Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Doa Jamaah Haji Buat Presiden, Pesan Niam Jadi Obrolan Panjang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Doa Jamaah Haji Buat Presiden, Pesan Niam Jadi Obrolan Panjang

Menurut Niam, momen haji punya nilai spiritual besar karena para jemaah sedang berada di tempat yang dianggap mulia dalam Islam. Karena itu, ia berharap doa-doa yang dipanjatkan juga mencakup harapan baik untuk negeri dan para pemimpinnya agar mampu membawa Indonesia menuju keadaan yang lebih baik.

Nugroho P.
Last updated: Mei 19, 2026 11:16 am
By Nugroho P.
6 Min Read
Share
ilustrasi umroh
SHARE

BACAAJA, MAKKAH – Suasana keberangkatan jemaah haji Indonesia menuju Makkah tahun ini bukan cuma dipenuhi urusan koper, manasik, dan jadwal penerbangan. Di tengah persiapan menuju puncak ibadah haji, muncul pesan khusus yang ikut jadi perhatian publik setelah Musyrif Diny Kemenhaj RI Asrorun Niam Sholeh meminta para jemaah ikut mendoakan Presiden dan para pemimpin Indonesia saat berada di Tanah Suci.

Pesan itu disampaikan Prof Asrorun Niam Sholeh yang juga menjabat Ketua MUI Bidang Fatwa. Dalam keterangannya, ia mengajak jemaah memperbanyak doa bukan hanya untuk kelancaran ibadah haji dan keluarga di rumah, tetapi juga untuk kondisi bangsa Indonesia agar tetap damai, sejahtera, dan dipimpin dengan adil.

Menurut Niam, momen haji punya nilai spiritual besar karena para jemaah sedang berada di tempat yang dianggap mulia dalam Islam. Karena itu, ia berharap doa-doa yang dipanjatkan juga mencakup harapan baik untuk negeri dan para pemimpinnya agar mampu membawa Indonesia menuju keadaan yang lebih baik.

Ia menyebut para pemimpin perlu didoakan supaya diberi kebijaksanaan dalam memimpin negara. Dalam pesannya, Niam bahkan menyinggung harapan agar Indonesia bisa menjadi “baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur”, istilah yang sering dimaknai sebagai negeri yang baik, damai, dan mendapat ampunan Allah SWT.

Pesan tersebut langsung ramai dibicarakan karena muncul di tengah keberangkatan jemaah haji Indonesia yang kini sudah mulai terkonsentrasi di Makkah. Seluruh jemaah gelombang pertama disebut telah berada di Kota Suci, sementara jemaah gelombang kedua juga mulai bergerak dari tanah air menuju Arab Saudi.

Selain soal doa untuk pemimpin, Niam juga mengingatkan pentingnya memperbanyak ibadah selama berada di Tanah Haram. Ia meminta jemaah menjaga salat berjemaah, memperbanyak dzikir, dan memanfaatkan kesempatan berada di Makkah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Bagi jemaah yang sehat, ia mendorong untuk memaksimalkan ibadah di Masjidil Haram dengan memanfaatkan fasilitas transportasi yang sudah tersedia. Sementara bagi jemaah yang punya kendala kesehatan, ia mengingatkan bahwa salat berjemaah tetap bisa dilakukan di masjid sekitar tempat tinggal selama berada di kawasan Tanah Haram.

Niam juga mengingatkan bahwa haji bukan sekadar perjalanan biasa atau agenda wisata religi. Ia menekankan pentingnya memahami ilmu manasik dengan benar karena ibadah haji memiliki syarat, rukun, dan ketentuan yang harus dijalankan secara tepat.

Menurutnya, banyak orang terlalu fokus pada keberangkatan ke Tanah Suci tetapi kurang memperhatikan kesiapan ilmu. Padahal dalam ibadah haji, pemahaman soal tata cara sangat penting supaya ibadah yang dijalankan benar-benar sah dan sesuai tuntunan agama.

Karena itu, pembimbing ibadah diminta lebih aktif memberi penjelasan praktis kepada jemaah, mulai dari rukun haji, wajib haji, hingga larangan yang harus dihindari selama menjalani rangkaian ibadah. Pesan itu disampaikan agar jemaah tidak bingung saat memasuki puncak pelaksanaan haji nanti.

Selain ibadah dan manasik, kesehatan juga jadi perhatian besar dalam pesan keagamaan tersebut. Niam mengingatkan jemaah supaya tidak terlalu memforsir tenaga hanya karena semangat beribadah. Ia meminta jemaah menjaga pola makan, cukup istirahat, dan menjaga pikiran tetap tenang selama berada di Arab Saudi.

