Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Meet & Greet SMAN 6 Semarang, Densus: 22 Pelajar Jateng Terpapar Paham Radikal, Banyak dari Medsos
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Meet & Greet SMAN 6 Semarang, Densus: 22 Pelajar Jateng Terpapar Paham Radikal, Banyak dari Medsos

R. Izra
Last updated: Februari 10, 2026 7:53 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah.
Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Densus 88 mengungkap ada 22 anak sekolah di Jawa Tengah yang terpapar paham intoleransi dan radikalisme.

Kanit Idensos Satgas Wil Jateng Densus 88, Kompol Lugito Gopar, menyebut puluhan anak itu sudah lebih dulu mendapat pembinaan. Prosesnya dilakukan bersama aparat kewilayahan.

“Anak yang masih sekolah di Jawa Tengah ini ada 22 anak. Kita melakukan pembinaan dengan teman-teman kewilayahan,” kata Gopar usai acara Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026).

Bacaaja: Kulit Sawo Matang, Malah Tertarik Ideologi Ras Kulit Putih White Supremacy, Apa yang Salah?
Bacaaja: Layaknya Bom, Ledakan di SMA 72 Bikin Panik, Asap, dan Suara Menggelegar di Tengah Pelajaran

Pembinaan tersebut tersebar di berbagai daerah. Mulai dari Pekalongan, Pemalang, Tegal, Banyumas, Semarang, Magelang, Solo, Jepara, hingga Kudus.

Gopar menjelaskan, sebagian besar anak-anak itu terpapar dari media sosial. Mereka terhubung dengan konten dan grup yang mengarah ke kekerasan.

“Rata-rata terpengaruh dari sosial media. Dari grup-grup kekerasan, terus mereka ikut dalam grup-grup ISIS Daulah,” ungkapnya.

Selama ini, Densus melakukan pembinaan dengan melibatkan orang tua. Sekolah belum dilibatkan secara langsung.

“Kita bekerja sama dengan orang tuanya. Kita tidak melibatkan sekolah,” ujar Gopar.

Namun ke depan, pola itu akan diubah. Lewat kegiatan sosialisasi, Densus ingin masuk ke sekolah-sekolah bersama pemerintah daerah.

“Dengan adanya kegiatan ini, mudah-mudahan ke depan bisa kita lakukan sosialisasi bersama Dinas Pendidikan dan Kesbangpol ke sekolah-sekolah,” katanya.

Soal konten kekerasan di ruang digital, Gopar mengakui aksesnya masih relatif terbuka. Karena itu, upaya pencegahan terus digenjot.

“Masih, makanya ini kita berupaya supaya mencegah. Jangan sampai kejadian seperti di Jakarta atau kemarin di Kalimantan Barat terjadi di sini,” tegasnya. (bae)

You Might Also Like

KPK Buka Peluang Panggil Gus Miftah sebagai Saksi dan Sita Duit Korupsi Rp100 Juta

Operasi India Panas, 14 Maois Tumbang di Hutan Tengah

Andri Minta Pemain Tetap Fokus

Teka-Teki Starter Timnas Indonesia Kontra Jepang: Kluivert Siapkan Strategi Misterius di Suita

Hore! Bus Listrik Trans Semarang bakal Layani Warga Mulai September

TAGGED:densusDensus 88headlinemeet & greetpelajarradikalsman 6 semarangterpapar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah. Meet & Greet Densus Siap Keliling Sekolah-sekolah di Jateng, Disdik: Ini Sangat Penting!
Next Article COO bacaaja.co, Puji Utami, menyebut media punya kewajib mengedukasi pelajar agar tak terpapar radikalisme. COO Bacaaja: Media Berperan Edukasi Pelajar, Cegah Mereka Tak Terpapar Terorisme

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi dapur MBG.
Hukum

Dapur MBG Dijual Diam-Diam, Nama Pejabat Ikut Dipakai Meyakinkan Korban

Mei 20, 2026
Penasihat hukum Mbak Ita dan Alwin (kerudung hitam dan merah) menunjukkan bukti-bukti untuk membantah putusan hakim, Kamis (23/4/2026). (bae)
Hukum

Mbak Ita ‘Serang’ Putusan Hakim Tipikor Semarang, Siapkan Bukti Baru untuk Amunisi

April 23, 2026
Kondisi banjir rob yang menggenang di sebagian wiayah pesisir Kota Semarang dan Kabupaten Demak yang terus mengalami peningkatan dalam setiap tahunnya. Banjir dan rob ini, terjadi karena selain faktor alam (perubahan iklim) juga karena faktor kesalahan manusia mengelola alam. Foto: ilustrasi banjir Semarang
Sirkular

Perubahan Iklim dan Pemanasan Global Picu Peningkatan Rob di Pesisir. Apa Yang Harus Dilakukan?

Juli 20, 2025
Daerah

Luthfi: Jelang Mudik, Jangan Sampai Diuji Jalan Rusak

Februari 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Meet & Greet SMAN 6 Semarang, Densus: 22 Pelajar Jateng Terpapar Paham Radikal, Banyak dari Medsos
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?