus Sama Aplikator

TAGGED:coo bacaaja.codensusmediameet & greetpelajarpuji utamiradikalismesman 6 semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah. Meet & Greet SMAN 6 Semarang, Densus: 22 Pelajar Jateng Terpapar Paham Radikal, Banyak dari Medsos
Next Article Mantan Bupati Purworejo, Agus Bastian (batik hijau) dan tiga orang lain bersaksi di sidang korupsi BPR Purworejo, Selasa (10/2/2026). (bae) Mantan Bupati Purworejo Dicecar Soal BPR saat Jadi Saksi Sidang Korupsi di Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ideologi Angka dan Realitas Sebagian

SIDANG TPPU--Jaksa membacakan replik kasus pencucian uang terdakwa Gus Yazid dan Andhi Nur Huda di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (12/8/2026). (bae)

Jaksa: Gus Yazid Terima Duit Rp20 Miliar Atau Gak, Tetap Dijerat TPPU

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

Luthfi Ingin Bank Jateng Jadi “Bank Sejuta Umat”

HUT ke-81 RI, Naik Trans Jateng Cuma Bayar 19 Persen

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Enam Hari Pencarian, Dua Korban Longsor Pemalang Ditemukan

Januari 31, 2026
Info

Tukar Botol Jadi Lumpia: Semarang Pecah Rekor Dunia

Mei 4, 2026
Hukum

Vonis Mati Menghantui Awak Sea Dragon Kasus Sabu 2 Ton, Jaksa: Sesuai UU

Februari 22, 2026
Info

Kembang Mangsan dan Panggung yang Tak Mau Padam di Era Digital

November 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: COO Bacaaja: Media Berperan Edukasi Pelajar, Cegah Mereka Tak Terpapar Terorisme
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?