Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Biar Turis Nggak Cuma Lewat, Waka DPRD Jateng Dorong Destinasi Satu Jalur Aglomerasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Plesir

Biar Turis Nggak Cuma Lewat, Waka DPRD Jateng Dorong Destinasi Satu Jalur Aglomerasi

Jateng punya segudang tempat wisata keren. Masalahnya, banyak yang masih jalan sendiri-sendiri. Akibatnya, wisatawan datang sebentar lalu pulang.

T. Budianto
Last updated: Juni 23, 2026 6:37 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
BERI SAMBUTAN: Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh memberikan sambutan saat Rembug Pembangunan Jateng 2026 di Pendopo Kota Tegal, Senin (22/6/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, TEGAL– Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh mendukung langkah Pemprov Jateng mengembangkan kawasan wisata berbasis aglomerasi sebagai strategi baru untuk memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, konsep aglomerasi wisata menjadi terobosan menarik karena tidak lagi mengandalkan satu destinasi sebagai magnet utama, melainkan menghubungkan berbagai objek wisata unggulan di sejumlah kabupaten dan kota dalam satu paket perjalanan yang saling terintegrasi.

“Konsep ini sangat baik karena tidak hanya mengembangkan satu destinasi, tetapi juga menghubungkan potensi wisata antardaerah sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” kata Saleh saat mengikuti Rembug Pembangunan Jateng 2026 di Pendopo Kota Tegal, Senin (22/6/2026).

Baca juga: Kursi SMA Negeri Cuma 40 Persen, Mohammad Saleh: Jangan Ada “Jalur Belakang”

Ia menilai selama ini banyak destinasi wisata berkembang secara terpisah, padahal masing-masing daerah memiliki keunikan yang bisa saling melengkapi. Jika dikemas dalam satu jalur wisata, pengalaman wisatawan akan lebih lengkap sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar.

Dengan konsep tersebut, wisatawan tidak hanya datang ke satu lokasi, tetapi terdorong menjelajahi beberapa destinasi dalam satu perjalanan. Dampaknya, lama tinggal wisatawan di Jawa Tengah bisa meningkat.

Semakin panjang waktu kunjungan, kata Saleh, semakin besar pula perputaran uang yang dinikmati masyarakat. Tidak hanya sektor pariwisata, tetapi juga UMKM, pelaku kuliner, pengrajin, hotel, hingga jasa transportasi lokal.

“Semakin lama wisatawan berada di Jateng, maka semakin besar pula dampak ekonomi yang dirasakan oleh pelaku usaha lokal, mulai dari UMKM, sektor kuliner, hingga penyedia jasa akomodasi,” ujarnya. Selain membangun konektivitas antardestinasi, Saleh juga mendukung pemanfaatan platform digital sebagai pintu masuk informasi bagi wisatawan.

REMBUG PEMBANGUNAN: Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh menghadiri Rembug Pembangunan Jateng 2026 di Pendopo Kota Tegal, Senin (22/6/2026). (Foto: Ist)

Satu Layanan

Melalui sistem digital yang terintegrasi, wisatawan diharapkan lebih mudah menemukan informasi mengenai objek wisata, kuliner khas, produk ekonomi kreatif, hingga pilihan penginapan dalam satu layanan yang praktis.

Namun, menurut Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah itu, promosi digital saja tidak cukup. Infrastruktur menuju kawasan wisata juga harus menjadi perhatian serius agar mobilitas wisatawan semakin mudah dan nyaman.

Ia menegaskan, keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya ditentukan oleh keindahan destinasi, tetapi juga kualitas akses jalan, konektivitas antarwilayah, serta keterlibatan masyarakat lokal dalam membangun ekosistem wisata.

“Infrastruktur yang baik akan meningkatkan aksesibilitas kawasan wisata dan memperkuat daya saing pariwisata Jateng di tingkat nasional,” katanya. Saleh berharap konsep wisata berbasis aglomerasi mampu menjadi salah satu mesin baru penggerak ekonomi Jateng.

Baca juga: Ternak Sehat, Peternak Sejahtera: Mohammad Saleh Dukung ‘Healing’ Hewan Gratis di Jateng

Selain meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, model ini juga diyakini mampu membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperluas pemerataan manfaat ekonomi hingga ke daerah-daerah yang selama ini belum menjadi destinasi utama.

“Pariwisata memiliki efek berganda yang besar terhadap perekonomian. Karena itu, pengembangannya perlu dilakukan secara terintegrasi agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak daerah dan masyarakat,” pungkasnya.

Wisata bukan lagi soal siapa punya destinasi paling viral. Yang lebih penting adalah bagaimana membuat wisatawan enggan cepat pulang. Sebab kalau turis cuma datang untuk swafoto lalu langsung balik, yang berkembang mungkin galeri ponsel, bukan ekonomi daerah. (tebe)

You Might Also Like

Widodo C Putro Puas Agresivitas dan Komunikasi Pemain

Agustina Dorong Kelurahan di Semarang Punya Posyandu Model 6 SPM

Putusan MK Tegaskan Kedudukan Wamen Setara Menteri: Dilarang Rangkap Jabatan!

Pemerintah Naikin Kuota Subsidi BBM, Bikin Warga Gembira: Lega, Bisa Hemat Pengeluaran!

Kereta Anjlok di Bumiayu, Dua Rute KA dari Semarang Batal Berangkat

TAGGED:dprd jatengheadlinemoh salehpemprov jatengwisata jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pemerintah Diminta Tangani Timbulsloko Sebelum Bicara Giant Sea Wall
Next Article Nilai Lolos Jalur Prestasi SMAN 3 Semarang Turun

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi tawuran.

Bawa Celurit Saat Konvoi, 24 Pelajar Purworejo Diciduk

Tukang Cukur Pekalongan Waswas, Pajak Baru Bisa Picu Protes

Ilustrasi judi online (judol). (grafis/tera).

Diduga Terjerat Judol, Pincapem Bank di Sleman Gasak Rp 6,7 Miliar

JENDERAL PENYADAP - Kolase foto tiga jenderal polisi tersangka penyadapan ilegal. Dari kiri ke kanan Irjen Pol Irjen Ahrie Sonta Nasution, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Irjen Pol Eko Hadi Santoso.

Dugaan Makar di Balik Sadap Prabowo, Polri Bentuk Tim Khusus

PADAMKAN API: Petugas Damkar memadamkan dan melakukan pendinginan kebakaran di Pasar Pedurungan, Semarang, Jumat (6/11/2026). (ist)

Kebakaran Pasar Pedurungan Semarang, Sejumlah Hangus Dilalap Api

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Jateng Serius Garap Wisata Ramah Muslim

Agustus 14, 2026
Daerah

Kursi Panas Pati Kini di Tangan Chandra, Wagub: Fokus Kerja, Warga Jangan Kena Imbas

Januari 24, 2026
Daerah

Rabu Nggak Harus ke Kantor, Pemkot Surakarta Jajal WFA

Januari 12, 2026
Info

Perbaikan Jalur Pantura Dikebut

Februari 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Biar Turis Nggak Cuma Lewat, Waka DPRD Jateng Dorong Destinasi Satu Jalur Aglomerasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?