Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Warga Binaan Lapas Purwodadi Panen Ratusan Kilogram Lele Mutiara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Warga Binaan Lapas Purwodadi Panen Ratusan Kilogram Lele Mutiara

T. Budianto
Last updated: Oktober 18, 2026 10:30 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PANEN LELE: Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi menjaring ikan lele mutiara hasil budidaya warga binaan saat proses panen di area kolam lapas, Minggu (18/10/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, GROBOGAN– Tembok lapas bukan berarti membatasi kesempatan untuk produktif. Di Lapas Kelas IIB Purwodadi, budidaya ikan lele mutiara menjadi salah satu jalan bagi warga binaan untuk mengasah keterampilan sekaligus belajar menghasilkan uang.

Buktinya, panen terbaru mencapai 130 kilogram dan hasilnya langsung dijual kepada pembeli. Panen yang dilaksanakan baru-baru ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian di bidang perikanan. Kegiatan tersebut juga mendukung upaya ketahanan pangan melalui budidaya yang menghasilkan produk bernilai ekonomi.

Bagi warga binaan, prosesnya bukan sekadar memberi pakan lalu menunggu ikan besar. Mereka terlibat dalam sejumlah tahapan, mulai dari pemeliharaan, pemberian pakan, pemantauan pertumbuhan, hingga panen.

Baca juga: Warga Binaan Lapas Purwodadi Diajak Jauhi Narkoba

Pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk mempelajari keterampilan praktis yang bisa dikembangkan setelah mereka menyelesaikan masa pidana. Apalagi, budidaya ikan merupakan salah satu bidang usaha yang dapat dipelajari secara bertahap sesuai kemampuan dan ketersediaan modal.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Prayogo Utomo mengatakan, panen 130 kilogram lele mutiara merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Panen lele mutiara sebanyak 130 kilogram ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Hasil panen yang kemudian dijual kepada pembeli menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan warga binaan, tetapi juga menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.

Jadi Bekal

Ia berharap keterampilan yang diperoleh warga binaan dapat menjadi bekal untuk mengembangkan usaha dan menjalani kehidupan yang lebih mandiri setelah kembali ke masyarakat.

Program budidaya lele mutiara ini memperlihatkan bahwa pembinaan di lembaga pemasyarakatan tak cukup hanya berbicara soal kedisiplinan dan perubahan perilaku. Keterampilan kerja juga perlu disiapkan agar warga binaan memiliki pilihan ketika kembali menjalani kehidupan di luar lapas.

Penjualan hasil panen menjadi salah satu tahapan penting karena memperlihatkan bahwa kegiatan budidaya tidak berhenti sebagai latihan, tetapi mampu menghasilkan produk yang dapat dipasarkan.

Baca juga: Lapas Purwodadi Sosialisasi Pembebasan dan Cuti Bersyarat

Lapas Purwodadi pun berupaya mengembangkan pembinaan yang berorientasi pada keterampilan, produktivitas, dan kemandirian. Keberhasilan panen ini diharapkan menjadi motivasi untuk meningkatkan pengelolaan budidaya sekaligus memperluas kesempatan warga binaan mengembangkan potensi diri.

Sebab, keberhasilan pembinaan bukan hanya soal bagaimana seseorang menjalani masa pidana, tetapi juga apa yang bisa ia lakukan setelah kembali ke masyarakat. Lele boleh dipanen hari ini, tetapi harapannya, keterampilan dan semangat mandiri yang tumbuh di kolam itu bisa ikut dibawa pulang nanti. (tebe)

You Might Also Like

Kelakuan Gokil AKBP Basuki: Lari Sambil Ketawa setelah ‘Hanya’ Dintuntut 5 Tahun Penjara

Cinta Berujung Tragedi: Dosen Cantik Tewas di Tangan Polisi Muda

Uang Palsu Rp300 Juta Digerebek, Mesin Masih Nyala

Kasus Plaza Klaten: Rp1 Juta yang Mahal, Jajang Kena 2 Tahun

Beda Hasil Tes Urine Robig Zaenudin: Polda Bilang Positif, Lapas Negatif, Mana yang Valid?

TAGGED:kanwil imipas jatenglapas purwodadiwarga binaan pemasyarakatan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Anak Susah Bangun? Trik Umpan Makanan Favorit Ada Syaratnya
Next Article 2.500 Pelari Ikuti Susurun 2026

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PERMINTAAN MAAF: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terkait polemik isu kepemilikan tanah oleh negara. Permintaan maaf tersebut ia sampaikan dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (12/8/2025). (ist)

Melacak Keberadaan Nusron Wahid, Dirjen Imigrasi: Belum Terinformasi Kembali ke Indonesia

GUNUNG KEBAKARAN: Asap kebakaran mengepul di dekat area puncak Gunung Sumbing, Selasa (20/10/2026) siang. (ist)

Gunung Sumbing Kebakaran, Kepulan Asap Membubung hingga Puncak

MENINGGAL DI ATAS MOTOR - Seorang ibu di Ponorogo, Lu’luatun Nikmah, meninggal dunia di atas motor saat dalam perjalanan membeli obat, di kawasan Nailan, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim), Sabtu sore (17/10/2026). Ibu empat orang anak itu meninggal tepat di samping anak bungsunya yang masih balita.

Pilu! Ibu di Ponorogo Meninggal di Samping Anak Balitanya saat Perjalanan Beli Obat

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

Cara Wonosobo Turunkan Angka Kemiskinan hingga 4,33 Persen, Bupati Afif: Gak Cukup Andalkan Bansos!

Pemprov Jateng Biayai Kuliah 482 Santri hingga Lulus

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

POLISI SADIS - Anggota Polres Tegal Kota Aiptu Nurudin terancam dipecat, setelah menyiksa secara brutal istri sirinya.
Hukum

Polisi Penyiksa Istri Terancam Dipecat! Aiptu Nurudin Jalani Sidang Etik

Juli 10, 2026
Hukum

Status Tahanan Yaqut Bolak-Balik, KPK Ngeles Tanpa Intervensi

Maret 29, 2026
Hukum

Modus Kredit Fiktif, Puluhan Motor Baru Numplek di Gudang Bandung

Februari 26, 2026
DAMPINGI KORBAN--Kuasa hukum korban, Sukarman (tengah) mendampingi keluarga korban dugaan penganiayaan oleh petinggi HIPMI Jateng. (ist)
Hukum

Pengusaha Jateng Baku Hantam, Pengurus HIPMI Ngaku Dipiting dan Diinjak

Mei 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Warga Binaan Lapas Purwodadi Panen Ratusan Kilogram Lele Mutiara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?