Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dampak Banjir di Jateng, M Saleh: Pemulihan Pendidikan Nggak Boleh Nunggu Lama
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dampak Banjir di Jateng, M Saleh: Pemulihan Pendidikan Nggak Boleh Nunggu Lama

R. Izra
Last updated: Februari 20, 2026 4:42 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Kebersamaan Mohammad Saleh dengan warga korban banjir bandang di kawasan lereng Gunung Slamet, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang (27/01/2026). (ist)
Kebersamaan Mohammad Saleh dengan warga korban banjir bandang di kawasan lereng Gunung Slamet, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang (27/01/2026). (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Banjir bandang yang sempat menerjang di sejumlah wilayah di Jateng, termasuk di Kabupaten Pemalang, nggak cuma bikin rumah warga tergenang, tapi juga merusak sejumlah sekolah. Dampaknya? Aktivitas belajar siswa jadi ikut keganggu.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengingatkan kalau pendidikan itu sektor krusial yang nggak boleh ikut “lumpuh” meski daerah lagi kena bencana. Karena itu, pemulihan pendidikan harus langsung masuk daftar prioritas pemerintah.

“Untuk pemulihan sektor pendidikan, perlu dipikirkan percepatan perbaikan sekolah dengan segala sarana dan prasarananya. Kita harus bergerak cepat dan serius,” tegasnya, Minggu (8/2/2026).

Bacaaja: Rehab 10 Ribu Rumah di Jateng Ngebut, Saleh: Data Warga Wajib On Point!
Bacaaja: Kiki Tewas Tertimbun, Lagi-lagi Tanah Longsor di Pemalang Telan Korban Jiwa

Saleh menekankan, jangan sampai anak-anak kehilangan hak buat dapetin pendidikan layak cuma karena penanganan yang telat.

Menurutnya, di lokasi pengungsian pun harus segera disiapkan kebutuhan penting seperti ruang kelas darurat, perlengkapan belajar, hingga dukungan psikososial supaya siswa lebih siap mengikuti pembelajaran di tengah situasi darurat.

Ia juga menegaskan pemulihan pendidikan nggak bisa dikerjakan sendirian. Pemerintah perlu gandeng banyak pihak, mulai dari swasta, relawan, sampai organisasi sosial dan keagamaan, biar prosesnya makin cepat.

Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh.
Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh.

“Upaya pemulihan layanan pendidikan di wilayah terdampak bencana harus terus dilakukan dengan mengedepankan semangat optimisme dan gotong royong,” ujarnya.

Lebih dari sekadar kelas kembali berjalan, keberhasilan pemulihan juga dilihat dari apakah anak-anak merasa aman, mau datang ke sekolah, berani berinteraksi lagi, dan perlahan mulai bangun mimpi mereka.

“Evaluasi implementasi lapangan harus dilakukan secara berkelanjutan agar pemulihan pembelajaran bukan sekadar administrasi formal,” tandasnya. (*)

You Might Also Like

Odong-odong di Cilacap Minggir, Wisata Jadi Jalur Baru

Darurat Degradasi, PSIS Borong 12 Pemain

Mumpung Lagi Puasa, Perbanyak Doa agar Utang Cepat Lunas Ini Bacaannya

Ratusan Mahasiswa Undip Diterjunkan ke Pelosok, Bantu Desa Transmigrasi Naik Level

Dapur MBG di Semarang Upgrade Skill, Belajar Ngolah Makanan Halal dan Aman dari Ahlinya!

TAGGED:dampak banjirgolkarheadlinem salehpemalangpendidikansekolah rusakwakil ketua dprd jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Uji Coba Menang 9-0, Alfredo Vera Cek Mesin PSIS
Next Article Peristiwa viral di Blora insiden pria menendang kucing. Foto: ist Kasus Kucing Ditendang di Blora Resmi Naik Penyidikan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UKIR SEJARAH - Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga panahan Indonesia setelah meraih emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asean-Games 2026

Lapas Purwodadi Pastikan Data Pemilih Warga Binaan Tetap Terdata

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

Hati-Hati! Asap TPA Jatibarang Mengandung Partikel Berbahaya

Sabut Kelapa Buatan Warga Binaan Lapas Semarang Tembus Yunani

Giant Sea Wall Diharap Jadi Solusi Banjir dan Rob

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan penolakannya terhadap rencana Tax Amnesty Jilid III. Ia menilai kebijakan itu bisa merusak kredibilitas pemerintah dan justru memberi insentif bagi wajib pajak nakal.
Info

Ada Bandara Petugas Bea Cukai, Begini Respons Purbaya

November 27, 2025
Hukum

Kasus Absen Fiktif Brebes, Sekda Minta Pengawasan ASN Jangan Andalkan Aplikasi

Juli 5, 2026
Ilustrasi tawuran. (grafis/tera)
Hukum

Bawa Sajam, 7 Remaja di Batang Digagalkan Tawuran

Agustus 18, 2026
SAKSI SIDANG--Camat Margorejo, Kabupaten Pati, Priyono Arief Fandillah (batik hijau pojok kanan) bersaksi di sidang korupsi terdakwa Sudewo, Rabu (15/7/2026). (bae)
Hukum

Camat Margorejo Kelabakan Dicecar KPK soal Mahar Perangkat Desa

Juli 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dampak Banjir di Jateng, M Saleh: Pemulihan Pendidikan Nggak Boleh Nunggu Lama
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?