Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pengakuan Siswa SMAN 6 Semarang: Auto Melek Isu Radikalisme Usai Meet & Greet Densus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pengakuan Siswa SMAN 6 Semarang: Auto Melek Isu Radikalisme Usai Meet & Greet Densus

R. Izra
Last updated: Februari 10, 2026 9:38 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Siswa SMAN 6 Semarang, Khansareta Prayunita menjelaskan kesannya ikut Meet & Greet Densus di sekolahnya, Selasa (10/2/2026). (bae)
Siswa SMAN 6 Semarang, Khansareta Prayunita menjelaskan kesannya ikut Meet & Greet Densus di sekolahnya, Selasa (10/2/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG — Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang nggak cuma jadi acara formal doang. Banyak siswa pulang dengan insight baru soal radikalisme sampai bullying, topik yang ternyata deket banget sama kehidupan pelajar.

Salah satunya Khansareta Prayunita, atau yang akrab disapa Reta. Siswi kelas XI ini bilang materi yang disampaikan bikin wawasannya kebuka lebar.

“Tadi dapat banyak pengetahuan seputar radikalisme, bullying, juga bagaimana kita sebagai penerus bangsa meneruskan perjuangan dari yang terdahulu,” ujar Reta, Selasa (10/2/2026).

Bacaaja: Densus Masuk Sekolah Mau Cari Apa? Ternyata Bahas Ini, Bikin Heboh SMAN 6 Semarang
Bacaaja: Meet & Greet SMAN 6 Semarang, Densus: 22 Pelajar Jateng Terpapar Paham Radikal, Banyak dari Medsos

Menurutnya, sekarang dia makin sadar kalau radikalisme nggak datang dari satu pintu aja—tapi bisa masuk lewat banyak jalur.

“Pemaparan radikalisme itu bisa dari banyak platform. Bisa dari gadget, dari pertemanan juga,” jelasnya.

Nggak cuma itu, pembahasan soal bullying juga jadi reminder penting. Apalagi, ada bentuk bullying yang sering dianggap bercanda padahal dampaknya serius, kayak verbal bullying.

“Kalau bullying, ada verbal bullying. Itu yang tadi dijelaskan,” tambahnya.

Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah.
Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah.

Hal serupa juga dirasain Ailsa Fara Aryandari. Ia mengaku materi yang diterima bikin dirinya lebih waspada sekaligus refleksi diri.

“Berdasarkan materi yang sudah saya dapatkan, saya akan berusaha mengurangi hal-hal yang negatif agar tidak terpapar radikalisme,” kata Ailsa.

Ia pun berharap ilmu dari kegiatan ini nggak cuma berhenti di ruang acara, tapi bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapannya ke depan bisa menjadi lebih baik lagi,” tutupnya.

Sebagai informasi, Meet & Greet Densus ini merupakan hasil kolaborasi BacaAja bersama Densus 88, Kesbangpol Jawa Tengah, dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.

Tujuannya jelas: bikin pelajar makin aware terhadap ancaman radikalisme sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan positif. (*)

You Might Also Like

Seluruh Menu Dapur Marhen Diracik Kader dan Relawan, Messy: Semangat Gotong Royong

PLN Icon Plus Perkuat Sinergi Industri dan Pendidikan Vokasi bersama SMK Batur Jaya 1 Ceper

Pilkada lewat DPRD Bentuk Kemunduran Demokrasi, Pengamat: Politik Transaksional

Batu Ukir Ikan di Banjarnegara Jadi Sorotan, Arkeolog Turun Tangan

Gak Ideal Banget! Jateng Cuma Punya 11 Ribu Dokter dari Kebutuhan 27 Ribu

TAGGED:bullyingdensusmeet & greetradikalismesiswasman 6 semarangterorisme
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mantan Bupati Purworejo, Agus Bastian (batik hijau) dan tiga orang lain bersaksi di sidang korupsi BPR Purworejo, Selasa (10/2/2026). (bae) Mantan Bupati Purworejo Dicecar Soal BPR saat Jadi Saksi Sidang Korupsi di Semarang
Next Article Bukan Cuma Kolesterol: CKG Kini Urus Scabies sampai Kusta

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Iswar Dorong ITMI Perjuangkan Hak Tunanetra

Lintasan Baru KEK Batang Bikin Pereli Ketagihan

Sultan Agung Fun Run Diserbu Peserta, Ada yang Lari demi Scoopy

Sahoun Purwokerto, Langka tapi Rasanya Nampol

Soto Sangka, Warung Tua yang Masih Ngangenin

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Seorang WBP Lapas Besi Nusakambangan menerima Remisi Khusus Imlek, Selasa (17/2/2026). Foto: Dok. Kanwil Ditjenpas Jateng.
HukumInfo

Hari Raya Imlek: Narapidana Nusakambangan Terbanyak Penerima Remisi

Februari 17, 2026
Ilustrasi petugas mengevakuasi korban kecelakaan ke rumah sakit. (grafis/wahyu)
Info

Polisi Tes Urine Sopir Bus Maut Po Cahaya Trans, Kapolda Jateng Bilang Begini

Desember 22, 2025
Pendidikan

Abu Anak Krakatau Ganggu Sekolah di Jawa Barat

September 7, 2026
Ilustrasi pajak.
Hukum

Sandera Pajak di Semarang Akhirnya Bebas, Tunggakan Rp25 Miliar Dilunasi

Januari 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pengakuan Siswa SMAN 6 Semarang: Auto Melek Isu Radikalisme Usai Meet & Greet Densus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?