Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ditolak Balikan Lagi, Suami di Temanggung Bacok Istrinya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Ditolak Balikan Lagi, Suami di Temanggung Bacok Istrinya

Korban diketahui berusia 30 tahun dan saat kejadian sedang berada di rumah orang tuanya. Sementara pelaku yang berinisial K, juga berusia 30 tahun, diduga datang untuk menemui korban dan membicarakan hubungan rumah tangga mereka yang sudah lama renggang.

Nugroho P.
Last updated: Mei 19, 2026 11:05 am
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
ilustrasi Pembunuhan
SHARE

BACAAJA, TEMANGGUNG – Warga Desa Ngaren, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung mendadak dibuat geger setelah seorang perempuan berinisial DR ditemukan tewas usai dibacok suaminya sendiri. Peristiwa yang terjadi Minggu siang 17 Mei 2026 itu langsung bikin suasana kampung berubah tegang karena pelaku sempat kabur setelah melakukan aksi brutal tersebut.

Korban diketahui berusia 30 tahun dan saat kejadian sedang berada di rumah orang tuanya. Sementara pelaku yang berinisial K, juga berusia 30 tahun, diduga datang untuk menemui korban dan membicarakan hubungan rumah tangga mereka yang sudah lama renggang.

Namun pertemuan itu justru berakhir tragis. Polisi menduga emosi pelaku memuncak setelah ajakannya untuk kembali hidup serumah ditolak korban. Situasi yang awalnya hanya percakapan rumah tangga kemudian berubah jadi aksi kekerasan mematikan.

Menurut keterangan kepolisian, pasangan tersebut memang sudah pisah rumah selama sekitar dua tahun. Selama itu hubungan keduanya disebut tidak lagi harmonis. Pelaku diduga masih ingin rujuk, tetapi korban memilih tidak kembali bersama.

Kasat Reskrim Polres Temanggung I Komang Mahendra Deputra mengatakan dari hasil pemeriksaan sementara, korban memang menolak ajakan pelaku untuk kembali tinggal serumah. Penolakan itulah yang diduga memicu kemarahan besar dari pelaku.

“Korban tidak mau bersama lagi,” kata Komang saat menjelaskan motif sementara kasus tersebut. Polisi menduga pelaku langsung naik pitam hingga akhirnya melakukan penganiayaan yang membuat korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Usai melakukan pembacokan, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan rumah korban. Warga sekitar yang mendengar keributan disebut sempat panik sebelum akhirnya polisi bergerak melakukan pengejaran berdasarkan keterangan saksi di lokasi.

Kapolres Temanggung Zamrul Aini mengatakan tim kepolisian langsung bergerak cepat memburu keberadaan pelaku setelah menerima laporan dari warga dan keluarga korban. Dari hasil penelusuran, polisi mendapat informasi bahwa K diduga hendak kabur ke arah Wonosobo.

Pelarian pelaku ternyata tidak berlangsung lama. Polisi berhasil menangkap K kurang dari 10 jam setelah kejadian. Saat diamankan, pelaku diketahui sedang berusaha melanjutkan pelarian menuju wilayah luar Temanggung.

Menurut polisi, sebelum ditangkap pelaku sempat membuang sabit yang diduga dipakai untuk membunuh istrinya. Barang bukti tersebut kini masih dicari dan didalami oleh penyidik untuk melengkapi proses pemeriksaan.

Yang bikin situasi makin dramatis, polisi juga mengungkap bahwa K sempat berniat mengakhiri hidupnya sendiri. Dalam pelariannya, ia disebut mencoba melompat dari jembatan. Namun aksi itu berhasil digagalkan sebelum pelaku akhirnya diamankan petugas.

Setelah ditangkap, K langsung dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi kini masih mendalami kronologi lengkap kejadian termasuk hubungan rumah tangga pasangan tersebut sebelum tragedi berdarah itu terjadi.

