Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Harga Rokok Ikut Terkerek Naik Meski Tak Ada Penyesuaian Tarif Cukai
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Harga Rokok Ikut Terkerek Naik Meski Tak Ada Penyesuaian Tarif Cukai

Harga rokok terkerek naik, meski tak ada penyesuaian tarif cukai. Kenaikan rokok terdampak melonjaknya harga berbagai bahan baku, seiring nilai tukar rupiah yang terus melemah.

R. Izra
Last updated: Juni 9, 2026 4:49 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
ROKOK - Ilustrasi produk turunan tembakau berupa rokok.
ROKOK - Ilustrasi produk turunan tembakau berupa rokok.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Harga rokok kembali merangkak naik, meski tarif cukai tak mengalami kenaikan. Hal ini dipicu oleh naiknya sejumlah komponen produksi lain. Semisal kertas dan plastik.

Kenaikan yang terjadi pada sejumlah merek rokok dalam beberapa waktu terakhir membuat pedagang kelontong harus menyesuaikan harga jual, sementara pembeli mulai mengeluhkan pengeluaran yang semakin bertambah.

Di tengah naiknya berbagai kebutuhan pokok, rokok menjadi salah satu barang yang paling sering mengalami penyesuaian harga. Kenaikannya memang tidak terlalu besar, berkisar antara Rp500 hingga Rp1.000 per bungkus, namun perubahan tersebut cukup terasa bagi konsumen yang membeli rokok setiap hari.

Bacaaja: Rupiah Melemah, Nasib Pedagang Kecil Ikut Tergerus: Nahan Harga, Untung Dikit Gak Apa
Bacaaja: Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan

Masyito (50), pemilik toko kelontong di Tugurejo Semarang, mengatakan sejumlah merek rokok yang dijual di tokonya mengalami kenaikan harga secara bertahap.

“Yang naik cukup banyak. Ada Sampoerna, Dji Sam Soe, Jarum, dan beberapa merek lainnya. Kenaikannya ada yang Rp500 sampai Rp1.000,” ujarnya. Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, setiap kali harga rokok naik, pelanggan menjadi pihak pertama yang merasakan dampaknya. Tak sedikit pembeli yang bertanya atau bahkan mengeluhkan perubahan harga tersebut saat berbelanja.

Meski demikian, sebagian besar pelanggan tetap membeli rokok seperti biasa. Hanya saja, beberapa mulai mempertimbangkan untuk beralih ke merek yang lebih murah agar pengeluaran harian tidak semakin membengkak.

Fenomena serupa juga diamati oleh Masunah (60), pedagang sembako yang telah bertahun-tahun berjualan di Daerah Krapyak. Ia menilai rokok merupakan salah satu barang yang hampir selalu mengalami kenaikan harga dari tahun ke tahun.

“Kalau yang paling sering naik ya rokok. Dari dulu naik terus sedikit demi sedikit,” katanya.

Menurut Masunah, kenaikan harga rokok terjadi bersamaan dengan naiknya sejumlah kebutuhan lain seperti gula, beras, dan minyak goreng. Kondisi tersebut membuat masyarakat harus mengatur ulang pengeluaran rumah tangga, terutama untuk kebutuhan yang dikonsumsi setiap hari.

Bagi pedagang kecil, perubahan harga rokok tidak hanya soal mengganti angka di rak pajangan. Mereka juga harus menghadapi pertanyaan pelanggan, menjelaskan alasan kenaikan harga, hingga menjaga agar pembeli tetap datang ke toko.

Di sisi lain, kenaikan harga rokok menjadi gambaran bagaimana masyarakat kini menghadapi tekanan biaya hidup yang terus meningkat. Saat harga berbagai kebutuhan bergerak naik secara bersamaan, pengeluaran yang sebelumnya dianggap kecil perlahan ikut membesar.

Meski kenaikannya hanya ratusan rupiah per bungkus, bagi sebagian konsumen yang membeli rokok setiap hari, perubahan itu tetap terasa di kantong. Sementara bagi pedagang, kenaikan harga menjadi tantangan baru untuk mempertahankan pelanggan di tengah daya beli masyarakat yang semakin tertekan. (dul)

You Might Also Like

Dari Kafe ke Speedboat, Wisata Jatibarang Mencoba Hidup Lagi

Setop Jual Hulu Ngaliyan ke Pengembang, Amerta: Akar Masalah Banjir

Walhi Soroti Tata Ruang Kota yang Bikin Ngaliyan Porak-Poranda

Hujan Belum Turun, Warga Karonsih Selatan Sudah Keburu Deg-degan

Kerusakan Jalan Pascabanjir di Silayur Langsung Diperbaiki

TAGGED:dolarharga rokok naikrupiahtarif cukai
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KANTONG PLASTIK - Ilustrasi pedagang memasukkan barang yang dibeli pelanggan ke dalam kantong plastik. Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan
Next Article KETUA PERADI SAI SEMARANG - Ketua DPC Peradi SAI Kota Semarang, Luhut Sagala (tengah) mengumumkan perubahan nama dan logo organisasi dalam acara buka bersama anggota di Aroem Resto Semarang, Selasa (3/3/2026). (bae) Luhut Sagala Kembali Pimpin Peradi SAI Kota Semarang, Ini Fokus Agenda Kerjanya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan. (bae)

Fakta Jaringan Love Scamming di Semarang, Izin Tinggal 4 WNA China Kedaluwarsa

LAYANI PELANGGAN - Pelaku usaha fotokopi di Ngaliyan, Semarang, sedang melayani pelanggan. Mereka mengaku empot-empotan menghadapi harga kertas yang terus melambung tinggi, dampak melemahnya rupiah. (dul)

Harga Kertas Melambung Tinggi, Pelaku Usaha Fotokopi Ketar-ketir

KETUA PERADI SAI SEMARANG - Ketua DPC Peradi SAI Kota Semarang, Luhut Sagala (tengah) mengumumkan perubahan nama dan logo organisasi dalam acara buka bersama anggota di Aroem Resto Semarang, Selasa (3/3/2026). (bae)

Luhut Sagala Kembali Pimpin Peradi SAI Kota Semarang, Ini Fokus Agenda Kerjanya

ROKOK - Ilustrasi produk turunan tembakau berupa rokok.

Harga Rokok Ikut Terkerek Naik Meski Tak Ada Penyesuaian Tarif Cukai

KANTONG PLASTIK - Ilustrasi pedagang memasukkan barang yang dibeli pelanggan ke dalam kantong plastik.

Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Jumat WFH, Dinas Dipangkas, ASN Jateng Diajak Lebih “Hemat Mode”

April 6, 2026
Fokus

Dialek Semarangan Ternyata Cuma Hidup di Lima Kecamatan

Mei 15, 2026
Fokus

Dialek Semarangan Sangat Egaliter, “Ndasmu” Pun Dianggap Wajar

Mei 15, 2026
Mahasiswa menggelar aksi demonstrasi menuntut penanganan jalur Silayur segera dilaksanakan, agar kecelakaan maut tak terus berulang.
Fokus

Jalur Maut Silayur Ngaliyan Makan Korban Lagi, Mahasiswa Sentil Keras Pemkot Semarang

April 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Harga Rokok Ikut Terkerek Naik Meski Tak Ada Penyesuaian Tarif Cukai
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?