Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gugatan Bonatua Menang! KIP Minta KPU Buka Data Ijazah Jokowi ke Publik
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Gugatan Bonatua Menang! KIP Minta KPU Buka Data Ijazah Jokowi ke Publik

R. Izra
Last updated: Januari 15, 2026 10:32 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Bonatua Silalahi menangkan gugatan soal keterbukaan ijazah Jokowi.
Bonatua Silalahi menangkan gugatan soal keterbukaan ijazah Jokowi.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Drama panjang soal keterbukaan ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, akhirnya nemu titik terang. Majelis Komisi Informasi Publik (KIP) resmi mengabulkan seluruh gugatan pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi terhadap KPU RI.

Begitu keluar dari ruang sidang, Bonatua nggak bisa nyembunyiin rasa leganya. Tapi, katanya, ini bukan soal dia.

“Terus terang kita bahagia. Tapi ini bukan kemenangan saya. Ini kemenangan publik,” kata Bonatua, Selasa (13/1/2026).

Bacaaja: KPU Rahasiakan Ijazah Capres-Cawapres, DPR Geram: Transparansi Demokrasi Dipertaruhkan
Bacaaja: Mantan Rektor UGM Tiba-tiba Cabut Pernyataan soal Ijazah Palsu Jokowi, Ada Apa?

Menurut Bonatua, putusan KIP ini bikin data ijazah Jokowi yang sebelumnya tertutup rapat akhirnya wajib dibuka ke publik. Artinya, masyarakat bisa melihat sendiri, bukan cuma nerima narasi sepihak.

“Dengan begitu, publik bisa tahu dan membedakan,” ujarnya singkat tapi nyelekit.

Bonatua juga menyinggung soal Keputusan KPU RI Nomor 731 Tahun 2025 yang sebelumnya bikin publik geram. Ia menyebut, kemarahan publik—mulai dari demo sampai hashtag di media sosial—jadi salah satu pemicu perjuangan ini terus jalan.

“Ini kemenangan publik yang marah. Karena publik marah, muncul demo, hashtag, tekanan ke KPU. Akhirnya 731 dicabut dan dikasihlah ini ke kita,” katanya.

Ia pun mengucapkan terima kasih ke publik yang disebutnya “rewel” soal haknya sendiri. Menurut Bonatua, justru kerewelan itu yang bikin transparansi bisa diperjuangkan.

Soal data ijazah Jokowi yang nantinya ia terima, Bonatua menegaskan nggak bakal disimpan sendiri.

“Saya nggak akan rahasiakan. Saya akan panggil teman-teman pers dan kasih ke publik,” tegasnya.

Namun, perjuangan belum sepenuhnya kelar. KPU masih punya waktu 14 hari buat mengajukan banding ke PTUN. Bonatua pun ngasih warning keras.

“Tolong KPU, jangan pakai duit rakyat buat melawan publik. DPR tolong awasi. Jangan kasih anggaran buat itu,” katanya.

Ia bahkan menyebut tak tertarik meladeni banding di PTUN. Menurutnya, biar publik sendiri yang menilai kalau KPU nekat pakai uang negara untuk melawan rakyat.

Sebelumnya, Ketua Majelis KIP Handoko Agung Saputro menegaskan bahwa salinan ijazah Jokowi yang digunakan saat pencalonan Presiden 2014–2019 dan 2019–2024 adalah informasi terbuka.

Majelis juga memerintahkan KPU untuk memberikan informasi tersebut setelah putusan berkekuatan hukum tetap. Kalau lewat 14 hari tak ada banding, eksekusi bakal dilakukan.

Singkatnya, ini bukan cuma soal ijazah, tapi soal hak publik buat tahu. Dan kali ini, publik lagi-lagi jadi pemeran utama. (*)

You Might Also Like

Napi Lapas Semarang Positif Narkoba, Ketahuan saat Tes Urine

Tangis Happy Ending Amsal Sitepu, Hakim Tipikor Vonis Bebas Videografer Profil Desa

Ngerinya Cuaca Esktrem di Batang: Pohon Bertumbangan, Tiga Orang Tewas

Agustina Gaspol Atasi Sampah Organik Lewat Program Gumregah

BNPT Masukkan Perlindungan Saksi dan Korban dalam RAN PE 2025-2029

TAGGED:bonatuabonatua silalahigugatan bonatua menangheadlineijazah jokowikipkpusalinan ijazah jokowi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Puluhan Lapak PKL di Atas Drainase Pasar Kobong Ditertibkan
Next Article Tangis Eva Pasaribu pecah di MK, saat menjadi saksi penggugat UU TNI. Eva adalah anak wartawan, ayahnya tewas dibakar karena berita. Tangis Anak Wartawan yang Tewas Dibakar karena Berita Pecah di MK: ‘Saya Sebatang Kara!’

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ideologi Angka dan Realitas Sebagian

SIDANG TPPU--Jaksa membacakan replik kasus pencucian uang terdakwa Gus Yazid dan Andhi Nur Huda di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (12/8/2026). (bae)

Jaksa: Gus Yazid Terima Duit Rp20 Miliar Atau Gak, Tetap Dijerat TPPU

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

Luthfi Ingin Bank Jateng Jadi “Bank Sejuta Umat”

HUT ke-81 RI, Naik Trans Jateng Cuma Bayar 19 Persen

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Berkas Masuk Pengadilan, Kasus Korupsi Bupati-Sekda Cilacap Siap Disidang

Juli 24, 2026
Info

Taruna Baru, Perwira Lulus, Semarang Jadi Rumah Kedua…

Desember 9, 2025
Hukum

Curi Labu Niatnya Buat Buka Bareng Ibu, Tewas Dianiaya

Maret 4, 2026
Ilustrasi penumpang bersiap naik gerbong kereta api di Stasin Tawang Semarang.
Info

Stasiun Tawang Lagi Ramai-Ramainya: 42 Ribu Orang Pilih Pergi Naik KA

Desember 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gugatan Bonatua Menang! KIP Minta KPU Buka Data Ijazah Jokowi ke Publik
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?