Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Agustina Bawa Cerita Sampah dan Banjir Semarang ke Jakarta
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Agustina Bawa Cerita Sampah dan Banjir Semarang ke Jakarta

R. Izra
Last updated: September 18, 2026 5:06 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
CERITA PENGALAMAN--Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng (kanan depan) membawa pengalaman Kota Semarang menghadapi persoalan sampah dan perubahan iklim ke forum nasional di Jakarta. (ist)
CERITA PENGALAMAN--Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng (kanan depan) membawa pengalaman Kota Semarang menghadapi persoalan sampah dan perubahan iklim ke forum nasional di Jakarta. (ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng membawa pengalaman Kota Semarang menghadapi persoalan sampah dan perubahan iklim ke forum nasional di Jakarta, Rabu-Kamis (16-17/9/2026).

Dalam dua forum itu, Agustina bicara soal pengelolaan sampah, rencana pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL), hingga persoalan banjir dan rob yang dihadapi Semarang sebagai kota pesisir.

Menurut Agustina, pengalaman daerah penting untuk dibawa ke tingkat nasional. Sebab, masyarakat di daerah yang setiap hari langsung merasakan dampak perubahan iklim.

“Yang menghadapi dampak perubahan iklim setiap hari adalah masyarakat di daerah. Karena itu, pengalaman dan suara daerah harus menjadi bagian dari perumusan kebijakan nasional,” ujar Agustina.

Bacaaja: Agustina Ingin Festival Semarang Go Internasional
Bacaaja: Kreatif! AI Pemantau Sampah Semarang AISSA Dilirik Ajang Inovasi Dunia

Dalam Katadata Sustainability Action for the Future Economy (SAFE) 2026, Agustina memaparkan rencana PSEL di TPA Jatibarang. Fasilitas ini dirancang mengolah sekitar 1.000 ton sampah per hari untuk kebutuhan Kota Semarang dan Kabupaten Kendal.

Agustina mengatakan proyek tersebut sudah menarik perhatian 85 investor global. Meski begitu, dia menegaskan keberadaan PSEL bukan berarti warga boleh berhenti memilah sampah.

“PSEL bukan alasan untuk berhenti memilah sampah. Justru kita harus semakin kuat mengelola sampah dari rumah, kampung, sekolah, dan komunitas,” tegas politikus PDIP itu.

Upaya pengelolaan sampah dari masyarakat sendiri sudah berjalan di Semarang. Hingga 2025, tercatat ada 857 bank sampah, 165 lokasi Program Kampung Iklim, dan 189 sekolah Adiwiyata.

Agustina menyebut gerakan tersebut menjadi modal penting sebelum pemerintah membangun sistem pengelolaan sampah dalam skala yang lebih besar. Sampah, kata dia, tidak harus terus dianggap sebagai beban kota.

“Sampah jangan hanya dilihat sebagai beban kota. Kalau dikelola dari hulu sampai hilir, sampah bisa menjadi energi, menciptakan nilai ekonomi, sekaligus menjadi bagian dari solusi perubahan iklim,” katanya.

Sehari setelahnya, Agustina kembali menyampaikan pengalaman Semarang dalam Forum Diskusi Aktual MPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta. Kali ini pembahasannya terkait rencana Undang-Undang Pengendalian Perubahan Iklim yang Berkeadilan.

Sebagai kota pesisir, Semarang menghadapi persoalan seperti banjir dan rob. Dampaknya tidak hanya soal lingkungan, tapi juga bisa mengganggu aktivitas ekonomi dan sumber penghidupan warga. (bae)

You Might Also Like

Bagaimana Mekanisme Penanganan Laporan Keracunan MBG di Dinkes Jateng? Begini Kata Heri

Imlek Bukan Cuma Barongsai: Menpar Sidak Sam Poo Kong

Ribuan Media Cetak Tutup, DPR Desak Pemerintah Lindungi Nasib Jurnalis

Apa Bisa Trans Jateng Jadi Moda Transportasi Andalan? Ada 21 Juta Kendaraan Pribadi Lho . . .

Pemuda Banjarnegara Tampil Berani, Suarakan Harapan hingga Senja di Gedung DPRD

TAGGED:agustina wilujengheadlineJakartapdipperubahan iklimsampah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article GUS YAZID--Gus Yazid mengenakan rompi tahanan, didampingi tim penasihat hukumnya, usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang. (bae) Gus Yazid Gak Mau Kalah sama Jaksa, Nyusul Ikutan Banding Vonis Setahun
Next Article PEMAPARAN - PLN Icon Plus hadir dalam Rapat Kerja Direktorat Distribusi PT PLN (Persero) Tahun 2026 di Yogyakarta, presentasi pemanfaatan teknologi digital dan infrastruktur telekomunikasi untuk mendukung operasional serta pengembangan sistem kelistrikan. PLN Icon Plus Paparkan Inovasi Digital dalam Rapat Kerja Direktorat Distribusi 2026

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jalan Sehat di Alun-alun Ngawi, Hadiah Umrah hingga Motor Jadi Rebutan

Ilustrasi hujan deras.

Waspada Cuaca Ekstrem di Semarang: 2-4 Hari Tak Hujan Justru Bisa Jadi Pertanda Bahaya

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wabug Jateng) Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat memberi keterangan kepada awak media di Gedung Gradhika Kota Semarang, Senin (2/11/2026). (dul)

Gus Yasin Minta Penanganan Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo Berjalan Transparan

BANJIR SEMARANG: Warga berjalan menerjang banjir di wilayah Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang, Rabu (29/10/2025). (bae)

Bagaimana Prediksi Banjir di Genuk Tahun Ini? Begini Penjelasan BPBD Kota Semarang

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang sudah lapuk di makan usia. (Ist)

Mengapa JPO Semarang Mangkrak Tak Terpakai? Djoko Setijowarno Soroti Infrastruktur Tak Inklusif

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Cek, Napas Masih Panjang atau Mulai Pendek? Paru-Paru Punya Jawaban

Juni 1, 2026
Hukum

Proyek Kakao Fiktif, Tiga Dosen Bergelar Doktor Jadi Terdakwa

Oktober 23, 2025
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat ditemui di Mapolda Jateng, Jumat (30/10/2026). (dul)
Info

Porprov Jateng 2026 Telan Dua Korban Jiwa Atlet, Gus Yasin Angkat Bicara

Oktober 30, 2026
Hukum

COD Emas Batangan Rp250 Juta Berujung Perampokan di Kediri

Oktober 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Agustina Bawa Cerita Sampah dan Banjir Semarang ke Jakarta
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?