Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Wagub Babel Kena Vonis, Kasus Penipuan Tagihan Hotel
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Wagub Babel Kena Vonis, Kasus Penipuan Tagihan Hotel

Sidang pembacaan putusan digelar di Ruang Tirta PN Pangkalpinang pada Senin 18 Mei 2026. Dalam persidangan tersebut, ketua majelis hakim Marolop Winner Pasrolan Bakara menyatakan Hellyana terbukti secara sah melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana dakwaan jaksa penuntut umum.

Nugroho P.
Last updated: Mei 19, 2026 11:02 am
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Wakil Gubernur Bangka Belitung Hellyana
SHARE

BACAAJA, PANGKALPINANG – Ruang sidang Pengadilan Negeri Pangkalpinang mendadak jadi sorotan setelah Wakil Gubernur Bangka Belitung Hellyana dinyatakan bersalah dalam kasus penipuan tagihan hotel. Putusan itu langsung bikin publik ramai membahas karena sosok yang kini duduk di kursi wakil gubernur justru harus menghadapi vonis pidana dan perintah penahanan dari majelis hakim.

Sidang pembacaan putusan digelar di Ruang Tirta PN Pangkalpinang pada Senin 18 Mei 2026. Dalam persidangan tersebut, ketua majelis hakim Marolop Winner Pasrolan Bakara menyatakan Hellyana terbukti secara sah melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana dakwaan jaksa penuntut umum.

Hakim kemudian menjatuhkan hukuman empat bulan penjara kepada Hellyana. Tidak hanya itu, majelis juga memerintahkan agar terdakwa ditahan. Suasana sidang disebut langsung berubah tegang ketika putusan dibacakan di depan ruang persidangan yang dipenuhi perhatian publik dan awak media.

Kasus ini sendiri bermula dari dugaan penipuan pemesanan kamar hotel saat Hellyana masih menjabat anggota DPRD Bangka Belitung periode 2023 sampai 2024. Persoalan tagihan hotel itu kemudian berkembang menjadi proses hukum panjang hingga akhirnya masuk meja hijau.

Vonis yang dijatuhkan hakim sebenarnya lebih ringan dibanding tuntutan jaksa sebelumnya. Dalam sidang terdahulu, jaksa penuntut umum meminta agar Hellyana dijatuhi hukuman delapan bulan penjara dengan dakwaan Pasal 378 KUHP tentang penipuan juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Meski hukumannya lebih rendah dari tuntutan jaksa, pihak Hellyana tetap tidak puas dengan hasil putusan tersebut. Kuasa hukum Hellyana, Dhimas Putra Ramadhani mengatakan pihaknya langsung berdiskusi dengan kliennya setelah sidang selesai dan memutuskan akan mengajukan banding.

Menurut Dhimas, ada beberapa poin pembelaan atau pledoi yang sebelumnya disampaikan ke majelis hakim tetapi tidak dipertimbangkan dalam putusan. Karena itulah tim hukum merasa perlu melanjutkan perlawanan lewat proses banding di tingkat berikutnya.

Kasus ini jadi perhatian luas karena melibatkan pejabat aktif di lingkungan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung. Banyak warga mengaku kaget karena perkara yang menyeret nama wakil gubernur justru berkaitan dengan tagihan hotel dan dugaan pemesanan kamar.

Sebelumnya, Hellyana ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Babel pada September 2025. Penetapan tersangka itu langsung menyedot perhatian karena saat itu Hellyana sudah dikenal sebagai salah satu figur politik penting di Bangka Belitung.

Perjalanan kasusnya kemudian terus berjalan hingga masuk tahap persidangan. Dalam proses itu, berbagai keterangan saksi dan bukti terkait pemesanan hotel dibahas di ruang sidang sebelum akhirnya hakim menjatuhkan vonis bersalah.

Di media sosial, kabar vonis terhadap Wagub Babel cepat menyebar dan memancing banyak komentar. Ada yang menyoroti bagaimana kasus tagihan hotel bisa berujung pidana, sementara yang lain mempertanyakan dampak putusan tersebut terhadap posisi Hellyana di pemerintahan daerah.

