Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kursi SMA Negeri Cuma 40 Persen, Mohammad Saleh: Jangan Ada “Jalur Belakang”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Kursi SMA Negeri Cuma 40 Persen, Mohammad Saleh: Jangan Ada “Jalur Belakang”

Musim rebutan kursi sekolah negeri dimulai lagi. Tahun ini Jawa Tengah nyiapin sekitar 232 ribu kursi SMA/SMK negeri, tapi jumlah lulusan SMP tembus lebih dari setengah juta siswa. Artinya? Nggak semua bisa masuk sekolah negeri. DPRD Jateng pun langsung kasih warning: proses SPMB jangan sampai jadi ajang titip-menitip.

T. Budianto
Last updated: Mei 22, 2026 8:21 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh mengingatkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri tahun ajaran 2026/2027 harus berjalan transparan dan bisa dipertanggungjawabkan.

Menurut Saleh, proses penerimaan siswa baru selalu jadi perhatian masyarakat setiap tahun karena menyangkut masa depan anak-anak dan keresahan orang tua.

“SPMB harus dilaksanakan secara objektif, terbuka, dan akuntabel supaya masyarakat percaya terhadap proses penerimaan siswa baru,” kata Saleh di Semarang.

Baca juga: SPMB SMA/SMK Resmi Dibuka, Luthfi: No Titip, No Jastip

Pemprov Jawa Tengah sendiri sudah mulai membuka pelaksanaan SPMB dengan total daya tampung mencapai 231.724 kursi SMA dan SMK negeri. Jumlah itu tersebar dalam 6.442 rombongan belajar (rombel) di berbagai sekolah negeri di Jawa Tengah.

Masalahnya, kursi sebanyak itu ternyata baru cukup menampung sekitar 40,83 persen lulusan SMP sederajat di Jawa Tengah yang jumlahnya mencapai sekitar 567.500 siswa. Artinya, lebih dari separuh lulusan SMP harus bersaing ekstra ketat atau mencari alternatif sekolah lain.

PIMPINAN DPRD JATENG - Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh.
Wakil Ketua DPRD Jateng, Muhammad Saleh. (Foto: Ist)

Tanpa Intervensi

Karena daya tampung terbatas, Saleh meminta seluruh proses seleksi dilakukan secara adil dan profesional tanpa intervensi maupun praktik titipan. “Jangan sampai ada praktik yang merugikan masyarakat maupun calon siswa,” tegas Ketua DPD Golkar Jateng itu.

Ia juga meminta pemerintah daerah memastikan seluruh informasi soal jadwal, jalur penerimaan, hingga hasil seleksi bisa diakses publik secara terbuka dan mudah dipahami.

Menurutnya, keterbukaan informasi penting supaya masyarakat tidak bingung dan tidak mudah percaya pada pihak-pihak yang mengaku bisa meloloskan siswa lewat “jalur khusus”.

Baca juga: SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Saleh pun mengimbau masyarakat memahami mekanisme SPMB dengan baik dan mengikuti proses sesuai aturan yang berlaku.

“Yang paling penting adalah memastikan proses penerimaan berjalan bersih, profesional, dan berpihak pada kepentingan pendidikan,” ujarnya.

Di tengah kursi negeri yang terbatas dan persaingan makin padat, satu hal yang pasti tiap tahun tetap sama: orang tua deg-degan, siswa mulai overthinking, dan “jalur orang dalam” selalu jadi gosip yang paling cepat beredar. (tebe)

You Might Also Like

Pendidikan Kalah Sama Makan Siang? Guru Honorer Curhat Sulitnya jadi PPPK saat SPPG Diprioritaskan

Oknumn TNI Jadi Backing Matel, Kopral R Terlibat Pembacokan Anggota Brimob Banten

Tujuh Fraksi Kompak Tunjangan DPR Dievaluasi

Kota Nggak Bisa Bersih Sendiri, Pemkot Ajak Semua Turun Tangan

Pemkot Semarang Gandeng Kejaksaan, Biar Urusan Pemerintahan Nggak Bikin Was-Was

TAGGED:diknas jatengheadlinemohammad salehpemprov jatengspmb 2026/2027
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi judi online (judol). Uang Rumah Sakit Raib Diam-Diam, Pegawai Boyolali Main Judi Online
Next Article Guru SMP Nasima Semarang Juara Nasional Cipta Mars MTQ

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PISAHKAN KEMBAR SIAM - Tim medis RSUP dr Kariadi berhasil memisah dua bayi kembar siam asal Jepara, Shayna Yumna Arcilla dan Shazia Yumna Arasely.

Tim Medis RSUP dr Kariadi Berhasil Pisahkan Kembar Siam Shayna dan Shazia Asal Jepara

PARA PENCARI KERJA - Ribuan pencari kerja memadati standi Job Fair Jateng 2026. Ada 4.187 lowongan kerja di berbagai bidang. (dul)

Cerita Absurd Pelamar di Job Fair Jateng 2026: Baru Lulus Sudah Ditanya Pengalaman Kerja

Parkir Candi Arjuna Viral, Dishub Langsung Turun

Rencana Naik Gunung Prau Berujung Duka, Dua Calon Pengantin Tewas

PARA PENCARI KERJA - Ribuan pencari kerja memadati standi Job Fair Jateng 2026. Ada 4.187 lowongan kerja di berbagai bidang. (dul)

Ada 4.817 Lowongan Kerja di Job Fair Jateng 2026, Jangan sampai Ketinggalan!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nafa Urbach, Syahroni dari Nasdem, dan Eko Patrio dan Uya Kuya, resmi dinonaktifkan dari DPR RI dari partainya masing-masing karena dinilai menghina rakyat. Foto: dok.
Unik

Viral Joget & Komentar Pedas, Uya Kuya, Eko Patrio, Sahroni, dan Nafa Urbach Resmi Dinonaktifkan dari DPR!

Agustus 31, 2025
Hukum

Akhirnya Kena Juga, Sopir Bus Laka Krapyak Resmi Tersangka

Desember 23, 2025
Info

Awal Tahun, 26 Ribu Calon Haji Jateng Sudah Beresin Bipih

Januari 2, 2026
Sepak Bola

Statistik Berpihak ke La Furia Roja

Juli 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kursi SMA Negeri Cuma 40 Persen, Mohammad Saleh: Jangan Ada “Jalur Belakang”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?