Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sudewo Pengin Jadi Bupati Pati Lagi, Minta Doa Pendukung
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Sudewo Pengin Jadi Bupati Pati Lagi, Minta Doa Pendukung

R. Izra
Last updated: Juli 21, 2026 9:54 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
TERDAKWA KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo, menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang. (bae)
TERDAKWA KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo, menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang. (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Sudewo pengin bebas dan menjadi Bupati lagi. Ia minta doa dan dukungan kepada para loyasinya.

Bupati nonaktif Pati Sudewo meminta doa dari para pendukungnya agar bisa bebas dari kasus dugaan korupsi proyek Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan kembali memimpin Kabupaten Pati.

Momen itu terjadi usai sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (20/7/2026). Ratusan loyalis sudah menunggu di luar pengadilan dan langsung menyambut Sudewo dengan yel-yel sebelum ia kembali masuk ke mobil tahanan KPK.

Bacaaja: Ratusan Pendukung Minta Sudewo Dibebaskan
Bacaaja: Sidang Sudewo Tetap Jalan, Pendukung Boleh Demo Asal Kalem

Di hadapan para pendukungnya, Sudewo mengucapkan terima kasih sekaligus meminta mereka tetap menjaga ketertiban selama proses persidangan berlangsung.

“Terima kasih dukungannya. Salam buat warga Kabupaten Pati. Tetap kompak dan solid. Jangan lupa doakan saya bebas dan menjadi bupati lagi,” ujar Sudewo.

Dalam sidang, Sudewo juga menilai keterangan para saksi belum mampu mengaitkan dirinya dengan dugaan aliran dana korupsi seperti yang didakwakan jaksa.

Ia menyebut saksi Rusbandi tidak mengetahui secara rinci proses lelang maupun pelaksanaan proyek. Menurutnya, Nur Hidayat memperoleh jatah pekerjaan sebesar 10 persen karena usahanya sendiri, bukan karena campur tangan dirinya.

“Pak Nur Hidayat mendapatkan 10 persen itu bukan atas bantuan siapa pun, tetapi atas usahanya sendiri,” katanya.

Sudewo mengakui pernah meminta agar porsi pekerjaan Nur Hidayat dinaikkan menjadi 30 persen. Namun, permintaan itu disebutnya tidak pernah dikabulkan.

“Saya hanya pernah menyampaikan kepada Pak Arno agar dibantu menjadi 30 persen, tetapi itu tidak diakomodasi sehingga tetap 10 persen,” jelasnya.

Ia juga membantah menerima uang Rp450 juta yang sebelumnya disinggung di persidangan. Menurut Sudewo, uang yang ditransfer Sawal Hidayat kepada Nur Hidayat sama sekali tidak mengalir kepadanya.

Tak hanya itu, Sudewo juga menepis anggapan bahwa uang valuta asing yang pernah disita KPK berasal dari Nur Hidayat. Ia mengklaim uang tersebut langsung diamankan penyidik saat penggeledahan sehingga belum sempat dicantumkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

“Saat penggeledahan uang itu langsung diambil KPK sehingga belum sempat kami laporkan. LHKPN saya rinci, bahkan sepeda motor saja saya laporkan,” ujarnya.

Sudewo turut menjelaskan soal uang Rp125 juta yang sempat muncul dalam persidangan. Ia mengatakan dana itu berkaitan dengan proposal pondok pesantren melalui Ferry Gareng dan tidak ada hubungannya dengan perkara dugaan korupsi proyek DJKA yang sedang disidangkan. (*)

You Might Also Like

Terkendala Administrasi, Tiga Pemain Asing PSIS Gagal Tampil

Beda Hasil Tes Urine Robig Zaenudin: Polda Bilang Positif, Lapas Negatif, Mana yang Valid?

Kekerasan Perempuan dan Anak di Jateng Masih Tinggi

Ruang Rektor Unsoed Disegel KPK, Lantai 3 Steril

Susu Sapi Dijual Mahal Diam-Diam, Eks Bos Balai Baturraden Kini Ditahan

TAGGED:bebasbupati patigerindraheadlinesudewo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Rel Ganda di Jateng Beres, PR Sekarang Genjot Kereta Perkotaan
Next Article Ronaldo, Messi, dan Fanatisme Sepak Bola di Indonesia

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Akankah Kita Benar-Benar Kehabisan Udara Segar?

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (ist)

PCNU Nias Serahkan Uang Rp250 Juta ke KPK, Diduga Terkait Risywah Muktamar NU di Jombang

PENANGKAPAN EKS-NAPITER -- Kolase foto eks-napiter pelaku pembakaran mi babi di Sukoharjo (kiri) dan petugas yang melakukan penangkapan. (ist)

Dua Polisi Terluka saat Tangkap Eks-Napiter Pembakar Warung Mi Babi di Sukoharjo

DEMO BERUJUNG RUSUH - Polisi menangkap peserta aksi demonstrasi di depan gedung DPRD DIY, kawasan Malioboro, Selasa (21/10/2026) malam.

Suara Petasan dan Aba-aba Serbu: Demonstrasi di Malioboro Berujung Ricuh, Massa Aksi Dikeroyok Ormas

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

Disdikpora Wonosobo bakal Dipecah, Afif: 2027 Dispora Jadi OPD Sendiri

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Investor Lirik Semarang, Mas Dewan RI Andhika: Revisi UU Kawasan Industri Jadi Kunci

Juli 24, 2026
Daerah

Semarang Jawara Nasional Transformasi Digital Pemerintahan Versi GM-DTGI 2025

September 19, 2025
Info

MBG Bikin Sampah Kian Menumpuk, Pemprov Jateng Akui Banyak Makanan Terbuang Sia-sia

Februari 18, 2026
Info

Muktamar NU Disorot, Dugaan Politik Uang Mencuat

September 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sudewo Pengin Jadi Bupati Pati Lagi, Minta Doa Pendukung
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?