Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bagaimana Mekanisme Penanganan Laporan Keracunan MBG di Dinkes Jateng? Begini Kata Heri
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Bagaimana Mekanisme Penanganan Laporan Keracunan MBG di Dinkes Jateng? Begini Kata Heri

R. Izra
Last updated: September 10, 2026 7:52 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jateng, Heri Purnomo, saat memberi keterangan kepada awak media, Kamis (10/9/2026). (dul)
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jateng, Heri Purnomo, saat memberi keterangan kepada awak media, Kamis (10/9/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah sering kali terjadi di Jawa Tengah (Jateng). Begitu laporan dugaan keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) masuk, Dinas Kesehatan Jawa Tengah (Dinkes Jateng) tak mau menunggu lama. Petugas langsung turun untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jateng, Heri Purnomo, mengatakan setiap laporan langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan epidemiologi.

“Begitu ada kejadian petugas kesehatan langsung mengadakan yang namanya penyidikan epidemiologi,” kata Heri saat ditemui di kantornya, Kamis (10/9/2026).

Petugas mendatangi sekolah, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga fasilitas kesehatan tempat korban mendapat penanganan. Sampel makanan juga diambil untuk diperiksa di laboratorium.

Bacaaja: Pemprov Jateng akan Evaluasi MBG, Buntut 777 Siswa-Guru SMAN 1 Lasem Keracunan Massal
Bacaaja: Keracunan MBG Terbesar di Pati? 231 Siswa Tumbang, Operasional SPPG Gembong 1 Dihentikan Sementara

Tak hanya makanan, petugas dapat mengambil sampel dari pasien serta menggali cerita soal kapan makanan diterima, kapan disantap, hingga berapa lama kemudian gejala mulai muncul.

Dari situ, petugas mencoba mencari titik persoalan, apakah berkaitan dengan makanan, proses pengolahan, penyimpanan, atau distribusi.

“Yang jelas kita standarnya kurang dari 24 jam harus sudah ditangani,” ujarnya.

Heri menegaskan dugaan keracunan tak bisa langsung disimpulkan hanya dari gejala yang dialami korban. Pemeriksaan juga menyasar kondisi dapur SPPG, kebersihan lingkungan, hingga pemisahan bahan makanan mentah dan matang.

Dokumen Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) turut diperiksa. Menurut Heri, sertifikat tersebut merupakan syarat penting bagi penyelenggara layanan makanan.

“Harus punya SLHS, sertifikat laik higiene sanitasi itu mutlak. Kalau tidak, jangan tidak boleh beroperasi dulu,” tegasnya.

Meski pemeriksaan lapangan dilakukan cepat, hasil laboratorium membutuhkan waktu lebih lama. Heri menyebut pemeriksaan biasanya memakan waktu sekitar dua sampai tiga hari, tergantung jumlah sampel.

Ia juga menyoroti minimnya tenaga sanitasi yang menjadi salah satu ujung tombak pengawasan keamanan pangan.

“Yang butuh sebenarnya tenaga sanitasi karena itu justru yang kunci. Karena petugas ini adalah tenaga pengawas keamanan pangan. Tapi sementara petugasnya kan sangat minim,” jelasnya.

Menurut Heri, pengawasan rutin diperlukan agar standar keamanan pangan tidak hanya diperiksa setelah muncul masalah.

“Kalau diawasi dua hari sekali insyaallah dia aman karena itu kan terjadwal terus ya. Kerjanya rutin terus, tidak berhenti,” pungkasnya. (dul)

You Might Also Like

Korban Penganiayaan Petinggi HIPMI Jateng Buka Suara di Hadapan Penyidik Polda

Wagub Kawal Penutupan Tanggul Sungai Tuntang

Fatayat NU Diminta Jadi “Tameng” Perempuan & Anak

Polisi Bilang Ada 34 Korban Terkapar setelah Aksi Demo Tuntut Bupati Pati Sudewo Mundur

Viral Jet Pribadi Menag, KPK Mulai Buka Data

TAGGED:dinkes jatengkeracunan MBGmekanisme penanganan laporan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MENANGIS--Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq menjalani sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (10/9/2026). (bae) Nangis di Depan Hakim, Bupati Fadia Arafiq Ngaku Salah dan Tidak Pantas
Next Article SIDANG VONIS--Eks Direktur Utama PT Rumpun Sari Antan, Andhi Nur Huda, berdiri usai divonis bersalah dalam kasus TPPU, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae) Alirkan Uang Haram Korupsi BUMD Cilacap ke Jenderal TNI, Andhi Hanya Dihukum 1 Tahun Penjara

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG VONIS--Eks Direktur Utama PT Rumpun Sari Antan, Andhi Nur Huda, berdiri usai divonis bersalah dalam kasus TPPU, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Alirkan Uang Haram Korupsi BUMD Cilacap ke Jenderal TNI, Andhi Hanya Dihukum 1 Tahun Penjara

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jateng, Heri Purnomo, saat memberi keterangan kepada awak media, Kamis (10/9/2026). (dul)

Bagaimana Mekanisme Penanganan Laporan Keracunan MBG di Dinkes Jateng? Begini Kata Heri

MENANGIS--Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq menjalani sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (10/9/2026). (bae)

Nangis di Depan Hakim, Bupati Fadia Arafiq Ngaku Salah dan Tidak Pantas

DONOR DARAH - PLN Icon Plus menggelar donor darah yang diikuti karyawan PLN Group dan masyarakat dengan tema “Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya”. Donor darah digelar di Aula Kantor PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Semarang, Rabu (9/9/2026).

PLN Icon Plus Hadirkan Program TJSL Donor Darah, Peduli Kemanusiaan dan Kesehatan Masyarakat

16 Duta Quran Semarang Siap Tempur di MTQ

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi Bitcoin atau BTC. JPMorgan menilai, tambang BTC lebih menjanjikan daripada tambang emas.
Ekonomi

Benarkah Bitcoin Lebih Bikin Untung dari Emas? Begini Kata JPMorgan soal BTC

Februari 7, 2026
Daerah

Gubernur: Satgas MBG Pusat Bakal Ngantor di Jawa Tengah

September 26, 2025
Rumah di Perum BMP ditinggal penghuninya karena terdampak tanah gerak. (bae)
Info

Seram! Permukiman di Gunungpati Ini Berdiri di Tanah Labil, Banyak Rumah Mulai Retak

Februari 12, 2026
ILUSTRASI - Ilustrasi aksi kekerasan seksual.
Hukum

Kasus Kekerasan Seksual Kembali Guncang Dunia Kampus, Kali Ini di UIN Saizu Purwokerto

Agustus 20, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bagaimana Mekanisme Penanganan Laporan Keracunan MBG di Dinkes Jateng? Begini Kata Heri
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?