Menurutnya, ibadah haji bukan hanya ibadah ruhani, tetapi juga melibatkan kekuatan fisik dan kesiapan mental. Karena itu kondisi tubuh perlu benar-benar dijaga, terutama menjelang fase berat seperti wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan lempar jumrah di Mina.

Dalam keterangannya, Niam juga mengajak jemaah menjadikan haji sebagai momentum memperbaiki diri. Ia berharap setelah pulang dari Tanah Suci, para jemaah tidak hanya membawa gelar haji, tetapi juga membawa perubahan sikap dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menekankan bahwa nilai utama dari ibadah haji adalah semangat kesetaraan, kebersamaan, kejujuran, dan kerja keras. Menurutnya, perubahan besar untuk negeri bisa dimulai dari perubahan kecil dalam diri masing-masing orang.

Pesan tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial, terutama bagian soal doa untuk Presiden dan pemimpin negeri. Sebagian warganet menilai hal itu sebagai pengingat bahwa pemimpin juga membutuhkan dukungan doa dari masyarakat, sementara yang lain melihatnya sebagai bagian dari pesan kebangsaan dalam momentum ibadah.

Terlepas dari berbagai respons yang muncul, keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun ini memang penuh harapan. Banyak keluarga di tanah air menanti kabar baik dari anggota keluarganya yang kini sedang bersiap menjalani rangkaian ibadah paling penting dalam perjalanan haji.

Sementara itu, pemerintah juga terus memantau persiapan puncak haji yang akan berlangsung pada 9 Zulhijah atau bertepatan dengan 26 Mei 2026. Ribuan jemaah Indonesia kini mulai mempersiapkan diri menghadapi rangkaian ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual secara bersamaan.

Di tengah jutaan manusia yang berkumpul di Tanah Suci nanti, doa-doa dari jemaah Indonesia diharapkan bukan cuma membawa kebaikan bagi diri sendiri dan keluarga, tetapi juga menjadi harapan panjang untuk kondisi bangsa yang lebih tenang, adil, dan sejahtera ke depannya. (*)

You Might Also Like

Luwak Hitam Bantal Juarai Campus School Battle 2026

Rupiah Borobudur Playon 2025: Bukan Sekadar Lari, tapi untuk Berbagi, Literasi, dan Donasi

Jelang Libur Iduladha, 109 Ribu Orang Pilih Kereta

“Ampun Pak, Jangan Pukuli Saya Lagi,” Kematian Janggal Mahasiswa FH Unnes

Bajaj Lagi Naik Kelas: dari Kendaraan Jadul ke Transportasi Digital

TAGGED:doakan presidenhaji
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Muhadjir Effendi Diperiksa KPK
Next Article KECANTIKAN BUKAN SULAP - Praktisi kecantikan dari Immoderma Aesthetics and Wellness Clinic, dr Teddy August, menegaskan bikin glowing wajah yang sehat gak bisa dilakukan secara instan. (dul) Glowing Instan Bisa Berujung Petaka, dr. Teddy: Gak Segampang Itu, Kecantikan Bukan Sulap

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SINDIR PEMERINTAH--Warga Kandri saat upacata HUT RI cosplay mengkritik ucapan Prabowo soal pengupas bawang. (bae)

Warga Kandri Cosplay Jadi Juragan Bawang saat HUT RI, Sindir Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu

BANGUNAN ROBOH - Sebuah bangunan di NTT roboh setelah diguncang gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).

Update Gempa NTT: BNPB Nyatakan Korban Tewas Bertambah Jadi 68 Jiwa

UPACARA UNIK--Emak-emak Kampung Gang Presiden, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, mengenakan kostum daur ulang sampah plastik saat menggelar upacara bendera HUT Kemerderkaan ke-81 Republik Indonesia (RI), Senin (17/8/2026). (ist)

Bukan Upacara Biasa! Emak-emak Gang Presiden Puntan Pakai Kostum Daur Ulang Sampah

Bidan Ngada Berjuang Terangi Persalinan Pakai HP

Kenapa Perempuan Lebih Rentan Cedera ACL?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi bencana banjir. (grafis/wahyu)
Info

Beda Penanganan Korban Banjir di Thailand dan Sumatera, seperti Bumi-Langit

Desember 8, 2025
Pemkot Pekalongan mengubah lahan rob jadi lahan pertanian produktif. Foto: dok.
Ekonomi

Dari Rob Jadi Lumbung Padi! Kota Pekalongan Sulap Lahan Mati Jadi Sawah Produktif

Agustus 26, 2025
Info

PSI Jateng Respons Rumor Hendi, Tegaskan Partai Terbuka untuk Siapa Saja

Juli 8, 2026
Info

Saleh Dorong Santri Kuliah Lewat Beasiswa Jateng

Mei 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Doa Jamaah Haji Buat Presiden, Pesan Niam Jadi Obrolan Panjang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?