Sebagian warganet juga membandingkan kasus ini dengan berbagai perkara pejabat lain yang sebelumnya ramai diperbincangkan publik. Banyak yang menilai proses hukum terhadap pejabat negara memang selalu menarik perhatian karena menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Di sisi lain, ada juga pihak yang menilai langkah banding dari tim hukum Hellyana masih wajar dilakukan karena proses hukum memang belum selesai sepenuhnya. Putusan pengadilan tingkat pertama dianggap belum final selama masih ada upaya hukum lanjutan.

Meski begitu, status sebagai pejabat publik membuat kasus ini sulit lepas dari sorotan. Publik kini menunggu apakah proses banding nantinya akan mengubah putusan atau justru memperkuat vonis yang sudah dijatuhkan pengadilan.

Suasana politik di Bangka Belitung sendiri ikut terdampak oleh perkara tersebut. Nama Hellyana yang sebelumnya lebih sering muncul dalam urusan pemerintahan kini malah ramai dibahas karena perkara hukum yang menyeretnya ke ruang sidang.

Sampai sekarang belum ada penjelasan lebih jauh mengenai langkah politik selanjutnya setelah vonis tersebut. Namun perhatian publik dipastikan masih akan tertuju pada perkembangan banding dan bagaimana kasus ini memengaruhi posisi Hellyana sebagai wakil gubernur aktif.

Kasus ini juga jadi pengingat bahwa persoalan yang awalnya terlihat sederhana bisa berkembang jadi masalah hukum besar ketika masuk ranah pidana. Dari urusan pemesanan hotel, perkara tersebut kini berubah menjadi kasus yang menyeret salah satu pejabat penting di Bangka Belitung ke pusaran sorotan nasional.

Kini, publik tinggal menunggu babak berikutnya dari proses hukum Hellyana. Apakah banding akan membuka peluang baru bagi pihaknya atau justru membuat kasus ini semakin panjang dan terus jadi pembicaraan panas di dunia politik daerah. (*)

You Might Also Like

Kurir Dipukuli, Gudang J&T Kebumen Diserbu, Paket Pelanggan Ikut Raib

Guru SMA di Banyumas Dinyatakan Lakukan Pelecehan, Sekolah Minta Maaf dan Nonaktifkan Pelaku

LPSK Ungkap Luka hingga Rekaman CCTV Kasus Iko Unnes

Impulsif dan Sewenang-wenang, Bupati Fadia Pecat Orang yang Beda Pilihan Politik

Kades Ungkap Detik-detik Perampokan Rumah Juragan Sate di Boyolali, Satu Anak Tewas

TAGGED:kasus penipuantagihan hotelwagub babel
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dari Lagu “Kicau Mania” Kita Belajar Menikmati Hidup di Tengah Ancaman Burnout
Next Article Ditolak Balikan Lagi, Suami di Temanggung Bacok Istrinya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TPA Jatibarang Terbakar, Pemprov Bentuk Tim Gabungan

Plafon KUR Diusulkan Naik Jadi Rp2 Miliar, UMKM Kelas Menengah Disorot

Baca Al-Kahfi di Jumat, Ini Keutamaannya

Nabi Isa Turun, Dajjal Akhirnya Dibinasakan

Dajjal Masih Terikat, Tapi Pulau Ini Misterius

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Fadia Ngaku Bareng Gubernur Saat OTT, Eh Luthfi Bilang: “Lho, Info dari Mana?”

Maret 4, 2026
KORBAN - Ilustrasi korban pelecehan seksual dibungkam.
Hukum

Kiai Pekalongan Ditangkap setelah Salat Id, Buntut Santriwati Ngaku Hamil Lewat Mimpi

Mei 29, 2026
Hukum

Tega Peras Mahasiswa PPDS Undip, Kaprodi Dihukum Dua Tahun

Oktober 1, 2025
Ilustrasi hakim sidang di pengadilan.
Hukum

Masih Ingat Dias, Dosen Unissula Ribut dengan Dokter? PN Semarang Jatuhkan Denda Rp8 Juta

Februari 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Wagub Babel Kena Vonis, Kasus Penipuan Tagihan Hotel
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?