Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: PDIP Balik Serang Isu BEM UBK Terima Uang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

PDIP Balik Serang Isu BEM UBK Terima Uang

Isu dugaan pemberian uang kepada sejumlah pengurus BEM Universitas Bung Karno (UBK) usai bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus bergulir. Kali ini, PDIP ikut buka suara.

T. Budianto
Last updated: Juni 25, 2026 5:00 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
Ketua DPP PDIP, Deddy Yevry Sitorus. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP merespons mencuatnya dugaan pemberian uang kepada sejumlah pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bung Karno (UBK) setelah pertemuan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam rangkaian aksi unjuk rasa pada 15 Juni 2026.

Ketua DPP PDIP, Deddy Yevry Sitorus menilai, jika dugaan tersebut benar, maka narasi yang selama ini menyebut aksi mahasiswa ditunggangi PDIP menjadi kehilangan dasar.

“Kalau melihat kasus UBK itu kan terlihat bahwa memang yang menunggangi itu ya Mas Wapres. Nggak tahu itu arahan dia atau inisiatif anak buahnya,” kata Deddy, Selasa (23/6/2026).

Meski melontarkan pernyataan tersebut, Deddy mengaku tidak dapat memastikan apakah dugaan pemberian uang itu merupakan instruksi langsung dari Wakil Presiden atau hanya inisiatif pihak lain di sekitarnya.

Baca juga: Demo Bubar tapi Gerakan Belum Kelar, Mahasiswa Semarang Siapkan Konsolidasi Lanjutan

Namun, ia menganggap skenario semacam itu terasa janggal apabila sepenuhnya dilakukan atas inisiatif bawahan. “Nah, orkestrasi murahan kayak begini kan nggak mungkin dari bawah, tapi dari atas. Saya kira ini pelajaran buat kita semua agar jangan sembarangan menuduh,” ujarnya.

Deddy juga menilai, dalam setiap gerakan massa selalu ada potensi pihak-pihak tertentu yang mencoba memanfaatkan situasi untuk kepentingannya. Meski begitu, ia tidak ingin berspekulasi bahwa keputusan mahasiswa UBK bertemu Gibran sejak awal didorong motif politik tertentu.

Menurutnya, bisa saja para mahasiswa memang berniat menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Wakil Presiden. “Yang menurut saya keterlaluan justru kalau benar ada pengakuan bahwa polisi yang memberikan uang kepada mereka,” katanya.

Mahasiswa Bereaksi

Dugaan pemberian uang tersebut memicu reaksi keras dari internal Universitas Bung Karno. Sejumlah mahasiswa menyatakan sikap dan mendesak agar pihak-pihak yang diduga menerima uang dijatuhi sanksi hingga dicopot dari kepengurusan organisasi mahasiswa.

Dalam pernyataan sikap yang diunggah melalui akun Instagram BEM Fakultas Hukum UBK, mahasiswa menyebut lima nama yang diduga menerima uang usai pertemuan dengan Wakil Presiden.

Mereka juga mengusulkan pemberian nilai E untuk mata kuliah Ajaran Bung Karno 1 hingga 4 kepada pihak yang terbukti melanggar, serta meminta penerima KIP Kuliah mengembalikan bantuan pendidikan apabila terbukti terlibat. Mahasiswa memberikan tenggat waktu hingga 6 Juli 2026 bagi seluruh pihak terkait untuk memenuhi tuntutan tersebut.

Baca juga: Fakta Demo Menuju Indonesia Bangkrut, Bus Diadang Aparat TNI-Polri hingga soal CCTV

Sementara itu, pihak Istana belum memberikan penjelasan rinci mengenai isu tersebut. Wakil Menteri Sekretaris Negara, Bambang Eko Suhariyanto mengatakan, pemerintah akan lebih dulu mengecek informasi yang beredar sebelum memberikan tanggapan.

“Coba nanti saya monitor dulu. Saya enggak ngikutin berita terakhir itu. Nanti saya akan cek lagi,” ujarnya. Di sisi lain, upaya meminta klarifikasi kepada Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya terkait dugaan keterlibatan anggota kepolisian dalam pemberian uang tersebut hingga kini belum memperoleh tanggapan.

