BACAAJA, SEMARANG – Suasana ruang sidang Pengadilan Tipikor Semarang memanas setelah sidang tuntutan Bupati Pati nonaktif Sudewo ditutup, Senin (21/9/2026).
Usai majelis hakim menutup persidangan, massa pendukung Sudewo tak kunjung meninggalkan ruang sidang. Di sisi lain, para jaksa KPK masih tetap duduk di tempatnya sembari menunggu kondisi ruangan lebih sepi.
Situasi kemudian berubah tegang. Sejumlah pendukung, terutama ibu-ibu, mulai berteriak menyampaikan keberatan atas tuntutan 8 tahun 6 bulan penjara terhadap Sudewo.
“Kok bisa dituntut tinggi, Bapak itu tidak bersalah,” teriak seorang perempuan dari barisan pendukung Sudewo.
Bacaaja: Pendukung Sudewo Usir Massa Kontra, Sempat Jotos-jotosan
Bacaaja: BREAKING NEWS: Bupati Pati Sudewo Dituntut 8,5 Tahun dan Bayar UP Rp3,6 Miliar
Beberapa ibu-ibu terlihat meluapkan emosi. Sejumlah pendukung laki-laki juga tampak berapi-api dan menunjuk-nunjuk ke arah jaksa yang masih berada di tempat duduknya.
Situasi semakin ramai ketika sebagian massa menaiki kursi. Suara gebrakan kursi terdengar beberapa kali di dalam ruang sidang.
Massa kemudian bergerak mendekati tempat duduk jaksa KPK. Posisi mereka terhalang pagar pembatas yang memisahkan area pengunjung dengan meja penuntut umum.
Namun pagar pembatas tersebut ikut terdorong hingga rusak. Sejumlah bagian pagar bahkan terlepas dari tempatnya karena pakunya copot.
Kericuhan juga berdampak pada peralatan milik KPK. Kamera yang berada di dalam ruang sidang dilaporkan ikut mengalami kerusakan.
Tak lama berselang, sejumlah polisi dengan tameng masuk ke ruang sidang. Aparat langsung membuat pengamanan di sekitar jaksa KPK.
Para jaksa kemudian diamankan polisi melalui pintu bagian dalam menuju area belakang pengadilan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah mereka berhadapan langsung dengan massa pendukung Sudewo.
Sebelumnya, dalam sidang tersebut jaksa KPK menuntut Sudewo 8 tahun 6 bulan penjara, denda Rp300 juta, serta uang pengganti Rp3,676 miliar dalam perkara dugaan korupsi proyek DJKA dan pemerasan calon perangkat desa di Pati. (bae)

