Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Viral Jet Pribadi Menag, KPK Mulai Buka Data
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Viral Jet Pribadi Menag, KPK Mulai Buka Data

Isu soal jet pribadi lagi ramai dibahas di jagat maya. Kali ini yang jadi sorotan adalah dugaan fasilitas penerbangan untuk Menteri Agama, Nasaruddin Umar, yang disebut berasal dari Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang alias OSO.

Nugroho P.
Last updated: Februari 18, 2026 10:24 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Isu soal jet pribadi lagi ramai dibahas di jagat maya. Kali ini yang jadi sorotan adalah dugaan fasilitas penerbangan untuk Menteri Agama, Nasaruddin Umar, yang disebut berasal dari Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang alias OSO.

Kabar itu viral duluan di media sosial sebelum masuk radar resmi penegak hukum. Publik pun ramai bertanya, apakah fasilitas tersebut masuk kategori gratifikasi atau cuma sekadar tumpangan biasa?

Menanggapi hal itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memilih langkah hati-hati. Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan pihaknya akan melihat dulu dari sumber terbuka.

“Ya nanti kami pertama open source dulu, dari media dulu,” ujar Setyo di Gedung Juang KPK, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Artinya, KPK belum langsung lompat pada kesimpulan. Mereka ingin mengumpulkan informasi awal sebelum menentukan ada tidaknya unsur pelanggaran.

Setyo menegaskan, setiap dugaan harus dilihat konteksnya. Apakah fasilitas itu berkaitan dengan jabatan, kewenangan, atau ada potensi konflik kepentingan.

“Nanti dilihat dan kami pastikan dulu, apakah ada sisi-sisi yang kemudian berkaitan dengan penyalahgunaan kekuasaan atau kewenangan jabatannya?” katanya.

Ia juga menekankan bahwa lembaganya tak bisa asal cap salah. Semua harus lewat proses, bukan asumsi.

“Kami enggak mungkin bisa serta-merta langsung menjustifikasi bahwa itu salah, tetapi kami melalui proses,” ujarnya.

Nama OSO sendiri bukan sosok sembarangan di panggung politik. Oesman Sapta Odang dikenal sebagai tokoh senior dan Ketua Umum Partai Hanura yang cukup lama malang melintang.

Sementara Nasaruddin Umar saat ini menjabat Menteri Agama, posisi strategis yang tentu melekat dengan tanggung jawab besar dan sorotan publik.

Dalam aturan hukum, gratifikasi bukan sekadar soal pemberian. Yang dilihat adalah relasi kuasa, potensi timbal balik, serta dampaknya terhadap integritas jabatan.

Karena itu, KPK menyatakan akan memilah dulu apakah fasilitas jet pribadi tersebut ada kaitannya dengan tugas resmi atau kepentingan lain.

Langkah “cek dulu” ini jadi sinyal bahwa KPK tak mau gegabah. Di satu sisi, mereka harus responsif terhadap isu publik. Di sisi lain, asas praduga tak bersalah tetap dijaga.

Isu ini juga mengingatkan lagi bahwa pejabat publik selalu berada di bawah sorotan. Bahkan fasilitas perjalanan pun bisa jadi bahan pertanyaan.

Sampai saat ini, belum ada kesimpulan hukum yang diumumkan. KPK masih dalam tahap menelusuri informasi awal sebelum memutuskan apakah perlu naik ke tahap penyelidikan.

Publik tentu menunggu kelanjutannya. Apakah ini sekadar isu yang tak terbukti, atau ada fakta yang nantinya membuka bab baru dalam penegakan integritas pejabat negara. (*)

You Might Also Like

OTT Cilacap: Uang Diduga Hasil Peras Rp610 Juta Disiapkan Jadi “THR Pejabat”

Sempat Bikin Gaduh, Menag Luruskan Soal Zakat

Samsat Bandung Disorot, Dedi Mulyadi Langsung Ambil Sikap Tegas

KH Ma’ruf Amin Mundur Perlahan, Pilih Uzlah dari Panggung

Ketua DPRD Jateng: Musrenbang Jangan Cuma Rapi di Kertas

TAGGED:jet pribadiKPKmenteri agamanazarurdin umarOSO
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kritik MBG Disuarakan, Teror Datang Bertubi-tubi
Next Article Menu Kampung Bikin Buka Puasa Auto Nostalgia

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Rebahan Bareng di Taman, Cara Gen Z Lepas Penat Lagi Naik Daun

Nyeri Sehabis Makan Santan? Bisa Jadi Empedu Lagi Kasih Kode

POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).

Ngeri! Oknum Polisi di Tegal Siksa Istri, Korban Disuruh Racik Narkoba hingga Disiram Air Keras

Debt Collector Main Tarik Paksa Kendaraan, Risikonya Bisa Berujung Pidana

Buah Favorit Bisa Jadi Kunci Berat Badan Tetap Aman dan Nyaman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pemberian penghargaan di sela acara monitoring dan evaluasi pelaksanaan SIMPATIK yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Banjarnegara, Jumat (11/7/2025).
Daerah

Waw! 1.116 Orang di Banjarnegara ‘Terjaring’ Program SIMPATIK

Juli 11, 2025
Gubernur Ahmad Luthfi, Wagub Taj Yasin dan Sekda Jawa Tengah Sumarno dalam penutupan rangkaian acara HUT ke-80 Jawa Tengah di Lapangan Simpanglima, Minggu (24/8/2025). Foto: dok.
Daerah

Ultah ke-80 Jawa Tengah Meriah! Dari Jayawijaya Sampai Bandung Ikut Pesta, Gigi & Setia Band Tutup Rangkaian Acara

Agustus 25, 2025
Daerah

Tarling Jadi Ajang “Chemistry Check” Forkopimda Semarang

Maret 18, 2026
Ketua DPR RI Puan Maharani saat mengikuti pertemuan dengan sejumlah tokoh yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, Senin (1/9/2025). Foto: dok.
Nasional

Puan Maharani Ngobrol Bareng Tokoh Publik, Jawab Aspirasi Pasca Demo Besar-besaran!

September 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Viral Jet Pribadi Menag, KPK Mulai Buka Data
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?