Hingga berita ini ditulis, dugaan pemberian uang kepada sejumlah pengurus BEM UBK masih menjadi polemik dan belum ada hasil pemeriksaan resmi yang menyimpulkan kebenaran tuduhan tersebut.

Di dunia kampus, kritik adalah bagian dari demokrasi. Tapi ketika isu uang mulai masuk ke ruang diskusi, yang dipertaruhkan bukan lagi siapa yang paling lantang bersuara, melainkan siapa yang mampu membuktikan mana fakta dan mana sekadar prasangka. (tebe)

You Might Also Like

Kurang dari Dua Hari, Polisi Tangkap Dua Terduga Perampok Counter HP di Ambarawa

IPM Semarang Ngebut ke 85,80

PAUD Jateng Lagi Naik Daun, Anak-anak Makin Rajin Masuk Sekolah

Borong Penghargaan, Jateng Ngebut Bangun Kawasan Industri Halal

Drama Kematian Dosen Untag Semarang Makin Panas! AKBP Basuki Resmi Ditahan

TAGGED:bem ubkdeddy sitorusdemo mahasiswaheadlineindonesia bangkrutpdip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan) Tiga Calon Manajer KDMP Meninggal saat Latihan Dasar Militer, DPR: Evaluasi Total!
Next Article Kemarau Baru Mulai, BPBD Jateng Sudah Kucurkan 654 Ribu Liter Air Bersih

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

CALON TUNGGAL - Presiden Prabowo Subianto resmi mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI.

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Begini Respons DPR

SAKSI SIDANG--Kepala Desa Sidoluhur, Sudardi duduk di kursi roda saat bersaksi di sidang korupsi Bupati Pati, Sudewo, di Semarang, Senin (10/8/2026). (bae)

Sakit dan Pakai Kursi Roda, Kades dari Pati Tetap Bersaksi di Sidang Sudewo

TURNAMEN FREE FIRE--Pemain Free Fire sedang bertanding dalam Clash Squad 4V4 Tournament Warmindo Mayoritas, Sabtu (8/8/2026). (ist)

Kejutan Turnamen Free Fire di Warmindo Mayoritas, SU HIGH Naik Podium Juara

NYARIS BENTROK--Massa pro versus kontra Sudewo berhadap-hadapan di dekat pengadilan, Senin (10/8/2026). (bae)

Memanas! Massa Pro-Kontra Sudewo Berhadapan di Pengadilan Tipikor Semarang

HUT ke-81 RI di Lapas Purwodadi: Ada Darah yang Dibagi dan Lingkungan yang Dibersihkan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

PAPARAN - Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho menyampaikan pemaparan terkait tanggung jawab industri saat Kunjungan Kerja Panitia Khusus DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Desain Industri ke Provinsi Jawa Tengah.
Info

Usul Progresif Legislator Muda Andhika Satya: Industri Abaikan Warga dan UMKM Kena Sanksi

Juni 28, 2026
KIAI CABUL--Tampang Achmad Fauzi alias Abah Khan, pengasuh ponpes di Kota Semarang yang cabuli santriwatinya, mengenakan kaus 'Ngopeni Nglakoni' saat digelandang ke kantor Kejari Kota Semarang, Rabu (24/6/2026). (ist)
Hukum

Abah Khan Pakai Kaus ‘Ngopeni-Nglakoni’ saat Diserahkan, Kiai Semarang Cabuli Santri

Juni 24, 2026
Ilustrasi truk boks tertemper kereta. (wahyu/grafis)
Info

Kecelakaan Kereta Api Kembali Terjadi, Lagi-lagi Dipicu Kendaraan Mogok di Tengah Rel

April 29, 2026
Nasional

Isu Kudeta Bikin Gaduh, Pengamat Soroti Pernyataan Pemerintah Sendiri

April 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: PDIP Balik Serang Isu BEM UBK Terima Uang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?