BACAAJA, SEMARANG– PSIS Semarang terus menunjukkan keseriusannya membangun tim yang kompetitif untuk menghadapi musim depan. Setelah sukses memulangkan ikon klub Hari Nur Yulianto, kini giliran gelandang Timnas Indonesia, Syahrian Abimanyu resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Laskar Mahesa Jenar.
Kedatangan Abimanyu langsung menjadi perhatian publik sepak bola nasional. Pasalnya, pemain berusia muda tersebut dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.
Nama Syahrian Abimanyu bukanlah sosok asing bagi pecinta sepak bola Tanah Air. Kariernya berkembang dari berbagai jenjang pembinaan usia muda hingga akhirnya menjadi salah satu pemain yang rutin menghuni skuad Timnas Indonesia.
Perjalanannya juga terbilang lengkap. Tidak hanya bermain di kompetisi dalam negeri, Abimanyu sempat merasakan atmosfer sepak bola luar negeri saat bergabung dengan klub Australia, Newcastle Jets.
Baca juga: Hari Nur Kembali Pakai Seragam PSIS
Pengalaman internasional itu kemudian memperkaya kualitas permainannya sebelum kembali berkiprah di Asia Tenggara dan Indonesia. Di level klub, Abimanyu pernah memperkuat sejumlah tim besar seperti Madura United, Johor Darul Ta’zim (JDT) dari Malaysia, hingga Persija Jakarta.
Dari berbagai klub tersebut, ia dikenal sebagai gelandang yang memiliki kemampuan membaca permainan dengan baik, distribusi bola yang akurat, serta kemampuan mengatur ritme pertandingan dari lini tengah.
Karakter permainan seperti itulah yang diyakini menjadi salah satu alasan PSIS kepincut mendatangkannya ke Kota Semarang. Tak hanya di level klub, rekam jejak Abimanyu bersama Timnas Indonesia juga terbilang mentereng.
Ia pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-19, U-23, hingga menembus Timnas Senior. Berbagai turnamen internasional yang pernah diikutinya menjadi modal berharga yang kini dibawa ke ruang ganti Mahesa Jenar.
Manajemen PSIS berharap pengalaman tersebut bisa memberikan dampak positif, bukan hanya saat pertandingan berlangsung, tetapi juga dalam membangun mental dan budaya kompetitif di dalam tim.
Sambut Antusias
Asisten Manager PSIS Semarang, Moch Reza Handhika mengaku sangat antusias menyambut bergabungnya pemain yang selama ini menjadi andalan Timnas Indonesia tersebut.
“Kami sangat senang dapat mendatangkan Syahrian Abimanyu ke PSIS Semarang. Perekrutan ini merupakan bagian dari upaya manajemen untuk menambah kekuatan tim menghadapi musim depan sekaligus memenuhi target promosi ke Super League,” kata Reza.
Menurutnya, Abimanyu merupakan sosok yang memiliki kualitas, pengalaman, dan kematangan bermain yang dibutuhkan PSIS dalam menghadapi persaingan yang ketat musim depan.
Manajemen juga berharap kehadiran pemain yang pernah berkiprah di luar negeri itu mampu menjadi pembeda di lapangan sekaligus memberi pengaruh positif kepada pemain-pemain muda yang ada di dalam skuad.
Baca juga: Balikan Sama Mantan, PSIS Gandeng Riors buat Musim Baru
“Kami percaya Abimanyu memiliki kualitas, pengalaman, serta kematangan yang dibutuhkan tim. Dengan kemampuan yang ia miliki, kami berharap kehadirannya dapat memberikan kontribusi besar baik di dalam maupun di luar lapangan,” lanjutnya. Masuknya Abimanyu sekaligus memperlihatkan bahwa target promosi yang diusung PSIS bukan sekadar slogan untuk menyenangkan suporter.
Satu per satu pemain berpengalaman mulai didatangkan untuk memperkuat fondasi tim. Kehadiran Hari Nur Yulianto dan Syahrian Abimanyu menjadi sinyal bahwa Mahesa Jenar sedang membangun kekuatan baru untuk kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.
Dengan tambahan amunisi di lini tengah, PSIS berharap permainan tim menjadi lebih stabil, kreatif, dan mampu mengontrol jalannya pertandingan sepanjang musim. Kini, publik Semarang tinggal menunggu bagaimana racikan skuad baru Mahesa Jenar akan tampil saat kompetisi resmi dimulai.
Kalau musim lalu suporter PSIS sering bertanya siapa yang akan mengatur permainan di tengah lapangan, kini jawabannya sudah datang. Tinggal satu pekerjaan rumah yang belum selesai: memastikan umpan-umpan matang Abimanyu nanti berakhir jadi gol, bukan cuma jadi bahan pujian di kolom komentar media sosial. (tebe)