Kasus ini langsung menyita perhatian warga sekitar karena pasangan tersebut diketahui pernah hidup bersama cukup lama sebelum akhirnya pisah rumah. Banyak warga tidak menyangka konflik rumah tangga itu akan berujung pada pembunuhan.

Suasana rumah duka pun dipenuhi keluarga dan tetangga yang datang silih berganti. Beberapa warga mengaku syok karena korban dikenal sebagai pribadi yang cukup tertutup dan jarang memperlihatkan masalah rumah tangga di depan orang lain.

Di media sosial, kasus ini juga cepat menyebar dan memancing banyak komentar. Banyak warganet menyoroti bagaimana konflik rumah tangga yang tidak selesai dengan baik bisa berubah menjadi tragedi besar ketika emosi tidak terkendali.

Tak sedikit pula yang merasa miris karena kasus kekerasan dalam hubungan pasangan kembali terjadi hanya gara-gara persoalan rujuk. Banyak yang berharap persoalan rumah tangga diselesaikan lewat jalur yang lebih aman tanpa kekerasan.

Polisi sendiri memastikan proses hukum terhadap pelaku akan terus berjalan. Penyidik kini mengumpulkan keterangan tambahan dari saksi-saksi dan keluarga untuk memperjelas detail kejadian sebelum berkas perkara dilanjutkan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa persoalan hubungan yang dipendam terlalu lama bisa berubah berbahaya ketika tidak diselesaikan dengan kepala dingin. Penolakan yang seharusnya bisa diterima dengan lapang justru berakhir jadi aksi fatal yang merenggut nyawa seseorang.

Kini, seorang perempuan kehilangan hidupnya di rumah orang tuanya sendiri, sementara suaminya harus berhadapan dengan proses hukum setelah pelarian singkat yang berakhir sebelum sampai ke Wonosobo. (*)

You Might Also Like

PWI Kudus Kecam Premanisme dan Intimidasi terhadap Wartawan, Tuntut Ormas PP Lakukan Ini

Sindikat Joki UTBK Akhirnya Tumbang di Tangan Polisi

Cinta Berujung Tragedi: Dosen Cantik Tewas di Tangan Polisi Muda

Korupsi Rp237 Miliar BUMD Cilacap, Penyidikan Rampung, Siap Gas ke Persidangan!

Tampang Intel TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Cuma Dijerat Pasal Penganiayaan

TAGGED:ditolak rujukpebunuhanpembacokantemanggung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wagub Babel Kena Vonis, Kasus Penipuan Tagihan Hotel
Next Article Josepha Mau Dijadikan Duta, Drama LCC Belum Sepenuhnya Adem Lagi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KECANTIKAN BUKAN SULAP - Praktisi kecantikan dari Immoderma Aesthetics and Wellness Clinic, dr Teddy August, menegaskan bikin glowing wajah yang sehat gak bisa dilakukan secara instan. (dul)

Glowing Instan Bisa Berujung Petaka, dr. Teddy: Gak Segampang Itu, Kecantikan Bukan Sulap

Doa Jamaah Haji Buat Presiden, Pesan Niam Jadi Obrolan Panjang

Muhadjir Effendi Diperiksa KPK

Josepha Mau Dijadikan Duta, Drama LCC Belum Sepenuhnya Adem Lagi

Ditolak Balikan Lagi, Suami di Temanggung Bacok Istrinya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

KPK Kulik Aktivitas Fadia Arafiq Saat Menjabat

Mei 14, 2026
Ilustrasi armada BRT Trans Jateng.
Info

Trans Jateng Beroperasi di Temanggung 2027? Dishub Ungkap Hal Ini

Januari 21, 2026
Hukum

Janji Vonis Ringan Berujung Duit Rp140 Juta? Oknum Jaksa Rembang Disorot

April 13, 2026
Bonatua Silalahi menangkan gugatan soal keterbukaan ijazah Jokowi.
Hukum

Gugatan Bonatua Menang! KIP Minta KPU Buka Data Ijazah Jokowi ke Publik

Januari 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ditolak Balikan Lagi, Suami di Temanggung Bacok Istrinya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?