Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pakar Soroti Arah Pembangunan Kota Semarang: Soal Pesisir hingga Tata Ruang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Pakar Soroti Arah Pembangunan Kota Semarang: Soal Pesisir hingga Tata Ruang

R. Izra
Last updated: November 5, 2026 12:29 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Pakar Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Mila Karmilah. (bae)
Pakar Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Mila Karmilah. (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Arah pembangunan Kota Semarang dalam 20 tahun ke depan menjadi perhatian pakar Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Mila Karmilah.

Dia menilai pemerintah perlu menjelaskan rencana pengembangan kota kepada masyarakat, termasuk dampak pembangunan Giant Sea Wall terhadap kawasan pesisir.

Menurut Mila, Semarang perlu mengantisipasi perubahan yang mungkin terjadi akibat pembangunan tanggul laut raksasa tersebut.

Salah satu persoalan yang perlu diperhitungkan ialah nasib nelayan di pesisir yang berpotensi terdampak.

“Bagaimana mereka menyikapi terkait dengan Giant Sea Wall, terkait dengan teman-teman nelayan yang nanti akan terdampak dan sebagainya,” kata Mila, Selasa (3/11/2026).

Dia mengingatkan, pemerintah perlu memikirkan dampak proyek tersebut meski Pemkot Semarang tidak memiliki dinas khusus yang menangani urusan kelautan.

Selain itu, Mila menyoroti keterbukaan dokumen rencana tata ruang. Menurut dia, masyarakat belum bisa mengakses seluruh dokumen yang menunjukkan arah pembangunan Semarang dalam 20 tahun ke depan.

Padahal, Semarang memiliki 10 Bagian Wilayah Kota (BWK) dan 16 kecamatan. Namun, dokumen Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang dapat diakses secara umum baru tersedia untuk satu wilayah.

“Berarti 15 kecamatan lain kondisinya seperti apa, pembangunan ke depannya? Apakah masih ke arah kota modern berskala internasional, perdagangan dan jasa, atau ke arah yang lain,” ujarnya.

Mila menilai pemerintah perlu membuka rencana pengembangan setiap wilayah agar masyarakat mengetahui arah pembangunan kota. Dengan begitu, warga juga dapat memahami perubahan yang mungkin terjadi di lingkungan mereka. (bae)

You Might Also Like

Bersolek buat MTQ, PKL Simpang Lima Diminta Geser

Bukan Cuma Lapangan Pancasila, Semarang Ikut ‘Dandan’ Sambut MTQ

Dialek Semarangan Ternyata Cuma Hidup di Lima Kecamatan

MTQ Bukan Cuma Soal Ayat, 10 Ribu Lebih Warga Lintas Agama Ikut Bernyanyi

MTQ Nasional, Pemprov Siapkan 306 Nakes

TAGGED:mila karmilahpakar perencanaan wilayah dan kotapakar tata kotaunissula
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gang Sempit di Sragen Jadi Kebun Ganja, 25 Pohon Disita
Next Article PENYAMBUTAN JENAZAH - Jenazah dua perwira TNI AD yang gugur dalam misi pemadaman karhutla di Kalteng, tiba di Lanumad Ahmad Yani Semarang, Kamis (5/11/2026). Jenazah Dua Prajurit TNI Gugur Padamkan Karhutla Kalteng Tiba di Semarang, Disambut Isak Tangis

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PROGRES PENGERJAAN - Progres pembangunan proyek infrastruktur Tol Semarang-Demak Seksi I mencapai 79,42 persen pada 22 Oktober 2026. (ist)

WNI Susah Cari Kerja, Proyek Tol Semarang-Demak Malah Digarap TKA Ilegal dari Tiongkok

Klaim Fiktif Rp 22 Miliar, BPJS Buka-bukaan soal RS Padma Lalita

Ilustrasi tawuran.

Bawa Celurit Saat Konvoi, 24 Pelajar Purworejo Diciduk

Tukang Cukur Pekalongan Waswas, Pajak Baru Bisa Picu Protes

Ilustrasi judi online (judol). (grafis/tera).

Diduga Terjerat Judol, Pincapem Bank di Sleman Gasak Rp 6,7 Miliar

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

WFH, Hemat Energi atau Cuma Pindah Tagihan? Ini Kata Akademisi

April 7, 2026
Fokus

Hujan Belum Turun, Warga Karonsih Selatan Sudah Keburu Deg-degan

Mei 20, 2026
Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Samsul Bahri Siregar berbicara di depan media, Selasa (21/4/2026). (bae)
Fokus

Pemkot Semarang Dorong Seni-Budaya Hidup Sampai Tingkat Kampung

April 23, 2026
Fokus

Budaya Lokal Semarang Makin Tenggelam di Timeline

April 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pakar Soroti Arah Pembangunan Kota Semarang: Soal Pesisir hingga Tata Ruang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?