Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Korupsi Rp237 Miliar BUMD Cilacap, Penyidikan Rampung, Siap Gas ke Persidangan!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Korupsi Rp237 Miliar BUMD Cilacap, Penyidikan Rampung, Siap Gas ke Persidangan!

Proses panjang pengusutan skandal korupsi Rp237 miliar di tubuh BUMD PT Cilacap Segara Artha akhirnya tuntas di tahap penyidikan. Tiga tersangka resmi dilimpahkan ke jaksa penuntut umum, tinggal menunggu jadwal sidang di pengadilan.

T. Budianto
Last updated: Agustus 28, 2025 5:11 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BERI PENJELASAN: Penyidik Kejati Jateng memberikan penjelasan terkait penanganan perkara korupsi BUMD Cilacap, Kamis (28/8). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kasus dugaan korupsi pembelian lahan BUMD PT Cilacap Segara Artha akhirnya masuk babak baru. Penyidik udah beresin semua berkas, sekarang tinggal nunggu dibawa ke pengadilan buat disidang.

Asisten Pidsus Kejati Jateng, Lukas Alexander Sinuraya, bilang kalau proses penyidikan resmi tuntas, berkas perkaranya udah dinyatakan lengkap. “Sudah P21. Penyidik sudah menyerahkan tersangka dan barang bukti ke jaksa penuntut umum di Kejari Cilacap,” jelasnya, Kamis (28/8).

Tersangka di kasus ini ada tiga. Mereka adalah eks Sekda Cilacap, Awaluddin Muuri; Iskandar Zulkarnain, eks Komisaris PT Cilacap Segara Artha; dan Andhi Nur Huda, eks Direktur PT Rumpun Sari Antan.

Kasus TPPU

Ketiganya tetap ditahan sambil nunggu sidang. “Dalam waktu yang tidak lama lagi akan diserahkan ke pengadilan,” tutur Lukas. Tapi cerita belum kelar. Kalau korupsinya udah tuntas disidik, kasus TPPU alias pencucian uangnya masih jalan.

Penyidik lagi serius ngejar jejak duit hasil korupsi yang bikin negara tekor sampai Rp237 miliar. Dari jumlah segede itu, baru Rp26 miliar yang berhasil disita. Yang bikin makin panas, aliran duit haram ini ternyata nyebar ke banyak pihak.

Bahkan minggu lalu, penyidik sempet manggil Gus Yazid, pengasuh Ponpes Ar-Rahman Basyaiban, buat jadi saksi. Dia ngaku pernah nerima duit Rp18 miliar dari Andhi, salah satu tersangka.

Buat yang belum ngikutin, skandal ini bermula waktu PT Cilacap Segara Artha beli tanah 700 hektare dari PT Rumpun Sari Antan seharga Rp237 miliar.  Duit udah lunas, tapi tanah ternyata masih dikuasai Kodam IV/Diponegoro. Hasilnya? Lahannya nggak pernah kebeli beneran, duitnya malah raib entah ke mana. (bae)

You Might Also Like

Gak Ada Takut-takutnya, Tersangka Kurir Sabu 5 Kg Malah Cengengesan di Kejaksaan

Prabowo Rehabilitasi Ira Puspadewi, Status Terpidana Resmi Gugur

BREAKING NEWS: Kader Gerindra Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK

Sidang Vonis Aktivis Pati Disorot! Putri Gus Dur hingga Ketua BEM UGM Datang, Ingatkan Soal Ini

Anak Jadi Korban Daycare Jogja, IDAI Bergerak Fokus Pulihkan Trauma & Kawal Kasus

TAGGED:bumd cilacap. headlinekasus korupsi cilacap
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dwi Hartono, mahasiswa S2 UGM, residivis ijazah palsu, dan otak pembunuhan Kacab Pembantu BRI Cempaka Putih. Jejak Dwi Hartono di Semarang: Jebolan Fakultas Kedokteran, Residivis Ijazah Palsu, Kini Dinonaktifkan UGM
Next Article Mahasiswa Unwahas KKN ke Malaysia, Bawa Misi Literasi Bantu Anak Migran

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EVAKUASI MAYAT - Beberapa petugas Kepolisian dan Tim Relawan mengevakuasi penemuan mayat yang di temukan di Jl. Gatot Subroto, Purwoyoso, Jum'at. (15/5/2026). (dul)

Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah

Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Dialek Semarangan Tumbuh dari Terminal sampai Bioskop

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Maryam, eks-napiter (bercadar) berfoto bersama petugas, sebelum dideportasi ke Malaysia melalui Bandara Ahmad Yani Semarang, Sabtu (3/1/2026).
Hukum

Bebas dari Lapas, Napiter Perempuan Asal Malaysia Langsung Dideportasi dari Semarang

Januari 3, 2026
Hukum

Jaksa: Eksepsi Nadiem Nggak Masuk Akal

Januari 9, 2026
Hukum

Dukun Iskandar Kambuh Lagi: Pasutri di Pemalang Jadi Korban Kopi Beracun

Agustus 20, 2025
Gu
Hukum

Viral Foto Bobby Nasution Emosi, Tampar Pegawai BUMD

April 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Korupsi Rp237 Miliar BUMD Cilacap, Penyidikan Rampung, Siap Gas ke Persidangan!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?