Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bawa Celurit Saat Konvoi, 24 Pelajar Purworejo Diciduk
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Bawa Celurit Saat Konvoi, 24 Pelajar Purworejo Diciduk

Nugroho P.
Last updated: November 6, 2026 1:54 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Ilustrasi tawuran.
ilustrasi tawuran (Indonesia Parlemen)
SHARE

BACAAJA, PURWOREJO – Aksi konvoi sejumlah remaja di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, berujung pembubaran setelah polisi mengetahui mereka diduga hendak terlibat tawuran. Bukan sekadar keliling naik motor, rombongan tersebut kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit.

Rekaman konvoi para pelajar itu sempat ramai beredar di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat sejumlah remaja melintas di Jalan Kemiri-Pituruh dengan membawa senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk menghadapi kelompok lawan.

Polisi yang menerima informasi tersebut langsung bergerak melakukan penyelidikan. Hasilnya, sebanyak 24 remaja dari dua kelompok berhasil diamankan sebelum aksi bentrokan benar-benar terjadi.

Kapolres Purworejo AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum mengatakan, peristiwa itu berlangsung pada Sabtu (31/10/2026) dini hari.

Petugas menelusuri kendaraan yang terlihat dalam rekaman sekaligus mengidentifikasi para remaja yang terlibat. Dari hasil penelusuran, mereka diketahui merupakan pelajar dari sejumlah SMP dan SMK di wilayah Kecamatan Kemiri dan Kutoarjo.

” Mereka diketahui berusia sekitar 15 hingga 16 tahun,” kata Erma, Jumat (6/11/2026).

Berawal dari Saling Ejek di Medsos

Dari hasil pemeriksaan awal, rencana tawuran tersebut diduga dipicu perselisihan antarremaja di media sosial. Saling ejek yang semula terjadi di dunia maya kemudian berkembang menjadi ajakan untuk bertemu dan mencari kelompok yang dianggap sebagai lawan.

Sebelum bergerak, rombongan remaja itu lebih dulu berkumpul di kawasan Gunung Tugel, Kutoarjo. Setelah itu, mereka berkonvoi menggunakan sepeda motor menuju wilayah Kemiri.

Polisi sempat menghadang rombongan ketika memasuki kawasan tersebut. Namun, sebelum sampai di wilayah Kerep Kemiri, warga lebih dulu membubarkan kelompok remaja itu hingga mereka berpencar.

“Namun, sebelum mencapai kawasan Kerep Kemiri, kelompok tersebut lebih dahulu dibubarkan warga hingga para remaja tercerai-berai,” jelas Erma.

Dalam penanganan kasus ini, Polres Purworejo bersama Polsek Kemiri akhirnya mengamankan 24 pelajar dari dua kelompok yang diduga terlibat dalam rencana tawuran.

Petugas juga menyita sejumlah barang yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Barang bukti yang diamankan antara lain dua jaket atau jumper, celana panjang, helm, serta sebilah celurit.

Orang Tua dan Sekolah Ikut Dipanggil

Meski menemukan senjata tajam dalam penanganan kasus tersebut, polisi memilih mengedepankan pembinaan karena para remaja yang diamankan masih berusia belasan tahun.

Kepolisian kemudian mengundang orang tua atau wali, pihak sekolah, perangkat desa, serta tokoh masyarakat untuk mengikuti pertemuan pembinaan.

Langkah ini dilakukan agar penanganan tidak hanya berhenti pada penindakan, tetapi juga melibatkan keluarga dan lingkungan pendidikan dalam mencegah kejadian serupa.

“Kami mengundang orang tua atau wali, pihak sekolah, perangkat desa, serta tokoh masyarakat dari lingkungan tempat tinggal anak-anak tersebut untuk mengikuti pertemuan pembinaan kepada anak-anak ini,” ujar Erma.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa para pelajar tetap memperoleh hak pendidikan dan diperbolehkan melanjutkan sekolah.

Mereka juga telah mengakui kesalahan serta menyatakan tidak akan mengulangi perbuatannya. Sementara itu, pihak sekolah menyanggupi peningkatan pengawasan dan pembinaan terhadap siswa yang terlibat.

Polisi berharap keterlibatan keluarga, sekolah, dan masyarakat bisa mencegah para pelajar kembali terjerumus dalam aksi kekerasan, apalagi sampai menggunakan senjata tajam. (*)

You Might Also Like

Siswa SD Pemalang Meninggal, Dugaan Bullying Diselidiki

Alwin Menang dari Mbak Ita di Sidang, Pialanya? Dikasih Hukuman Lebih Tinggi dari Istri

Sudewo Raja Tega? Peras Calon Perangkat Desa di Pati Rp2,49 Miliar

Bikin Bule AS Klepek-klepek, Mantan Artis Indonesia Terseret Love Scamming Rp41 Miliar

Brimob Maluku Dilaporkan Pacar, Dugaan Paksa Gugurkan Kandungan

TAGGED:hukumkonvoipurworejotawuran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tukang Cukur Pekalongan Waswas, Pajak Baru Bisa Picu Protes
Next Article Klaim Fiktif Rp 22 Miliar, BPJS Buka-bukaan soal RS Padma Lalita

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Klaim Fiktif Rp 22 Miliar, BPJS Buka-bukaan soal RS Padma Lalita

Ilustrasi tawuran.

Bawa Celurit Saat Konvoi, 24 Pelajar Purworejo Diciduk

Tukang Cukur Pekalongan Waswas, Pajak Baru Bisa Picu Protes

Ilustrasi judi online (judol). (grafis/tera).

Diduga Terjerat Judol, Pincapem Bank di Sleman Gasak Rp 6,7 Miliar

JENDERAL PENYADAP - Kolase foto tiga jenderal polisi tersangka penyadapan ilegal. Dari kiri ke kanan Irjen Pol Irjen Ahrie Sonta Nasution, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Irjen Pol Eko Hadi Santoso.

Dugaan Makar di Balik Sadap Prabowo, Polri Bentuk Tim Khusus

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Nusakambangan Tak Cuma Penjara, Kini Panen Udang, Telur hingga Harapan

Juni 21, 2026
Hukum

Gudang Gresik Jadi Titik Bongkar, 3 Ton Narkoba Gagal Beredar

Juli 2, 2026
Hukum

Niat Uji Ilmu Kebal, Pelajar Malah Berakhir Luka Bacok Serius

Juni 23, 2026
Ilustrasi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Hukum

Masuk Gedung Tinggalin KTP? Pelanggaran Undang-undang yang Dinormalisasi

Februari 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bawa Celurit Saat Konvoi, 24 Pelajar Purworejo Diciduk
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?